Kompas.com - 04/10/2017, 15:20 WIB
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo tantang seorang mahasiwa IAIN Surakarta, Jawa Tengah, untuk membangunkan rumah layak huni bagi satu keluarga di Gumpang, Sukoharjo, Rabu (4/9/2017). Ganjar memberikan modal Rp 10 juta untuk membangun rumah dengan ventilasi, tembok, dan MCK. David Oliver PurbaGubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo tantang seorang mahasiwa IAIN Surakarta, Jawa Tengah, untuk membangunkan rumah layak huni bagi satu keluarga di Gumpang, Sukoharjo, Rabu (4/9/2017). Ganjar memberikan modal Rp 10 juta untuk membangun rumah dengan ventilasi, tembok, dan MCK.
|
EditorDimas Wahyu

SUKOHARJO, KOMPAS.com - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menantang seorang mahasiswa untuk merenovasi sebuah rumah tidak layak huni di Desa Margosukan, Sukoharjo, Jawa Tengah.

Tantangan itu diberikan ketika Ganjar menjadi pembicara dalam sebuah seminar di kampus Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta, Jawa Tengah, Rabu (4/10/2017).

Saat itu, Ganjar memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk bertanya. Kemudian, salah satu mahasiswa IAIN dari Fakultas Perbankan Syariah, Kharisma, menanyakan cara agar mahasiswa bisa berkontribusi dalam pembangunan.

"Kamu kira-kira punya kemampuan apa? Atau ada hal yang membuat hatimu resah kok pemerintah ini enggak bisa menyelesaikan permasalahan ini ya?" ujar Ganjar.

Kharisma mengatakan bahwa dia memiliki komunitas untuk membantu warga miskin.

Dia mendapati bahwa di dekat tinggalnya terdapat sebuah rumah tidak layak huni (RTLH) yang ditempati oleh suami istri berusia lanjut.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kondisi rumah yang terletak di Jalan Pandawa Gang Arjuna RT 2 RW 2 Margosukan, Gumpang, Sukoharjo, itu sudah reyot dengan bangunan berbahan kayu yang sudah lapuk karena dimakan rayap.

Menurut Kharisma, sehari-hari, kakek pemilik rumah berprofesi sebagai penarik becak.

Ganjar yang mendengarkan penjelasan mahasiswa tersebut kemudian terlihat berpikir sejenak. Ia lantas berpesan kepada mahasiswa itu dan komunitasnya untuk mendatangi rumah tersebut esok pagi.

"Bilang sama mbah-mbah itu, kalian mau gotong royong, mau bangun rumahnya. Nanti dimodali Rp 10 juta, kamu cari tukang, batu, pasir, kamu jadikan Rp 10 juta itu rumah. Jenengan (kamu) siap enggak?" ujar Ganjar.

Rumah itu menurut Ganjar harus layak huni dengan syarat minimal memiliki ventilasi, bertembok, serta punya sarana mandi, cuci, dan kakus (MCK).

"Siap, Pak," jawab Kharisma yang diikuti tepuk tangan dan sorakan para mahasiswa lain yang hadir di tempat tersebut.

Rehabilitasi rumah tidak layak huni merupakan salah satu program pengentasan masyarakat miskin yang diadakan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah dengan anggaran rehabilitasi Rp 10 juta per rumah.

Pada 2017, Pemprov Jawa Tengah menaikkan target jumlah rehabilitasi RTLH sebanyak 20.027 rumah. Jumlah itu meningkat jauh dibanding target jumlah RTLH pada 2016 yang sebanyak 3.601 rumah.


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Regional
Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Regional
Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Regional
Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Regional
Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Regional
Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Regional
Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Regional
Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Regional
Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Regional
Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Regional
Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Regional
Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Regional
Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Regional
Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Regional
komentar di artikel lainnya
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.