Waketum Demokrat: Harusnya Istana Undang SBY dan Prabowo untuk Bertemu

Kompas.com - 30/07/2017, 20:26 WIB
Kompas TV Dukungan PAN pada Pemerintah Dipertanyakan
|
EditorFarid Assifa

MALANG, KOMPAS.com - Wakil Ketua Umum Partai Demokrat, Nurhayati Ali Assegaf mengatakan, pertemuan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dengan Prabowo Subianto di Puri Cikeas, Bogor, Jawa Barat pada Kamis (27/7/2017) lalu semestinya tidak menjadi polemik, terutama bagi pemerintah.

Ia mengatakan, SBY yang menjadi ketua umum Partai Demokrat dan Prabowo sebagai ketua umum Partai Gerindra harusnya diundang ke Istana Negara setelah adanya pertemuan tersebut.

"Kalau menurut saya seharusnya pemerintah mengundang kedua tokoh ini untuk berkumpul di Istana. Jangan kemudian jadi polemik," katanya saat ditemui di sela Jalan Sehat Nasional Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) di Kota Malang, Minggu (30/7/2017).

Baca juga: Nurhayati: Logis Pertemuan SBY-Prabowo Dihubungkan dengan 2019


Sebab, menurutnya, pertemuan SBY-Prabowo yang merupakan dua tokoh politik itu untuk membahas persoalan bangsa. Terutama soal permasalahan pada keutuhan bangsa setelah Pilkada DKI Jakarta.

"Pertemuan Pak SBY dan Pak Prabowo ini untuk bersama-sama memecahkan permasalah bangsa. Karena kedua tokoh ini kepentingannya untuk bangsa. Untuk menjaga keutuhan NKRI. Kan sekarang dirasakan suasana dan wacana sejak Pilkada DKI Jakarta," jelasnya.

Apalagi, Nurhayati melanjutkan, Presiden Joko Widodo sudah pernah bertemu dengan SBY dan juga sudah pernah bertemu dengan Prabowo. Hal itu akan mempermudah untuk mengajak kedua tokoh itu untuk bertemu.

Baca juga: SBY Dianggap Mustahil Gandeng Prabowo dalam Koalisi untuk Pilpres

Sementara itu, SBY, menurutnya, selalu menitip pesan kepadanya agar membantu pemerintah. Yakni dengan menjalin kerja sama dengan pemerintah untuk menjaga stabilitas politik.

"Pak SBY itu selalu menekankan kepada saya, menitipkan kepada saya untuk membantu pemerintah. Tunjukkan bahwa DPR kerja sama bagus dengan pemerintah dalam arti kata menjaga stabilitas politik," katanya.

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Aceng Fikri Bisa Pastikan Wanita yang Bersamanya di Dalam Kamar Hotel Istri Sah

Aceng Fikri Bisa Pastikan Wanita yang Bersamanya di Dalam Kamar Hotel Istri Sah

Regional
Dokter Gigi yang Ditangkap Densus 88 di Sampang Terancam Diberhentikan dari PNS

Dokter Gigi yang Ditangkap Densus 88 di Sampang Terancam Diberhentikan dari PNS

Regional
Suami Istri Terduga Teroris 10 Tahun Tinggal di Sampang Madura

Suami Istri Terduga Teroris 10 Tahun Tinggal di Sampang Madura

Regional
Seorang Pria Tewas Dianiaya 2 Pelaku yang Ngamuk Saat Takziah

Seorang Pria Tewas Dianiaya 2 Pelaku yang Ngamuk Saat Takziah

Regional
Soal Pelaporan Ustaz Abdul Somad, Polda NTT Masih Periksa Saksi Ahli

Soal Pelaporan Ustaz Abdul Somad, Polda NTT Masih Periksa Saksi Ahli

Regional
Wali Kota Hendi Upayakan Pembangunan Infrastruktur di Pandanaran Dipercepat

Wali Kota Hendi Upayakan Pembangunan Infrastruktur di Pandanaran Dipercepat

Regional
6 Pekerja Asing Pemilik 500 Ton BBM Ilegal Ditangkap, Transaksi di Tengah Laut

6 Pekerja Asing Pemilik 500 Ton BBM Ilegal Ditangkap, Transaksi di Tengah Laut

Regional
Mahasiswa Papua di Malang: Yang Lalu Biarkan Berlalu

Mahasiswa Papua di Malang: Yang Lalu Biarkan Berlalu

Regional
Gempa Bogor, 25 Rumah Rusak, 200 Warga Mengungsi

Gempa Bogor, 25 Rumah Rusak, 200 Warga Mengungsi

Regional
Ada Penolakan Danau Rana Jadi Destintasi Wisata Dunia, Ini Tanggapan Pemkab Buru

Ada Penolakan Danau Rana Jadi Destintasi Wisata Dunia, Ini Tanggapan Pemkab Buru

Regional
Ayah yang 9 Tahun Jadikan 2 Putrinya Budak Seks Sadar Perkosa dan Ancam Bunuh Korban

Ayah yang 9 Tahun Jadikan 2 Putrinya Budak Seks Sadar Perkosa dan Ancam Bunuh Korban

Regional
Seorang Pria Perkosa Anak Majikan, Begini Kronologinya

Seorang Pria Perkosa Anak Majikan, Begini Kronologinya

Regional
3 Tersangka Kerusuhan Manokwari Bakar Bendera Merah Putih dan Jarah ATM

3 Tersangka Kerusuhan Manokwari Bakar Bendera Merah Putih dan Jarah ATM

Regional
Oknum Polisi yang Diduga Berikan Miras ke Mahasiswa Papua Dinonaktifkan dari Jabatannya

Oknum Polisi yang Diduga Berikan Miras ke Mahasiswa Papua Dinonaktifkan dari Jabatannya

Regional
Ini 7 Rekomendasi Pansus Angket Gubernur-Wakil Gubernur Sulsel

Ini 7 Rekomendasi Pansus Angket Gubernur-Wakil Gubernur Sulsel

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X