Saat Panser Anoa yang Tengah Berjalan Dicegat Ibu-ibu Berkebaya Merah

Kompas.com - 06/10/2017, 16:59 WIB
Panser Anoa yang tengah beraksi sambil melaju pelan dicegat sekelompok ibu berkebaya merah dalam peringatan HUT ke-72 TNI di Lapangan Rampal Kota Malang, Kamis (5/10/2017). dok.YouTubePanser Anoa yang tengah beraksi sambil melaju pelan dicegat sekelompok ibu berkebaya merah dalam peringatan HUT ke-72 TNI di Lapangan Rampal Kota Malang, Kamis (5/10/2017).
EditorCaroline Damanik

KOMPAS.com - Ada kejadian lucu dalam peringatan HUT ke-72 TNI di Lapangan Rampal Kota Malang, Kamis (5/10/2017). Saat panser Anoa yang tengah beraksi sambil melaju pelan, tiba-tiba sekelompok ibu berkebaya merah mencegatnya.

Panser berhenti mendadak dan ibu-ibu berkebaya merah itu pun langsung menyebar ke bagian depan panser. Mereka rupanya ingin melakukan wefie dengan panser tersebut.

Anak-anak sekolah tak mau ketinggalan. Pasang tampang gembira, mereka juga ingin naik panser tersebut.

"Saya baru kali ini naik panser. Rasanya ya senang," kata Marshanda, siswa kelas 8 SMP Kartika IV-9 Kota Malang.

Bersama teman-temannya, dia naik panser itu. Ada yang dapat tempat di atas panser. Ada yang di dalam panser sehingga tidak kepanasan. Ada juga yang duduk di pintu panser yang dibuka.

Setiap panser dijaga anggota TNI.

(Baca juga: Serda Bella, Kowad Cantik Pengemudi Jip Jokowi pada HUT TNI)

Devon, siswa lainnya, menyatakan memang para siswa dikerahkan sekolah menyemarakkan HUT TNI.

"Kami diberi waktu sampai pukul 10.30 WIB. Setelah ini kembali lagi ke sekolah," ungkap Devon, siswa kelas 8.

Panser bergantian mengangkut keliling anak-anak sekolah dan warga masyarakat bergantian. Siswa sekolah yang datang mulai siswa TK hingga SMK.

Berita ini telah tayang di Tribunnews.com, Jumat (6/10/2017), dengan judul: Ibu-ibu Berkebaya Merah Cegat Panser Milik TNI, Ini yang Mereka Lakukan

 

 

Kompas TV Kemacetan panjang sempat terjadi di luar lokasi peringatan HUT ke-72 TNI di Dermaga PT Indah Kiat, Cilegon, Banten.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

19 Daerah di Jatim Jadi Zona Kuning Covid-19, Ini Pesan Khofifah untuk Warganya...

19 Daerah di Jatim Jadi Zona Kuning Covid-19, Ini Pesan Khofifah untuk Warganya...

Regional
Lokasi Budidaya Ganja di Polybag Ternyata Rumah Orangtua Mantan Wali Kota Serang

Lokasi Budidaya Ganja di Polybag Ternyata Rumah Orangtua Mantan Wali Kota Serang

Regional
Menengok Belajar Tatap Muka di Cianjur, Protokol Covid-19 Diberlakukan Ketat

Menengok Belajar Tatap Muka di Cianjur, Protokol Covid-19 Diberlakukan Ketat

Regional
Tips Nyaman Pakai Masker dalam Waktu Lama dan Bebas Bau Mulut

Tips Nyaman Pakai Masker dalam Waktu Lama dan Bebas Bau Mulut

Regional
Budidaya 45 Batang Ganja di Polybag Bertahun-tahun, Pria Ini Berdalih untuk Penelitian

Budidaya 45 Batang Ganja di Polybag Bertahun-tahun, Pria Ini Berdalih untuk Penelitian

Regional
Kebakaran Hanguskan 158 Rumah di Jayapura, Kerugian Ditaksir Capai Rp 20 Miliar

Kebakaran Hanguskan 158 Rumah di Jayapura, Kerugian Ditaksir Capai Rp 20 Miliar

Regional
Banjir dan Longsor di Cianjur, 5 Rumah Terendam, Akses Jalan Tertutup

Banjir dan Longsor di Cianjur, 5 Rumah Terendam, Akses Jalan Tertutup

Regional
2 Pejabat di UNS Meninggal karena Covid-19, Punya Riwayat ke Ubud Bali, Kampus 'Lockdown'

2 Pejabat di UNS Meninggal karena Covid-19, Punya Riwayat ke Ubud Bali, Kampus "Lockdown"

Regional
Sekolah Gratis di Bantaran Kali Gajahwong Yogya, Kurikulumnya Diteliti Mahasiswa Berbagai Negara

Sekolah Gratis di Bantaran Kali Gajahwong Yogya, Kurikulumnya Diteliti Mahasiswa Berbagai Negara

Regional
Nyanyikan Lagu yang Menyinggung Polisi Saat Demo, Seorang Mahasiswa Ditangkap

Nyanyikan Lagu yang Menyinggung Polisi Saat Demo, Seorang Mahasiswa Ditangkap

Regional
'Tak Salah Apa-apa Kena Gas Air Mata, Aku Tuntut Kalian, Polisi'

"Tak Salah Apa-apa Kena Gas Air Mata, Aku Tuntut Kalian, Polisi"

Regional
[POPULER NUSANTARA] Diyakini Meninggal jika Bersatu, Kembar Trena Treni Terpisah 20 Tahun | Pria Tanam Ganja Pakai Polybag di Rumah

[POPULER NUSANTARA] Diyakini Meninggal jika Bersatu, Kembar Trena Treni Terpisah 20 Tahun | Pria Tanam Ganja Pakai Polybag di Rumah

Regional
Perjuangan Hidup WNI Eks Kombatan di Filipina Setelah Keluar dari Penjara

Perjuangan Hidup WNI Eks Kombatan di Filipina Setelah Keluar dari Penjara

Regional
Bawaslu Catat 291 Pertemuan Dilakukan Paslon Pilkada Gunungkidul

Bawaslu Catat 291 Pertemuan Dilakukan Paslon Pilkada Gunungkidul

Regional
Inovatif, Mahasiswa di Semarang Ciptakan Alat Pendeteksi Suhu dan Masker

Inovatif, Mahasiswa di Semarang Ciptakan Alat Pendeteksi Suhu dan Masker

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X