Doa Ibu untuk Ayu Agustin yang Kesakitan Menanti Kemoterapi

Kompas.com - 28/09/2017, 12:20 WIB
Ayu Agustin (21) sedang terbaring di ruang perawatan di Rumah Sakit Ciawi, Bogor, Jawa Barat, Rabu (27/9/2017). Ayu divonis mengidap kanker payudara dan harus menunggu jadwal kemoterapi pada tanggal 17 November 2017 di Rumah Sakit Fatmawati, Jakarta. KOMPAS.com / Ramdhan Triyadi BempahAyu Agustin (21) sedang terbaring di ruang perawatan di Rumah Sakit Ciawi, Bogor, Jawa Barat, Rabu (27/9/2017). Ayu divonis mengidap kanker payudara dan harus menunggu jadwal kemoterapi pada tanggal 17 November 2017 di Rumah Sakit Fatmawati, Jakarta.
|
EditorCaroline Damanik

BOGOR, KOMPAS.com - Ayu Agustin (21) hanya bisa terbaring lemah di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ciawi, Bogor, Jawa Barat, Rabu (27/9/2017).

Anak pertama dari pasangan Desi Warsinah (47) dan Sopiadi (49) ini kerap menahan rasa sakit karena penyakit yang dideritanya. Sebelum dibiopsi untuk memastikan penyakitnya, Ayu diduga mengidap kanker payudara.

Sesekali, Ayu berbicara kepada ibunya dengan suara lirih. Kemudian, ibunya menghampiri Ayu yang sedang terbaring tanpa berbusana lengkap untuk mendengar apa yang dikatakannya. Terlihat begitu berat saat remaja putri ini mengucapkan sepatah dua patah kata.

Entah sejak kapan Ayu terserang penyakit itu. Namun, menurut Desi, dirinya baru mengetahui sejak tiga bulan belakangan ini. Saat itu, Ayu merasakan kesakitan luar biasa saat penyakitnya bertambah parah.

Desi menceritakan, Ayu sempat dibawa ke Rumah Sakit Merry Cileungsi, Bogor, untuk mendapat perawatan. Setelah dua kali berobat, Ayu kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Fatmawati, Jakarta. Di sana, Ayu sempat dirujuk lagi ke Rumah Sakit Griya Husada, yang bersebelahan dengan Rumah Sakit Fatmawati.

Di sana Ayu lagi-lagi di suruh balik lagi ke RS Fatmawati, namun bukan ke bagian perawatan melainkan ke bagian poli. Dirinya kemudian di-rontgen dan pihak rumah sakit menjadwalkan kemoterapi pada tanggal 17 November 2017 (sebelumnya jadwal kemoterapi disebut tanggal 17 Oktober 2017).

(Baca juga: Cerita Cinta Kahiyang Ayu dan Bobby, dari Kenalan hingga Akan Menikah...)

Meski Ayu sudah mendapatkan jadwal kemoterapi di rumah sakit tersebut, namun pihak keluarga merasa Ayu harus segera ditangani secepatnya.

"Kami kan selama menunggu jadwal (kemoterapi) nggak bisa bertindak apa-apa. Tanggal 17 November itu lama sekali. Jadwalnya terlalu jauh. Kondisi Ayu sekarang bukannya makin baik malah tambah buruk," ungkap Desi, saat ditemui Kompas.com.

Desi menjelaskan, selama menunggu kemo, Ayu sekarang menjalani perawatan di Rumah Sakit Ciawi, Bogor. Ayu ditempatkan di Ruang Jasmine. Di sana, dia sedang dipersiapkan untuk menjalani pre-biopsi untuk memulihkan kondisinya sebelum dilakukan kemoterapi.

"Kata dokter kan mau dibiopsi, nanti kalo udah dibiopsi mau di-kemo. Jadi misalkan semua di sini bisa, lebih baik tinggal nerusin. Enggak usah nunggu dari Fatmawati dua bulan. Kata dokter sih bisa dilakukan di sini, tapi kami sih mengikuti apa yang harus kami lakukan. Kalau harus dipindah, ya pindah," ucap Desi.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bogor Alokasikan Anggaran untuk Tenaga Medis, Ini Jumlah dan Rinciannya

Bogor Alokasikan Anggaran untuk Tenaga Medis, Ini Jumlah dan Rinciannya

Regional
11 Pasien Positif Corona Meninggal di Jateng pada 3 April, Ini Penjelasan Ganjar

11 Pasien Positif Corona Meninggal di Jateng pada 3 April, Ini Penjelasan Ganjar

Regional
Kantor Kecamatan Ini Mendadak Bau, Penuh Sampah, Ternyata Dijadikan TPA oleh Warga yang Kesal

Kantor Kecamatan Ini Mendadak Bau, Penuh Sampah, Ternyata Dijadikan TPA oleh Warga yang Kesal

Regional
Baru 4 Jam Masuk Rumah Sakit, 1 PDP Covid-19 di Lamongan Meninggal

Baru 4 Jam Masuk Rumah Sakit, 1 PDP Covid-19 di Lamongan Meninggal

Regional
Detik-detik Pencuri Tepergok Pemilik Rumah Saat Panjat Atap

Detik-detik Pencuri Tepergok Pemilik Rumah Saat Panjat Atap

Regional
Anggaran Penanganan Wabah Covid-19 di Jatim Rp 2,3 Triliun

Anggaran Penanganan Wabah Covid-19 di Jatim Rp 2,3 Triliun

Regional
Fakta di Balik 18 Pasien Positif Covid-19 Meninggal di Jateng, Ganjar: Mereka Punya Penyakit Bawaan

Fakta di Balik 18 Pasien Positif Covid-19 Meninggal di Jateng, Ganjar: Mereka Punya Penyakit Bawaan

Regional
Perjuangan Wahib Melawan Virus Corona hingga Sembuh, Berawal dari Seminar di Bogor

Perjuangan Wahib Melawan Virus Corona hingga Sembuh, Berawal dari Seminar di Bogor

Regional
Sejumlah Jalan di Bandung Kembali Ditutup dari Jumat hingga Minggu

Sejumlah Jalan di Bandung Kembali Ditutup dari Jumat hingga Minggu

Regional
PDP Hamil yang Mengeluh via 'Live' Facebook Dirujuk ke RSUP Adam Malik

PDP Hamil yang Mengeluh via "Live" Facebook Dirujuk ke RSUP Adam Malik

Regional
Empati dari Banyuwangi, Bagikan Kupon Makan Gratis di Tengah Pandemi

Empati dari Banyuwangi, Bagikan Kupon Makan Gratis di Tengah Pandemi

Regional
Sederet Pesan Menggugah dari Para Pasien Corona yang Berhasil Sembuh..

Sederet Pesan Menggugah dari Para Pasien Corona yang Berhasil Sembuh..

Regional
Menyoal Pasien Corona Terlantar 3 Jam di RSUD Padang Sidempuan, Alasan Ruang Isolasi Belum Siap

Menyoal Pasien Corona Terlantar 3 Jam di RSUD Padang Sidempuan, Alasan Ruang Isolasi Belum Siap

Regional
Fakta Anak Bakar Rumah Orangtua karena Tak Diberi Uang, Sang Ayah Buta, Pelaku Sempat Putus Sekolah

Fakta Anak Bakar Rumah Orangtua karena Tak Diberi Uang, Sang Ayah Buta, Pelaku Sempat Putus Sekolah

Regional
6 Pasien Positif Corona Sembuh di Semarang, Kuncinya Tetap Semangat

6 Pasien Positif Corona Sembuh di Semarang, Kuncinya Tetap Semangat

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X