UMM Selidiki Kasus Balon Helium yang Meletus dan Melukai 15 Mahasiswa

Kompas.com - 07/10/2017, 21:48 WIB
Sejumlah balon berisi gas helium meletus di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) dan melukai 15 mahasiswa, Sabtu (7/10/2017) Screenshot dari Video yang BeredarSejumlah balon berisi gas helium meletus di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) dan melukai 15 mahasiswa, Sabtu (7/10/2017)
|
EditorFarid Assifa

MALANG, KOMPAS.com - Rektorat Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) masih menyelidiki penyebab pasti dan rentetan peristiwa meletusnya balon berisi gas helium yang melukai 15 mahasiswa saat Pembukaan Student Day mahasiswa baru di lapangan helipad UMM, Sabtu (7/10/2017) sekitar pukul 7.30 WIB.

"Termasuk itu masih diinvestigasi. Yang saya tahu sangat cepat," kata Rektor Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Fauzan kepada Kompas.com, Sabtu.

Menurutnya, ada 15 balon dalam satu ikatan yang meletus di dekat barisan mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis.

"Masih dicari penyebabnya. Itu sekitar 15 balon yang diuntai jadi satu," katanya.

Sementara itu, Kepala Bagian Humas UMM, Rina Wahyu Setyaningrum mengatakan, balon itu meletus karena ada yang menyulut pakai korek api saat hendak diterbangkan. Karena balon berisi gas helium, maka balon itu meletus dengan memercikkan api.

Namun, dirinya mengaku belum mengetahui siapa yang menyulut balon itu.

"Masih belum diketahui. Tadi dilaporkan dari korek api," katanya.

Baca juga: Balon Helium Meletus, 15 Mahasiswa UMM Dilarikan ke Rumah Sakit

Di sisi lain, 15 mahasiswa yang terluka akibat letusan itu sudah dipulangkan dari Rumah Sakit UMM setelah menjalani perawatan.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

4 Kendaraan Terlibat Kecelakaan Beruntun di Semarang, Satu Orang Tewas

4 Kendaraan Terlibat Kecelakaan Beruntun di Semarang, Satu Orang Tewas

Regional
4 Bocah Ini Nekat Jadi Begal, Korbannya Dihajar Ramai-ramai, Motor Dijual untuk Pesta Miras

4 Bocah Ini Nekat Jadi Begal, Korbannya Dihajar Ramai-ramai, Motor Dijual untuk Pesta Miras

Regional
Pedagang Pasar Gede dan Klewer Solo Bakal Divaksin Covid-19 Lusa

Pedagang Pasar Gede dan Klewer Solo Bakal Divaksin Covid-19 Lusa

Regional
Kronologi 2 Maling Motor Ditembak karena Melawan Polisi Pakai Celurit

Kronologi 2 Maling Motor Ditembak karena Melawan Polisi Pakai Celurit

Regional
Begini Upaya Pemkab Wonogiri Bujuk Warga Lansia agar Mau Divaksin Covid-19

Begini Upaya Pemkab Wonogiri Bujuk Warga Lansia agar Mau Divaksin Covid-19

Regional
Bupati Terpilih Wonogiri Tak Gelar 'Open House' dan Syukuran Usai Dilantik

Bupati Terpilih Wonogiri Tak Gelar "Open House" dan Syukuran Usai Dilantik

Regional
Mantan Kades di Bogor Jadi Tersangka Korupsi Dana Desa Rp 905 Juta

Mantan Kades di Bogor Jadi Tersangka Korupsi Dana Desa Rp 905 Juta

Regional
Harapan Warga Surabaya kepada Eri Cahyadi-Armuji dalam Memimpin Kota Pahlawan...

Harapan Warga Surabaya kepada Eri Cahyadi-Armuji dalam Memimpin Kota Pahlawan...

Regional
Warga Banjarmasin Temukan Mortir Diduga Peninggalan Belanda

Warga Banjarmasin Temukan Mortir Diduga Peninggalan Belanda

Regional
Kakek Paksa Cucu Berhubungan Intim dengan Tetangga Sambil Menonton

Kakek Paksa Cucu Berhubungan Intim dengan Tetangga Sambil Menonton

Regional
Tegang Jelang Dilantik, Eri Cahyadi: Takut Betul dengan Tanggung Jawab...

Tegang Jelang Dilantik, Eri Cahyadi: Takut Betul dengan Tanggung Jawab...

Regional
Melawan Polisi Pakai Celurit, 2 Pencuri Motor Ditembak

Melawan Polisi Pakai Celurit, 2 Pencuri Motor Ditembak

Regional
Usai Laporkan Wakilnya ke Polisi, Wali Kota Tegal Fokus ke Pelayanan Publik

Usai Laporkan Wakilnya ke Polisi, Wali Kota Tegal Fokus ke Pelayanan Publik

Regional
Mantan Kades Terseret Banjir, Jenazahnya Ditemukan 2 Hari Kemudian, Hanyut 10 Kilometer

Mantan Kades Terseret Banjir, Jenazahnya Ditemukan 2 Hari Kemudian, Hanyut 10 Kilometer

Regional
Dukcapil Siap Ganti Dokumen Kependudukan Korban Banjir Jateng

Dukcapil Siap Ganti Dokumen Kependudukan Korban Banjir Jateng

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X