Kompas.com - 28/10/2017, 17:22 WIB
Perdana Menteri Spanyol Mariano Rajoy membaca dokumen di samping Menteri Luar Negeri Alfonso Maria Dastis (kanan) setelah rapat kabinet di istana La Moncloa, Madrid, Jumat (27/10/2017). Rajoy mengatakan bahwa pemerintahannya telah membubarkan parlemen Catalonia dan menggelar pemilihan daerah pada 21 Desember untuk mengatasi upaya pemisahan diri wilayah tersebut. AFP PHOTO/DIEGO CRESPOPerdana Menteri Spanyol Mariano Rajoy membaca dokumen di samping Menteri Luar Negeri Alfonso Maria Dastis (kanan) setelah rapat kabinet di istana La Moncloa, Madrid, Jumat (27/10/2017). Rajoy mengatakan bahwa pemerintahannya telah membubarkan parlemen Catalonia dan menggelar pemilihan daerah pada 21 Desember untuk mengatasi upaya pemisahan diri wilayah tersebut.
EditorLaksono Hari Wiwoho

MADRID, KOMPAS.com - Pemerintah Spanyol bertindak cepat dengan mengambil alih pemerintahan atas Catalonia.

Langkah itu ditempuh dengan Perdana Menteri Spanyol Mariano Rajoy membubarkan parlemen Catalonia. Rajoy juga mencopot Presiden Catalonia beserta wakilnya serta para menteri.

Baca juga : Parlemen Catalonia Deklarasikan Kemerdekaan dari Spanyol

Pemerintah Spanyol juga memecat Josep Lluis Trapero, perwira berpangkat tertinggi dari kepolisian regional Mossos d'Esquadra.

Pemecatan Trapero diumumkan dalam surat kabar resmi pemerintah pada Sabtu (28/10/2017).

Madrid menuduh Trapero tidak mematuhi perintah pengadilan untuk menghalangi referendum kemerdekaan Catalonia.

Rajoy menyerukan bahwa pemilihan lokal akan berlangsung pada 21 Desember 2017 untuk "memulihkan keadaan menjadi normal".

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kini publik sedang menunggu apakah Carles Puigdemont selaku pimpinan eksekutif Catalonia akan mundur secara sukarela dan memberikan tempatnya kepada penggantinya yang ditunjuk oleh pemerintah Spanyol.

Wakil Perdana Menteri Spanyol Soraya Saenz de Santamaria dijadwalkan bertemu dengan Sekretaris Negara yang kemungkinan akan memimpin kementerian regional Catalonia.

Pengunjuk rasa mengibarkan bendera Spanyol dan berteriak di depan balai kota dalam sebuah demonstrasi mendukung persatuan Spanyol sehari sebelum referendum kemerdekaan 1 Oktober yang dilarang di Catalonia, di Madrid, Spanyol, Sabtu (30/9/2017).ANTARA FOTO/REUTERS/SERGIO PEREZ Pengunjuk rasa mengibarkan bendera Spanyol dan berteriak di depan balai kota dalam sebuah demonstrasi mendukung persatuan Spanyol sehari sebelum referendum kemerdekaan 1 Oktober yang dilarang di Catalonia, di Madrid, Spanyol, Sabtu (30/9/2017).
Puluhan ribu orang di Barcelona dan kota-kota Catalonia lainnya merayakan deklarasi kemerdekaan mereka pada Jumat (27/10/2017).

Langkah pembatalan kemerdekaan Catalonia dengan Artikel 155 Konstitusi 1978 oleh pemerintah Spanyol cenderung membuat banyak orang marah di wilayah berpenduduk 7,5 juta orang itu.

Baca juga : Catalonia Deklarasikan Kemerdekaan, Spanyol Gunakan Artikel 155

Warga pendukung kemerdekaan menilai bahwa dengan deklarasi itu mereka dapat menikmati otonomi di wilayahnya.

Penggunaan Artikel 55 oleh pemerintah pusat untuk membatasi otonomi di kawasan tersebut merupakan kali pertama sejak pemerintahan diktator Francisco Franco yang represif pada 1939-1975.

Artikel 155 tersebut menyebutkan, "jika ada daerah yang tidak melaksanakan konstitusi yang berlaku, maka pemerintah pusat wajib menggunakan cara-cara yang diperlukan untuk mengembalikan ketertiban di daerah tersebut".



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Regional
Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar 'Jemput Bola' Vaksinasi Warga

Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar "Jemput Bola" Vaksinasi Warga

Regional
Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Regional
Lewat '1000 Baju Baru', Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Lewat "1000 Baju Baru", Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Regional
Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Regional
Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Regional
Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Regional
Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Regional
Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Regional
Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Regional
Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Regional
Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Regional
Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Regional
Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Regional
Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.