Saat Wakil Presiden Saling Berbalas Pantun dengan Gubernur Sumut

Kompas.com - 20/11/2017, 09:23 WIB
Acara berbalas pantun Wakil Presiden Jusuf Kalla dengan Gubernur Sumatera Utara Erry Nuradi di penutupan Munas KAHMI ke 10, Minggu (19/11/2017) KOMPAS.com / Mei LeandhaAcara berbalas pantun Wakil Presiden Jusuf Kalla dengan Gubernur Sumatera Utara Erry Nuradi di penutupan Munas KAHMI ke 10, Minggu (19/11/2017)
|
EditorFarid Assifa

MEDAN, KOMPAS.com - Sudah menjadi kebiasan di Tanah Deli yang dikenal kental budaya Melayunya, membuka dan menutup acara kerap diakhiri dengan pantun.

Hal itu juga terjadi saat Wakil Presiden Jusuf Kalla menghadiri penutupan Musyawarah Nasional ke-10 Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Istana Maimun Medan, Minggu (19/11/2017).

Wapres Jusuf Kalla secara khusus mendapat pantun dari Gubernur Sumatera Utara Erry Nuradi.

“Ikat sebatang pohon ketela, kikis bersama si pohon aren. Selamat datang Bapak Jusuf Kalla, kumisnya tipis semakin paten,” kata Erry yang langsung disambut tawa JK dan istrinya.

Erry melanjutkan, pantunnya itu disampaikan sebagai ungkapan rasa bahagianya atas kehadiran Jusuf Kalla di Sumatera Utara di tengah kesibukannya sebagai wakil presiden.

Erry menilai, kedatangan Jusuf Kalla sangat membanggakan, dan itu bentuk perhatian wakil presiden terhadap masyarakat Sumut.

Sebelum menutup sambutannya, dia kembali memberi pantun, kali ini ditujukan kepada anggota KAHMI.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Dari sekolah hingga pesantren, bahu membahu bekerja sama, itulah tanda KAHMI paten, garda terdepan membangun bangsa,” kata Erry disambut tepuk tangan dan sorak sorai ribuan hadirin.

Baca juga : Hari Ini, Jokowi Buka Munas KAHMI di Medan

Mendapat pantun, Jusuf Kalla pun membalasnya. “Bunga melati harum baunya, menjadi penghias sanggul para putri. Selamat kepada para peserta munas semuanya, semoga menghasilkan ide-ide yang berisi,” ujar JK tertawa.

Menurut Jusuf Kalla, kalau sudah berada di Medan harus menyelipkan pantun karena ciri khas tanah Deli.

"Kalau di Medan memang mesti begitu (saling melempar pantun),” sambungnya.

Dia lalu berharap, seluruh anggota KAHMI saling mendukung.

"Alumni itu satu tingkatan dengan arisan. Pertama yang penting dilakukan adalah bertemu dan bersilahturahmi. Kedua berbincang apa yang dapat kita lakukan. Di samping kalau bertemu tentunya akan mengenang masa lalu,” katanya.

Sebelum menutup kata sambutannya, JK kembali melemparkan seulas pantun.

“Hari Ahad hari yang ditunggu, waktu sekeluarga berlibur gembira. Hari ini KAHMI memilih ketua baru, semoga dapat membawa alumni menjadi bangga,” ucap Jusuf Kalla disambut tepuk tangan meriah.

Seperti diberitakan, Munas ke-10 KAHMI berlangsung di Medan sejak Jumat (17/11/2017). Acara tersebut dibuka Presiden Joko Widodo.

Jusuf Kalla meminta KAHMI menonjolkan intelektualisme kecendekiawanannya.

"Kalau berbicara dengan batas intelektualitas, tidak berbicara tanpa ujung yang tidak diketahui. Begitu juga dengan bekerja, menjaga harmoni bangsa tidak akan tercapai tanpa kemajuan ekonomi, tenpa kemakmuran dan keadilan," ucapnya.

Kepada Presedium Majelis Nasional KAHMI yang baru terpilih, JK berpesan agar membawa KAHMI semakin besar dan bersatu.

“Saya lihat dari daftar yang terpilih, alhamdulillah semuanya bhinneka tunggal ika, berasal dari berbagai daerah, berbagai universitas. Saya harapkan presidium dapat memajukan KAHMI dengan sepenuh hati,” katanya.

