Dedi Mulyadi Diundang Beri Kuliah Umum untuk TKI di Hongkong

Kompas.com - 19/08/2017, 23:40 WIB
Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi menjadi inspektur upacara peringatan Kemerdekaan RI ke-72, Kamis (17/8/2017). KONTRIBUTOR TASIKMALAYA/IRWAN NUGRAHABupati Purwakarta Dedi Mulyadi menjadi inspektur upacara peringatan Kemerdekaan RI ke-72, Kamis (17/8/2017).
|
EditorFarid Assifa

PURWAKARTA, KOMPAS.com - Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi mengunjungi Hongkong pada Sabtu (19/8/2018). Ia memenuhi undangan dan menyampaikan kuliah umum di hadapan Tenaga Kerja Indonesia yang bekerja di pusat bisnis wilayah bekas koloni Kerajaan Inggris tersebut.

Kuliah umum bertajuk “Menjaga Fitrah Bangsa dari Bahaya Radikalisme dan Terorisme” tersebut diselenggarakan oleh Aliansi Kebangsaan untuk Indonesia atau AKU Indonesia bekerja sama dengan Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Hongkong.

Baca juga: Dideportasi dari Malaysia, Seorang TKI Melompat dari Lantai 3

Dedi mengatakan, selama ini dirinya hanya bisa berkomunikasi dengan para TKI di luar negeri melalui akun-akun sosial media. Ia bersyukur dapat bertemu dan bersilaturahmi, apalagi sambil bertukar ilmu dalam kegiatan kuliah umum.

“Selama ini komunikasi paling via inbox, termasuk dengan TKI yang overstay dan tidak bisa pulang ke Indonesia. Alhamdulillah, besok bisa bertemu langsung dengan mereka, tukar ilmu dan pengalaman,” ujar Dedi kepada Kompas.com, Sabtu pagi.

Meskipun berada di luar negeri, kata Dedi, para TKI sama sekali tidak kehilangan rasa kebangsaan. Dedi pun meyakini mereka selalu mengingat kampung halaman beserta adat istiadat dan tradisi yang selama ini berkembang.

Berangkat dari premis ini, lanjut dia, paham radikalisme dan terorisme seharusnya tidak menjadi pilihan mereka meskipun jauh dari Tanah Air. Ia mengimbau kepada para TKI agar tidak merasa teralienasi di negeri orang, apalagi sampai terjebak ke dalam kelompok-kelompok penyebar faham yang menjadi musuh global tersebut.

“Tentu mereka rindu tradisi yang ada di tanah air karena jauh ya dari kampung halaman. Saya yakin mereka tetap memegang teguh nilai kebangsaan kita," tambah dia.

Baca juga: Total Gaji TKI Sukmi yang Tidak Dibayar Sejak 1995 Capai Rp 586 Juta

Selain Dedi Mulyadi, panitia kegiatan ini juga turut mengundang beberapa pemateri lain, yaitu Boni Hargens selaku Direktur Lembaga Pemilih Indonesia, Mohammad Haerul Amri sebagai Wakil Ketua Umum Gerakan Pemuda Ansor dan Karyono Wibowo selaku Peneliti Senior Indonesia Public Institute.

Kuliah umum akan dilaksanakan di Olympic House, Stadium Path, So Kon Po, Causeway Bay, Hongkong, Minggu (20/8/2017) besok.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Uang Kuliah Anak Rp 250 Juta Dipakai untuk Suap Mantan Bupati Kudus

Uang Kuliah Anak Rp 250 Juta Dipakai untuk Suap Mantan Bupati Kudus

Regional
Mahasiswa Walenrang Lamasi Blokade Jalan Tuntut Pemekaran Kabupaten

Mahasiswa Walenrang Lamasi Blokade Jalan Tuntut Pemekaran Kabupaten

Regional
Tangkap Terduga Teroris di Pekanbaru, Densus 88 Temukan Buku Jihad hingga Ketapel

Tangkap Terduga Teroris di Pekanbaru, Densus 88 Temukan Buku Jihad hingga Ketapel

Regional
4 Fakta 25 Makam di Tasikmalaya Dibongkar, Bukan Pertama Kali hingga Polisi Bentuk Tim

4 Fakta 25 Makam di Tasikmalaya Dibongkar, Bukan Pertama Kali hingga Polisi Bentuk Tim

Regional
Wakil Bupati Kendal: Saya Akan Pecat Oknum PNS yang Ketahuan Jadi Calo CPNS

Wakil Bupati Kendal: Saya Akan Pecat Oknum PNS yang Ketahuan Jadi Calo CPNS

Regional
Saat Gibran Gigih Maju Pilkada, Relawan 'Blusukan' hingga Ditanggapi Santai Calon Walkot Solo

Saat Gibran Gigih Maju Pilkada, Relawan "Blusukan" hingga Ditanggapi Santai Calon Walkot Solo

Regional
Nyamar Jadi Pocong 5 Siswa SMP Ditangkap, Sempat Kucing-kucingan dengan Polisi

Nyamar Jadi Pocong 5 Siswa SMP Ditangkap, Sempat Kucing-kucingan dengan Polisi

Regional
Pergi Melaut, Nelayan Manokwari Hilang di Perairan Tanah Rubuh

Pergi Melaut, Nelayan Manokwari Hilang di Perairan Tanah Rubuh

Regional
Di Hadapan 1590 Legislator Jateng, Ganjar Tekankan Antikorupsi dan Integritas

Di Hadapan 1590 Legislator Jateng, Ganjar Tekankan Antikorupsi dan Integritas

Regional
Kronologi Seorang Karyawan Tewas setelah Separuh Badanya Terjepit Mesin Roll

Kronologi Seorang Karyawan Tewas setelah Separuh Badanya Terjepit Mesin Roll

Regional
100 Rekaman Adegan Ranjang Jadi Barang Bukti Kasus Video Seks 3 Pria 1 Wanita di Garut

100 Rekaman Adegan Ranjang Jadi Barang Bukti Kasus Video Seks 3 Pria 1 Wanita di Garut

Regional
Gempa Bermagnitudo 5,7 Guncang Manado, Warga Diimbau Hindari Bangunan Retak

Gempa Bermagnitudo 5,7 Guncang Manado, Warga Diimbau Hindari Bangunan Retak

Regional
Mayat Dalam Koper Ditemukan di Bogor, Ini yang Buat Warga Curiga

Mayat Dalam Koper Ditemukan di Bogor, Ini yang Buat Warga Curiga

Regional
Fakta Baru Ayah Tiga Anak di Minahasa Bunuh Istri lalu Gantung Diri

Fakta Baru Ayah Tiga Anak di Minahasa Bunuh Istri lalu Gantung Diri

Regional
Pasar Ngunut Tulungagung Terbakar, 522 Pedagang Direlokasi ke Pasar Hewan

Pasar Ngunut Tulungagung Terbakar, 522 Pedagang Direlokasi ke Pasar Hewan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X