Gelar Acara di Gedung Bersengketa, Kemenlu Diprotes Tim Hotman Paris

Kompas.com - 19/08/2017, 11:24 WIB
Puncak acara Indonesia Channel 2017 di gedung The Empire Palace Surabaya, Jumat (18/8/2017) malam. KOMPAS.com/ACHMAD FAIZALPuncak acara Indonesia Channel 2017 di gedung The Empire Palace Surabaya, Jumat (18/8/2017) malam.
|
EditorLaksono Hari Wiwoho

SURABAYA, KOMPAS.com - Kementerian Luar Negeri diprotes oleh tim pengacara di bawah Hotman Paris Hutapea.

Hal itu terjadi setelah Kemenlu menggelar acara puncak Indonesia Channel (Inchan) 2017 di gedung The Empire Palace Surabaya, Jumat (18/8/2017) malam.

Pengadilan Negeri Surabaya telah menetapkan status quo atau bersengketa hukum atas gedung berlantai 12 di Jalan Blauran, Surabaya, sejak 9 Agustus 2017.

(Baca juga Hotman Paris Somasi Pengelola Gedung Megah di Surabaya)

"Kami sangat kecewa, lembaga negara tidak mengindahkan keputusan hukum pengadilan yang menetapkan gedung Empire Palace berstatus quo dan dibekukan," kata Anthony Djono dari tim kuasa hukum Lembaga Bantuan Hukum Hotman Paris Hutapea yang ditunjuk Trisulowati selaku penggugat.

Menurut Anthony, pemberitahuan tentang status hukum gedung bernuansa Eropa berlantai 12 tersebut sudah diumumkannya di media massa sejak pertengahan Agustus lalu.

"Kami juga kirim surat resmi kepada Kemenlu dan semua instansi terkait soal status hukum gedung Empire Palace," kata dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi saat ditanya wartawan seusai acara menolak berkomentar perihal masalah tersebut. Retno bergegas meninggalkan kerumunan wartawan tanpa mengucap satu kata pun.

Status quo The Empire Palace Surabaya menyusul sengketa hukum antara suami-istri, Gunawan Angka Widjaja dan Trisulowati, atas kepemilikan gedung itu.

(Baca Sidang Istri Dilaporkan Suami, Hotman Paris Debat Sengit dengan Jaksa)

PN Surabaya mengeluarkan putusan provisi menyusul dikabulkannya gugatan yang diajukan Trisulowati terhadap suaminya.

Dengan putusan pengadilan tersebut, maka setiap aset gedung di bawah PT Blauran Cahaya Mulya itu dibekukan dan tidak boleh ada aktivitas jual beli, disewakan, diagunkan, atau tindakan hukum lainnya.

Dalam putusan itu disebutkan, apabila para tergugat melanggar putusan tersebut, maka tergugat wajib membayar denda Rp 50 juta per hari.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wujudkan Kesetaraan Gender, Pemkab Dharmasraya Raih Anugerah Parahita Ekapraya

Wujudkan Kesetaraan Gender, Pemkab Dharmasraya Raih Anugerah Parahita Ekapraya

Regional
Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Regional
Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar 'Jemput Bola' Vaksinasi Warga

Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar "Jemput Bola" Vaksinasi Warga

Regional
Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Regional
Lewat '1000 Baju Baru', Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Lewat "1000 Baju Baru", Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Regional
Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Regional
Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Regional
Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Regional
Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Regional
Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Regional
Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Regional
Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Regional
Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Regional
Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Regional
Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.