Listrik Mati, Pasien RSUD Mamuju Utara Tinggalkan Ruang Perawatan

Kompas.com - 26/07/2017, 10:20 WIB
Perawat sedang memeriksa oksigen pasien dengan menggunakan alat penerangan dari ponsel di RSUD Mamuju Utara, Selasa (26/7/2017). KOMPAS.com/ JunaediPerawat sedang memeriksa oksigen pasien dengan menggunakan alat penerangan dari ponsel di RSUD Mamuju Utara, Selasa (26/7/2017).
|
EditorFarid Assifa

MAMUJU UTARA, KOMPAS.com - Pemadaman listrik yang dilakukan PT PLN Rayon Pasangkayu, Selasa malam (25/7/2017) sebanyak tiga kali selama berjam-jam membuat pelayanan di Rumah Sakit Umum Daerah ( RSUD) dan puskesmas rawat inap di Kabupaten Mamuju Utara, Sulawesi Barat lumpuh total.

Puluhan pasien yang kepanasan dan terperangkap dalam gelap gulita beramai-ramai meninggalkan kamar perawatan untuk mencari angin segar di luar ruangan.

Sejumlah pasien tampak meninggalkan kamar perawatan sambil menenteng cairan infus. Mereka dan keluarganya tidur di emperan.

Baca juga: Korupsi Dana Lahan RSUD Rp 3,5 Miliar, Sekda Toraja Utara Ditahan

Petugas dan perawat rumah sakit hanya tampak duduk di meja sambil menunggu keluarga pasien yang minta bantuan darurat seperti pasien kehabisan oksigen atau cairan infus yang tak berfungsi normal.

Ketua Komisi 2 DPRD Mamuju Utara, Arfandy Yaumil Ambo Djiwa, yang saat itu menjenguk keluarganya meminta perawat untuk mengecek oksigen yang dipasang pada salah satu pasien karena tidak berfungsi normal.

Petugas medis yang memeriksa kondisi pasien terpaksa hanya menggunakan senter ponsel karena lampu mati.

Ketua Komisi II Arfandy Yaumil Ambo Djiwa prihatin dengan profesionalitas kerja dan pelayanan rumah sakit milik pemerintah tersebut.

Padahal, menurut Arfandy, setiap tahun anggaran kesehatan selalu naik dan pengajuannya selalu disetujui. Mestinya anggaran itu digunakan untuk meningkatkan pelayana, salah satunya memperbaiki genset yang rusak.

“Kita sesalkan pihak rumah sakit. Punya genset tapi rusak bertahun-tahun, tapi tak kunjung diperbaiki. Mereka baru panik saat pemadaman terjadi hingga mengganggu aktivitas pelayanan rumah sakit,” tutur Arfandy.

Baca juga: Selama Libur Lebaran, Puskesmas dan RSUD Tetap Beroperasi

Sementara itu, Direktur Utama RSUD Mamuju Utara drg Munawir H Usman SKG yang akan dikonfirmasi tidak berada di tempat.

Perwakilan PLN pun enggan memberikan keterangan terkait pemadaman yang sering kali terjadi di Mamuju Utara ini.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

19 Daerah di Jatim Jadi Zona Kuning Covid-19, Ini Pesan Khofifah untuk Warganya...

19 Daerah di Jatim Jadi Zona Kuning Covid-19, Ini Pesan Khofifah untuk Warganya...

Regional
Lokasi Budidaya Ganja di Polybag Ternyata Rumah Orangtua Mantan Wali Kota Serang

Lokasi Budidaya Ganja di Polybag Ternyata Rumah Orangtua Mantan Wali Kota Serang

Regional
Menengok Belajar Tatap Muka di Cianjur, Protokol Covid-19 Diberlakukan Ketat

Menengok Belajar Tatap Muka di Cianjur, Protokol Covid-19 Diberlakukan Ketat

Regional
Tips Nyaman Pakai Masker dalam Waktu Lama dan Bebas Bau Mulut

Tips Nyaman Pakai Masker dalam Waktu Lama dan Bebas Bau Mulut

Regional
Budidaya 45 Batang Ganja di Polybag Bertahun-tahun, Pria Ini Berdalih untuk Penelitian

Budidaya 45 Batang Ganja di Polybag Bertahun-tahun, Pria Ini Berdalih untuk Penelitian

Regional
Kebakaran Hanguskan 158 Rumah di Jayapura, Kerugian Ditaksir Capai Rp 20 Miliar

Kebakaran Hanguskan 158 Rumah di Jayapura, Kerugian Ditaksir Capai Rp 20 Miliar

Regional
Banjir dan Longsor di Cianjur, 5 Rumah Terendam, Akses Jalan Tertutup

Banjir dan Longsor di Cianjur, 5 Rumah Terendam, Akses Jalan Tertutup

Regional
2 Pejabat di UNS Meninggal karena Covid-19, Punya Riwayat ke Ubud Bali, Kampus 'Lockdown'

2 Pejabat di UNS Meninggal karena Covid-19, Punya Riwayat ke Ubud Bali, Kampus "Lockdown"

Regional
Sekolah Gratis di Bantaran Kali Gajahwong Yogya, Kurikulumnya Diteliti Mahasiswa Berbagai Negara

Sekolah Gratis di Bantaran Kali Gajahwong Yogya, Kurikulumnya Diteliti Mahasiswa Berbagai Negara

Regional
Nyanyikan Lagu yang Menyinggung Polisi Saat Demo, Seorang Mahasiswa Ditangkap

Nyanyikan Lagu yang Menyinggung Polisi Saat Demo, Seorang Mahasiswa Ditangkap

Regional
'Tak Salah Apa-apa Kena Gas Air Mata, Aku Tuntut Kalian, Polisi'

"Tak Salah Apa-apa Kena Gas Air Mata, Aku Tuntut Kalian, Polisi"

Regional
[POPULER NUSANTARA] Diyakini Meninggal jika Bersatu, Kembar Trena Treni Terpisah 20 Tahun | Pria Tanam Ganja Pakai Polybag di Rumah

[POPULER NUSANTARA] Diyakini Meninggal jika Bersatu, Kembar Trena Treni Terpisah 20 Tahun | Pria Tanam Ganja Pakai Polybag di Rumah

Regional
Perjuangan Hidup WNI Eks Kombatan di Filipina Setelah Keluar dari Penjara

Perjuangan Hidup WNI Eks Kombatan di Filipina Setelah Keluar dari Penjara

Regional
Bawaslu Catat 291 Pertemuan Dilakukan Paslon Pilkada Gunungkidul

Bawaslu Catat 291 Pertemuan Dilakukan Paslon Pilkada Gunungkidul

Regional
Inovatif, Mahasiswa di Semarang Ciptakan Alat Pendeteksi Suhu dan Masker

Inovatif, Mahasiswa di Semarang Ciptakan Alat Pendeteksi Suhu dan Masker

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X