Kompas.com - 27/07/2017, 05:28 WIB
 Acara Istigasah Kubro Forum Ulama Kabah (FUK) dan Silaturahmi Ulama-Umara Menyongsong Gubernur Jawa Tengah yang Pro Umat Islam di Gedung Korpri, Jalan Gatot Subroto, No 2A Ungaran, Kabupaten Semarang, Rabu (26/7/2017) sore. arsip Mustafid Acara Istigasah Kubro Forum Ulama Kabah (FUK) dan Silaturahmi Ulama-Umara Menyongsong Gubernur Jawa Tengah yang Pro Umat Islam di Gedung Korpri, Jalan Gatot Subroto, No 2A Ungaran, Kabupaten Semarang, Rabu (26/7/2017) sore.
|
EditorErlangga Djumena

UNGARAN, KOMPAS.com- Pemilihan Gubernur Jawa Tengah akan digelar pada bulan Juli 2018 mendatang. Sejumlah partai parlemen saat ini mulai sibuk mempersiapkan kandidatnya, termasuk Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang memiliki delapan kursi di DPRD Propinsi Jawa Tengah.

Ketua DPW PPP Jawa Tengah KH Wafi Maimun mengatakan, ketok palu tentang Pilkada Jateng ini PPP akan patuh dengan keputusan para ulama.

"Saya minta kader PPP bersabar menunggu arahan dari para Ulama terkait Pilgub Jateng," kata Gus Wafi, panggilan akrab KH Wafi Maimun, Rabu (26/7/2017).

Saat ini sebut dia,  pihaknya masih terus melakukan penjaringan calon baik dari internal maupun eksternal partai.

Pihaknyapun juga masih menjalin komunikasi dengan sejumlah partai yang akan diajak untuk berkoalisi pada PIlkada Jateng 2018.

Baca juga: Gerindra Lirik Keponakan Prabowo Subianto untuk Pilkada Jateng 2018

Sementara itu, di Gedung Korpri, Jalan Gatot Subroto, No 2A Ungaran, Kabupaten Semarang, Rabu sore, PPP menggelar Istigasah Kubro Forum Ulama Kabah (FUK) dan Silaturahmi Ulama-Umara Menyongsong Gubernur Jawa Tengah yang Pro Umat Islam. FUK sendiri adalah organisasi sayap PPP yang mewadahi para kiai.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sekretaris FUK Jawa Tengah Haidar Bukhori mengatakan, acara tersebut sengaja dihelat untuk menyongsong pelaksanaan Pilkada Jateng 2018. Acara tersebut dihadiri langsung oleh Ketua Umum PPP Djan Faridz dan sekitar 750 undangan.

"Rencananya kami mengundang Marwan Djafar, Sudirman Said, dan Gubernur Ganjar Pranowo. Konsepnya, para ulama ingin mendengar program dari pemerintah dan apa yang akan ditawarkan dari para calon (Gubernur) ini," kata Haidar.

Ketiga nama itu disebut-sebut sebagai kandidat untuk maju sebagaua gubernur di PIlkada Jateng 2018 mendatang.

Namun hingga acara usai, ketiga nama tersebut tidak datang. Mereka, baik Marwan Djafar maupun Sudirman Said hanya mewakilkan kepada tim suksesnya. Sedangkan Ganjar mewakilkan kepada salah satu pejabat Pemprov Jawa Tengah lantaran ia diundang dalam kapasitasnya sebagai Gubernur Jawa Tengah.

"Sudirman Said melalui timnya membagi-bagikan buku visi misinya kepada hadirin," ucap Haidar.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sejumlah Warga Tak Mau Terima BST Dobel, Begini Respons Ganjar Pranowo

Sejumlah Warga Tak Mau Terima BST Dobel, Begini Respons Ganjar Pranowo

Regional
Bantu Pemkab Bogor Kejar Target, Telaga Kahuripan Fasilitasi Vaksin untuk Warga

Bantu Pemkab Bogor Kejar Target, Telaga Kahuripan Fasilitasi Vaksin untuk Warga

Regional
11 Tahun Menanti, Wonogiri Akhirnya Kantongi Predikat KLA Tingkat Pratama

11 Tahun Menanti, Wonogiri Akhirnya Kantongi Predikat KLA Tingkat Pratama

Regional
Meski PPKM Level 4 Diperpanjang, Pemkot Semarang Tak Lagi Lakukan Penyekatan

Meski PPKM Level 4 Diperpanjang, Pemkot Semarang Tak Lagi Lakukan Penyekatan

Regional
Isoman Rawan Tularkan Virus, Pemkab Wonogiri Terapkan Tempat Isolasi Terpadu

Isoman Rawan Tularkan Virus, Pemkab Wonogiri Terapkan Tempat Isolasi Terpadu

Regional
Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Regional
Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Regional
Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Regional
Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Regional
Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Regional
Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Regional
Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Regional
Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi 'Getar Dilan' Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi "Getar Dilan" Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Regional
Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Regional
Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X