UMP Sumut Ditetapkan Rp 2,1 Juta, Buruh Minta Rp 2,6 Juta

Kompas.com - 01/11/2017, 22:47 WIB
Plt Kepala Disnaker Provinsu Sumut Fransisco Bangun didampingi Kepala Biro Humas dan Keprotokolan Setdaprovsu Ilyas Sitorus memberikan keterangan kepada wartawan soal UMP Sumut 2018 KOMPAS.com / Mei LeandhaPlt Kepala Disnaker Provinsu Sumut Fransisco Bangun didampingi Kepala Biro Humas dan Keprotokolan Setdaprovsu Ilyas Sitorus memberikan keterangan kepada wartawan soal UMP Sumut 2018
|
EditorErlangga Djumena

MEDAN, KOMPAS.com - Gubernur Sumatera Utara Erry Nuradi dalam SK Gubsu Nomor 188.44/575/KPTS/2017 menetapkan Upah Minimum Provinsi (UMP) Sumatera Utara pada 2018 sebesar Rp 2,1 juta. Penetapan ini menjadi acuan dalam penetapan Upah Minimum kabupaten dan kota pada 2018 dan mulai berlaku pada 1 Januari 2018.

“Besaran UMP Sumut 2018 merupakan kesepakatan dari dewan pengupahan Sumut. Besaran upah terendah hanya berlaku untuk pekerja dengan masa kerja nol sampai setahun," kata Kepala Biro Humas dan Keprotokolan Setda Provinsi Sumut Ilyas Sitorus kepada wartawan di kantor gubernur, Rabu (1/11/2017).

Ilyas didampingi Plt Kepala Dinas Tenaga Kerja Provinsi Sumut Fransisco Bangun, Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Sumut Johan Brien, Ketua Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Sumut, Nelson Manalu.

Sementara bagi pekerja yang memiliki masa kerja satu tahun atau lebih, lanjutnya, pengusaha wajib memberlakukan ketentuan struktur dan skala upah dan diatur dalam pengaturan peryaratan kerja yang berlaku di perusahaan. Bagi perusahaan yang telah memberikan upah lebih tinggi dari UMP 2018 yang telah ditetapkan, dilarang mengurangi atau menurunkan upah.

Baca juga: UMP Jabar Naik 8,71 Persen Jadi Rp 1,54 Juta

"Perusahaan yang mampu membayar upah di atas UMP 2018 dapat merundingkan secara bipartit, antara pekerja dan serikat pekerja serta pengusaha secara musyawarah dan dimuat dalam materi kesepakatan kerja," ucapnya.

Fransisco menambahkan, dibandingkan tahun 2017 besaran UMP mengalami kenaikan 8,71 persen. "Pada 2017 hanya Rp 1,9 juta," sebutnya.

Dia mengatakan, proses penetapan UMP Sumut diawali dengan rapat Dewan Pengupahan Sumut yang menyepakati metode pengusulan upah minimun dengan menggunakan formula perumusan upah minimum yang diamanatkan dalam Pasal 44 angka (2) PP Nomor 78 tahun 2015 tentang pengupahan.

Selanjutnya merumuskan usulan UMP 2018 menggunakan komponen KHL yang melekat pada UMP Sumut 2017, data tingkat inflasi nasional year on year September 2016 sampai September 2017, dan data persentase pertumbuhan Produk Domestik Bruto Nasional Kwartal III dan IV 2016 serta Kwartal I dan II 2017.

"Sesuai yang disampaikan Menteri Tenaga Kerja dalam Surat Nomor B,337/M/PHIJSK- UPAH/X/2017 tanggal 13 Oktober 2017 tentang penyampaian data tingkat inflasi nasional dan pertumbuhan produk domestik bruto 2017," kata dia.

