Alasan Ikut Shalat Subuh, Pria Ini Nekat Kuras Isi Kotak Infak

Kompas.com - 24/07/2017, 20:05 WIB
Ilustrasi pencurian ShutterstockIlustrasi pencurian
|
EditorReni Susanti

YOGYAKARTA,KOMPAS.com - WBS (41) warga Giripurwo diamankan polisi, Senin (24/7/2017). Ia diduga mencuri kotak infak di masjid Dusun Bibal, Girisuko Panggang seusai shalat Subuh.

Kapolsek Panggang AKP Tri Wibowo menyampaikan, kejadian bermula saat Ketua RT setempat, Sumaryanto, mendengar suara aneh dari Masjid At Tauhid. Dia pun langsung mendatangi masjid dan mendapati seorang pria.

Awalnya ia tidak curiga karena saat ditanya orang tersebut ingin menumpang sembahyang. Namun setelah dilakukan pengecekan, diketahui kunci kotak infak sudah dalam keadaan rusak.

Ia dan warga sekitar langsung menyerahkan WBS ke Polsek Panggang, bersama sepeda motor yang digunakannya. "Saat ditanyakan ke WBS, dia mengakui. Lalu menyerahkan ke kami untuk di proses hukum," tutur Tri saat dihubungi Senin (24/7/2017).

(Baca juga: Bocah Tepergok Curi Sepeda dan Mengaku Tiga Kali Curi Kotak Infak)

Dari pemeriksaan pelaku, WBS sudah melakukan pencurian di dua masjid lainnya. Saat ini, pihaknya sedang melakukan pendalaman terkait motor yang digunakannya yakni Yamaha Mio AB 6468 VM yang diduga hasil pencurian.

"Masih kita tindaklanjuti dengan melakukan koordinasi dengan jajajaran Polsek Purwosari," tuturnya.

Pihaknya juga masih mendalami kondisi kejiwaan BWS. Sebab,pelaku memiliki riwayat gangguan jiwa karena pernah dirawat di Rumah Sakit Jiwa Grhasia. "Kita telusuri karena kondisi kejiwaan pelaku sangat penting untuk penyelesaian kasus," pungkasnya. 



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

KPU Kepulauan Selayar Terima Anggaran Rp 22 Miliar untuk Pilkada 2020

KPU Kepulauan Selayar Terima Anggaran Rp 22 Miliar untuk Pilkada 2020

Regional
Covid-19 di Riau Bertambah Hampir 300 Kasus, Jumlah Total Melejit

Covid-19 di Riau Bertambah Hampir 300 Kasus, Jumlah Total Melejit

Regional
Tak Ada Listrik, Warga di NTT Terpaksa Nyalakan Pelita di Malam Hari, PLN: Kami Akan Survei

Tak Ada Listrik, Warga di NTT Terpaksa Nyalakan Pelita di Malam Hari, PLN: Kami Akan Survei

Regional
Kasus Covid-19 dari Klaster Santri di Bintan Bertambah 13

Kasus Covid-19 dari Klaster Santri di Bintan Bertambah 13

Regional
KA Siliwangi Berikan Tiket Rp 0, Catat Jadwal dan Cara Mendapatkannya

KA Siliwangi Berikan Tiket Rp 0, Catat Jadwal dan Cara Mendapatkannya

Regional
Sebelum Meninggal Terpapar Covid-19, Sinden Sering Isi Acara dan Bertemu Banyak Orang

Sebelum Meninggal Terpapar Covid-19, Sinden Sering Isi Acara dan Bertemu Banyak Orang

Regional
Kajari Jember dan 4 Pegawai Positif Covid-19, Kantor Tetap Buka

Kajari Jember dan 4 Pegawai Positif Covid-19, Kantor Tetap Buka

Regional
Fakta di Balik 16 Orang Positif Covid-19 Usai Arisan RT di Kulon Progo, Petugas Tracing 2 Pasar

Fakta di Balik 16 Orang Positif Covid-19 Usai Arisan RT di Kulon Progo, Petugas Tracing 2 Pasar

Regional
Klaster Baru, Sejumlah Santri di Banyumas Positif Covid-19, 2 Ponpes Diminta Lockdown

Klaster Baru, Sejumlah Santri di Banyumas Positif Covid-19, 2 Ponpes Diminta Lockdown

Regional
Beras Bansos Bercampur Biji Plastik, Ini Kata Bupati Cianjur

Beras Bansos Bercampur Biji Plastik, Ini Kata Bupati Cianjur

Regional
Detik-detik Pasar Wage di Purwokerto Terbakar, Ratusan Pedagang Panik Selamatkan Dagangan

Detik-detik Pasar Wage di Purwokerto Terbakar, Ratusan Pedagang Panik Selamatkan Dagangan

Regional
Bupati Aceh Barat Positif Terjangkit Virus Corona

Bupati Aceh Barat Positif Terjangkit Virus Corona

Regional
Tak Pernah Nikmati Listrik, Warga Desa di NTT Merasa Dianaktirikan Negara

Tak Pernah Nikmati Listrik, Warga Desa di NTT Merasa Dianaktirikan Negara

Regional
Wanita Ditemukan Tinggal di Gorong-gorong 2 Bulan, Dinsos Buleleng: Kita Dampingi

Wanita Ditemukan Tinggal di Gorong-gorong 2 Bulan, Dinsos Buleleng: Kita Dampingi

Regional
Kena PHK di Malaysia, Ratusan TKI Asal Aceh Alami Kesulitan Ekonomi

Kena PHK di Malaysia, Ratusan TKI Asal Aceh Alami Kesulitan Ekonomi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X