Kompas.com - 17/08/2017, 21:49 WIB
Kepala Kantor Wilayah Hukum dan HAM  Jateng Ibnu Chuldun, Kamis (17/8/2017) KOMPAS.com/Nazar NurdinKepala Kantor Wilayah Hukum dan HAM Jateng Ibnu Chuldun, Kamis (17/8/2017)
|
EditorBayu Galih

SEMARANG, KOMPAS.com – Salah satu terpidana terorisme yang ditahan di Lembaga Pemasyarakatan Nusakambangan, Aman Abdurrahman alias Oman, dibebaskan setelah mendapat remisi di hari kemerdekaan ke-72 RI.

Kepala Kantor Wilayah Hukum dan Hak Asasi Manusia Jawa Tengah, Ibnu Chuldun mengatakan, Oman dikeluarkan dari Lapas Nusakamabangan pada Minggu (13/8/2017).

Saat keluar, dia dijemput oleh petugas Datasemen Khusus 88 Antiteror Mabes Polri.

"Yang terorisme langsung bebas ada satu. Namanya Oman. Dia sebelumnya ditahan di Nusakambangan," kata Ibnu, seusai pemberian remisi di Lapas Kedungpane Semarang, Kamis (17/8/2017).

Aman sendiri dipastikan bebas setelah mendapat keringanan hukuman. Namun, setelah dijemput oleh Densus 88 Antiteror, dia dititipkan ke Rumah Tahanan Brimob di Depok. Belum diketahui alasan penahanan Aman Abdurrahman di Rutan Brimob.

"Yang bersangkutan hari Minggu sudah langsung 'dibon' Densus," ucap Ibnu.

Secara umum, ada 5.441 narapidana di Jawa Tengah yang mendapat pengurangan hukuman. Mereka yang mendapat pengurangan hukuman yang masuk dalam remisi umum I sebanyak 5.237 orang.

Sementara yang mendapat remisi umum II atau yang langsung bebas sebanyak 200 orang. Mereka yang bebas langsung terdiri dari 162 pidana umum, 1 terorisme, 2 koruptor dan 25 tindak pidana lainnya.

Ibnu menagtakan, dari keseluruhan narapidana terorisme yang mendapat remisi, hanya Aman Abdurahman yang langsung bebas.

"(Napi) terorisme (yang bebas) hanya satu," kata dia.

(Baca juga: 35 Napi Kasus Terorisme Dapat Remisi, Termasuk Abu Bakar Ba'asyir)

Aman Abdurahman ditangkap polisi pada 21 Maret 2004, setelah terjadi ledakan bom di rumahnya di kawasan Cimanggis, Depok. Ledakan terjadi saat dia disebut sedang melakukan latihan merakit bom.

Pada 2 Februari 2005, Aman divonis hukuman penjara selama tujuh tahun karena melanggar Pasal 9 Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2003 jo Pasal 55 Ayat 1 ke-1 KUHP tentang Kepemilikan Bahan-bahan Peledak.

Namun, setelah menjalani hukuman, pada Desember 2010 Aman kembali ditangkap karena terbukti membiayai pelatihan kelompok teroris di Jantho, Aceh Besar. Aman divonis 9 tahun penjara, hingga dinyatakan bebas di hari kemerdekaan.

Kompas TV 1.666 Narapidana di Lapas Sukamiskin Bandung Dapat Remisi

 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Regional
Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Regional
Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Regional
Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Regional
Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Regional
Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Regional
Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X