Baca juga : Doakan Novanto, Jusuf Kalla Bilang, Biasanya Juga Cepat Sembuh

Presedium Majelis Nasional KAHMI terpilih, Kamarussamad mengatakan, setelah alumni berkiprah menjadi akademisi, politisi dan birokrat, inilah saatnya alumni mengambil bagian wirausaha. Sebab bidang inilah nanti ditumpukan harapan kekuatan baru alumni HMI di bidang ekonomi.

"Dalam kebijakan nasional, kita akan menambahkan pilar keempat, yakni entrepreneurship menjadi program nasional lima tahun yang akan datang, sehingga Majelis Nasional KAHMI jika ke daerah tidak hanya berbicara isu kebangsaan dan nasional, tetapi juga akan berbicara mengenai forum bisnis. Kita harus mengubah mindset dari pencari kerja menjadi pencipta lapangan kerja,” ujar Kamarussamad.

Kompas TV Berikut tiga berita terpopuler versi KompasTV hari ini.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

 Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Regional
Luncurkan Kredit Tanpa Agunan untuk Ibu-ibu Pedagang, Ganjar: Bunga Hanya 2 Persen Per Tahun

Luncurkan Kredit Tanpa Agunan untuk Ibu-ibu Pedagang, Ganjar: Bunga Hanya 2 Persen Per Tahun

Regional
Dikunjungi Gus Halim, Ketua Adat Tidung Minta Salimbatu Dijadikan Desa Religi

Dikunjungi Gus Halim, Ketua Adat Tidung Minta Salimbatu Dijadikan Desa Religi

Regional
Cegah Jual Beli Jabatan, Bupati Wonogiri Optimalkan Penerapan Sistem Meritokrasi

Cegah Jual Beli Jabatan, Bupati Wonogiri Optimalkan Penerapan Sistem Meritokrasi

Regional
Walkot Bobby Ajak HMI Sumut Berkolaborasi Dukung Program Pembangunan

Walkot Bobby Ajak HMI Sumut Berkolaborasi Dukung Program Pembangunan

Regional
Panen Raya, Pimpinan DPRD Kota Bogor Turun ke Sawah Bersama Petani

Panen Raya, Pimpinan DPRD Kota Bogor Turun ke Sawah Bersama Petani

Regional
Wonogiri Juara Satu IDSD, Bupati Jekek: Berkat Semangat Reformasi Pemangku Kepentingan

Wonogiri Juara Satu IDSD, Bupati Jekek: Berkat Semangat Reformasi Pemangku Kepentingan

Regional
Tunjukkan Kinerja Baik Bangun Kota Semarang, Walkot Hendi Dapat Penghargaan Pembangunan Daerah 2021

Tunjukkan Kinerja Baik Bangun Kota Semarang, Walkot Hendi Dapat Penghargaan Pembangunan Daerah 2021

Regional
Jabar Kerja Sama dengan Provinsi Chungcheongnam, Korsel, Kang Emil: Semoga Dongkrak Potensi Ekonomi

Jabar Kerja Sama dengan Provinsi Chungcheongnam, Korsel, Kang Emil: Semoga Dongkrak Potensi Ekonomi

Regional
Bupati Banjar Akui PAD Berkurang akibat UU Minerba

Bupati Banjar Akui PAD Berkurang akibat UU Minerba

Regional
Bobby Buka Balai Kota Medan untuk Warga, Dosen UINSU Berikan Apresiasi

Bobby Buka Balai Kota Medan untuk Warga, Dosen UINSU Berikan Apresiasi

Regional
Memahami Gaya Komunikasi 'Parkir Mobil' ala Gibran

Memahami Gaya Komunikasi "Parkir Mobil" ala Gibran

Regional
Tunjukkan Prestasi dalam Penanganan Pandemi, Kang Emil Raih 2 Penghargaan People of the Year 2021

Tunjukkan Prestasi dalam Penanganan Pandemi, Kang Emil Raih 2 Penghargaan People of the Year 2021

Regional
Berkat Ganjar, Gaji Guru Honorer yang Dahulu Rp 200.000 Kini Rp 2,3 Juta

Berkat Ganjar, Gaji Guru Honorer yang Dahulu Rp 200.000 Kini Rp 2,3 Juta

Regional
Dukung UMKM Jabar, Kang Emil Ikut Mendesain dan Pasarkan Produk di Medsos

Dukung UMKM Jabar, Kang Emil Ikut Mendesain dan Pasarkan Produk di Medsos

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.