Berdasarkan data yang ada, Dewan Pengupahan Sumut pada 24 Oktober 2017 melaksanakan rapat penghitungan usulan UMP 2018 dengan hasil sebesar Rp 2.132.188,68. :Hasil kesepakatan ini diserahkan kepad gubernur sebagai bahan pertimbangan dalam menetapkan UMP Sumut 2018," ucap Fransisco.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Klarifikasi soal Hoaks, KPU Ogan Ilir Pastikan Calon Petahana Masih Didiskualifikasi

Klarifikasi soal Hoaks, KPU Ogan Ilir Pastikan Calon Petahana Masih Didiskualifikasi

Regional
Anggota DPRD Jeneponto Dibacok, Berawal dari Masalah Knalpot Bising

Anggota DPRD Jeneponto Dibacok, Berawal dari Masalah Knalpot Bising

Regional
Usai Bertemu Calon Suami, Perempuan Ini Kehilangan Indra Penciuman, Ternyata Kena Corona

Usai Bertemu Calon Suami, Perempuan Ini Kehilangan Indra Penciuman, Ternyata Kena Corona

Regional
Detik-detik Perwira Polisi Ditangkap Bawa 16 Kg Sabu, Sempat Diberondong Tembakan agar Menyerah

Detik-detik Perwira Polisi Ditangkap Bawa 16 Kg Sabu, Sempat Diberondong Tembakan agar Menyerah

Regional
Awalnya untuk Usir Kebosanan, Kini Usaha Sofa Botol Plastik Andi Bisa Raup Jutaan Rupiah

Awalnya untuk Usir Kebosanan, Kini Usaha Sofa Botol Plastik Andi Bisa Raup Jutaan Rupiah

Regional
Mayat Wanita Pekerja Kafe Ditemukan di Kolam Penangkaran Buaya, Ini Dugaan Polisi

Mayat Wanita Pekerja Kafe Ditemukan di Kolam Penangkaran Buaya, Ini Dugaan Polisi

Regional
Seorang Perwira Polisi di Pekanbaru Ditangkap karena Edarkan Sabu

Seorang Perwira Polisi di Pekanbaru Ditangkap karena Edarkan Sabu

Regional
Viral, Detik-detik Polisi Tangkap Pengedar Narkoba, Diwarnai Kejar-kejaran Mobil dan Suara Tembakan

Viral, Detik-detik Polisi Tangkap Pengedar Narkoba, Diwarnai Kejar-kejaran Mobil dan Suara Tembakan

Regional
Gugus Tugas Covid-19 Klaim 70 Persen Warga Banten Patuh Protokol Kesehatan

Gugus Tugas Covid-19 Klaim 70 Persen Warga Banten Patuh Protokol Kesehatan

Regional
Kandang Ayam Kebakaran, 40.000 Ekor Ayam Hangus Terbakar

Kandang Ayam Kebakaran, 40.000 Ekor Ayam Hangus Terbakar

Regional
Banyak Layangan Dimainkan di Sekitar Bandara, Salah Satunya Tersangkut di Pesawat

Banyak Layangan Dimainkan di Sekitar Bandara, Salah Satunya Tersangkut di Pesawat

Regional
Libur Panjang Akhir Oktober, 6 Kawasan Wisata di Jateng Dijaga Ketat

Libur Panjang Akhir Oktober, 6 Kawasan Wisata di Jateng Dijaga Ketat

Regional
Pesan Terakhir Wali Kota Tasikmalaya untuk Warganya Sebelum Ditahan KPK

Pesan Terakhir Wali Kota Tasikmalaya untuk Warganya Sebelum Ditahan KPK

Regional
Fransiska Ditemukan Tewas di Kolam Penangkaran Buaya, Tangannya Diikat Lakban

Fransiska Ditemukan Tewas di Kolam Penangkaran Buaya, Tangannya Diikat Lakban

Regional
Sederet Fakta Oknum Polisi dan TNI Jadi Pemasok Senjata Api KKB di Papua

Sederet Fakta Oknum Polisi dan TNI Jadi Pemasok Senjata Api KKB di Papua

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X