Hari Ketiga di Kutai Kartanegara, KPK Sisir Empat Instansi Pemerintah

Kompas.com - 28/09/2017, 22:41 WIB
KPK geledah empat instansi yang tersisa di Kutai Kartanegara, Kamis (28/9/2017) kompas.com / Gusti NaraKPK geledah empat instansi yang tersisa di Kutai Kartanegara, Kamis (28/9/2017)
|
EditorFarid Assifa

KUTAI KARTANEGARA, KOMPAS.com - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menyita sejumlah dokumen dari penggeledahan di empat instansi di Tenggarong, Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur (Kaltim), Kamis (28/9/2017).

Empat instansi tersebut yakni Dinas Pertanian dan Peternakan, Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan dan Badan Penanaman Modal.

Selama kurang lebih 12 jam menggeledah, penyidik KPK terlihat lebih lama berada di Dinas Pertanian dan Peternakan Kukar. Dokumen dan arsip yang disita untuk mencari alat bukti kasus dugaan penyuapan dan gratifikasi oleh Bupati Kukar Rita Widyasari.

Tidak hanya dokumen, KPK juga menyita sebuah ponsel milik kepala dinas. Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kukar, Sumarlan, mengatakan, dia tidak mengetahui dokumen mana saja yang diamankan KPK.

Dia hanya mengetahui bahwa KPK sudah menyisir ke semua instansi di Kukar terkait dugaan penyuapan Bupati Kukar Rita Widyasari.

“KPK datang, periksa dokumen lalu pergi dengan membawa sejumlah dokumen. Semua dokumen diperiksa satu-persatu, nah saya tidak tahu yang mana saja yang dibawa. Pokoknya ada beberapa yang langsung dibawa,” jelasnya.

Baca juga: 12 Jam Geledah 5 Instansi Kukar, KPK Bawa Dokumen Tambang dan Sawit

Sumarlan menegaskan pihaknya tidak menyangka bahwa hari ini instansinya yang digeledah KPK. Meski demikian, dia sudah merasa akan didatangi KPK.

“Tadi disebutkan dalam berita acara, ini berkaitan dengan ditetapkannya bupati sebagai tersangka,” katanya.

Diketahui, selama tiga hari di Kukar, KPK sudah menggeledah 13 tempat termasuk kantor bupati, dua rumah pribadi dan satu rumah dinas.

Baca juga: Jadi Tersangka Korupsi, Bupati Kukar Rita Dikenal Supel dan Peduli

Bupati Rita Widyasari ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan penyuapan dan gratifikasi yang berkaitan dengan lahan sawit.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[POPULER NUSANTARA] Rumah Mahfud MD di Madura Didemo Massa | Jejak Ali Kalora Pemimpin MIT di Sulteng

[POPULER NUSANTARA] Rumah Mahfud MD di Madura Didemo Massa | Jejak Ali Kalora Pemimpin MIT di Sulteng

Regional
Istri Dokter Sardjono Meninggal, Diduga Tertular Covid-19 dari Suaminya

Istri Dokter Sardjono Meninggal, Diduga Tertular Covid-19 dari Suaminya

Regional
Diskusi soal Penanganan Covid-19, AHY Malam-malam Sowan ke Ganjar

Diskusi soal Penanganan Covid-19, AHY Malam-malam Sowan ke Ganjar

Regional
Menyusul Suaminya, Istri Dokter Sardjono Meninggal akibat Covid-19

Menyusul Suaminya, Istri Dokter Sardjono Meninggal akibat Covid-19

Regional
Kasus Covid-19 Melonjak, Lampu Jalan Protokol di Kota Tegal Dimatikan

Kasus Covid-19 Melonjak, Lampu Jalan Protokol di Kota Tegal Dimatikan

Regional
Pengasuh dan Pengurus Pondok Positif Covid-19, Seorang Santri Terpapar Corona

Pengasuh dan Pengurus Pondok Positif Covid-19, Seorang Santri Terpapar Corona

Regional
Kunjungi Kader di Daerah, AHY Ingin Ulang Kenangan Manis di Jawa Tengah

Kunjungi Kader di Daerah, AHY Ingin Ulang Kenangan Manis di Jawa Tengah

Regional
Kembali Zona Merah, Wali Kota Batu Sebut karena Klaster Keluarga, Bukan Pariwisata

Kembali Zona Merah, Wali Kota Batu Sebut karena Klaster Keluarga, Bukan Pariwisata

Regional
Gubernur Gorontalo Jelaskan Penyebab Pulau Dudepo Belum Teraliri Listrik

Gubernur Gorontalo Jelaskan Penyebab Pulau Dudepo Belum Teraliri Listrik

Regional
Turnamen Sepak Bola Ditonton Ribuan Orang, Satgas: Sebenarnya Bisa Dibubarkan, Cuma...

Turnamen Sepak Bola Ditonton Ribuan Orang, Satgas: Sebenarnya Bisa Dibubarkan, Cuma...

Regional
Ratusan TPS di NTT Tak Miliki Listrik dan Jaringan Internet yang Memadai

Ratusan TPS di NTT Tak Miliki Listrik dan Jaringan Internet yang Memadai

Regional
Turnamen Sepak Bola Ditonton Ribuan Orang Saat PSBB, Kapolres Serang Bilang Tak Tahu

Turnamen Sepak Bola Ditonton Ribuan Orang Saat PSBB, Kapolres Serang Bilang Tak Tahu

Regional
Gegara Unggahan Bernada Sumbang soal Covid-19, Pria Ini Disidang Bupati Banyumas

Gegara Unggahan Bernada Sumbang soal Covid-19, Pria Ini Disidang Bupati Banyumas

Regional
Pohon Tumbang Timpa Mobil Berpenumpang Lima Orang di Madiun

Pohon Tumbang Timpa Mobil Berpenumpang Lima Orang di Madiun

Regional
Prajurit TNI di Perbatasan Amankan Kantong Plastik Isi 4 Bundel Amplop, Diduga untuk Serangan Fajar

Prajurit TNI di Perbatasan Amankan Kantong Plastik Isi 4 Bundel Amplop, Diduga untuk Serangan Fajar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X