Viral Protes Keluarga Calon Pengantin di Facebook gara-gara Jokowi Datang

Kompas.com - 15/07/2017, 13:36 WIB
Seorang warga Balikpapan mengunggah ke Facebook rasa tidak puas atas kunjungan Presiden RI Joko Widodo lantaran mengganggu persiapan pesta pernikahan di Balikpapan Sport and Convention Center (BSCC). Pemerintah kota dinilai sewenang-wenang. Pemerintah kota juga membantah keluhan ini. Pemerintah dan pihak keluarga penyelenggara hajatan sudah saling sepakat. dok. FacebookSeorang warga Balikpapan mengunggah ke Facebook rasa tidak puas atas kunjungan Presiden RI Joko Widodo lantaran mengganggu persiapan pesta pernikahan di Balikpapan Sport and Convention Center (BSCC). Pemerintah kota dinilai sewenang-wenang. Pemerintah kota juga membantah keluhan ini. Pemerintah dan pihak keluarga penyelenggara hajatan sudah saling sepakat.
|
EditorCaroline Damanik

BALIKPAPAN, KOMPAS.com – Dampak kunjungan kerja Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) ke Balikpapan, Kalimantan Timur, beberapa waktu lalu sempat heboh di media sosial. Seorang warga Balikpapan mengunggah status ketidakpuasannya ke Facebook.

Pemilik akun Syirina menuliskan bahwa keluarganya tengah menyiapkan pesta pernikahan di Balikpapan Sport and Convention Center (BSCC) sejak Senin hingga Jumat. Warga menyebut BSCC sebagai "dome" lantaran bentuknya seperti kubah. Pernikahan sendiri berlangsung Sabtu (15/7/2017) ini.

Menurut dia, Pemerintah Kota mendadak datang dan menghentikan proses persiapan, membongkar beberapa calon dekorasi, dengan alasan bahwa tempat itu akan dipakai untuk acara Presiden Jokowi.

“Jauh" hari udh ngeblok DOM buat acara(senin sampai jumat) sabtu... udh 3 hari pengerjaan tiba" datang orang pemerintahan minta d bongkar semua yg sdh d pasang....karna mo ada Jokowi datang jatax....maksudx apa!!!!!! Knapa g jauh" hari mereka prepare....tolong jgn begitu... bpk Jokowi aja mungkin g mau ganggu kerjaan orang... knapa g cari gedung lain aj ....” tulisnya.

Pada hari yang sama, dia kembali menulis status.

“Mereka menyuruh bongkar dekorasi resepsi anak saya untuk tgl 15 hari sabtu..... yg sdh berdiri yg d kerjakan dari hari selasa untuk menyambut bpk Jokowidodo.” ungkapnya.

(Baca juga: Minta Maaf, Ibu Calon Pengantin yang Protes di Facebook gara-gara Jokowi Datang)

Pada hari Kamis (13/7/2017), Presiden Jokowi datang ke Balikpapan untuk menyerahkan 1.535 sertifikat tanah sebagai bagian dari Program Strategis Nasional, Pembinaan, dan  Fasilitas Serta Kerja sama Akses Reform. Acara itu pun digelar di BSCC.

Sementara itu, akhirnya status di akun Facebook Syirina itu diduga sudah dihapus. Pada hari itu pula, pemilik akun mengunggah permintaan maaf atas postingan sebelumnya.  

“Alhamdulillah ... dgn segala kekurangan n kehilafan kami...d karenakan "miscomunication" antara kami n bpk" penyelenggara Di Dom tadi mlm....saya hanya seorang ibu yg hanya punya impian menghadirkan suasana indah rungan yg akan di jadikan tempat mereka menerima kerabat dgn doa restux... kami meminta maaf atas postingan kami ..... ....terutama buat bpk Rizal Efendy. N ibu Arita ... yg pasti mengurut dada sambil berucap astaqfirullah liat postingan kami....kami cinta damai...n kami beriman......buat bpk wali kota... ini salah satu ulah wargax... tahan mental pasti bapakx kiki.......” tulisnya.

(Baca juga: Ibu Calon Pengantin Protes di Facebook gara-gara Jokowi Datang, Ini Respons Wali Kota)

 

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sulamah, Istri Wali Kota Tidore Kepulauan, Meninggal karena Corona

Sulamah, Istri Wali Kota Tidore Kepulauan, Meninggal karena Corona

Regional
Seorang Wanita Ditangkap karena Bunuh dan Buang Bayi ke Selokan

Seorang Wanita Ditangkap karena Bunuh dan Buang Bayi ke Selokan

Regional
Bayi 6 Hari Positif Covid-19 dan Disebut Kasus Pertama di Indonesia

Bayi 6 Hari Positif Covid-19 dan Disebut Kasus Pertama di Indonesia

Regional
Di Jatim, Anak Tenaga Kesehatan yang Tangani Covid-19 Bebas Masuk SMA Negeri

Di Jatim, Anak Tenaga Kesehatan yang Tangani Covid-19 Bebas Masuk SMA Negeri

Regional
38 Warga Keracunan Usai Santap Nasi Kuning di Acara Ulang Tahun

38 Warga Keracunan Usai Santap Nasi Kuning di Acara Ulang Tahun

Regional
[POPULER NUSANTARA] Ayah Setubuhi 2 Anaknya hingga Hamil | Polisi Ketakutan Dipeluk Keluarga Pasien Covid-19

[POPULER NUSANTARA] Ayah Setubuhi 2 Anaknya hingga Hamil | Polisi Ketakutan Dipeluk Keluarga Pasien Covid-19

Regional
Usir Petugas Ber-APD yang Jemput PDP Kabur, Warga: Balik, di Sini Tak Ada Corona!

Usir Petugas Ber-APD yang Jemput PDP Kabur, Warga: Balik, di Sini Tak Ada Corona!

Regional
Bupati Wonogiri: Kami Sudah Zero Covid-19

Bupati Wonogiri: Kami Sudah Zero Covid-19

Regional
Saat Karya Imelda Adams Seniman Asal Cilegon Tampil di Akun Resmi Instagram

Saat Karya Imelda Adams Seniman Asal Cilegon Tampil di Akun Resmi Instagram

Regional
Dihantam Kereta dan Terseret 30 Meter, Honda Jazz Ringsek, Sopir Lecet-lecet

Dihantam Kereta dan Terseret 30 Meter, Honda Jazz Ringsek, Sopir Lecet-lecet

Regional
Tenaga Medis Covid-19 Diintimidasi hingga Trauma, Ganjar: Siapa yang Mengancam?

Tenaga Medis Covid-19 Diintimidasi hingga Trauma, Ganjar: Siapa yang Mengancam?

Regional
Buntut Rencana Diskusi CLS UGM, Penyelenggara dan Narasumber Mendapat Teror dan Ancaman Pembunuhan

Buntut Rencana Diskusi CLS UGM, Penyelenggara dan Narasumber Mendapat Teror dan Ancaman Pembunuhan

Regional
Diduga Unggah Gambar Mirip Logo PKI di Instagram, Seorang Pria di Jambi Ditangkap Polisi

Diduga Unggah Gambar Mirip Logo PKI di Instagram, Seorang Pria di Jambi Ditangkap Polisi

Regional
Detik-detik Honda Jazz Tertabrak Kereta Api di Grobogan, Pengemudi Selamat meski Mobil Ringsek

Detik-detik Honda Jazz Tertabrak Kereta Api di Grobogan, Pengemudi Selamat meski Mobil Ringsek

Regional
BIN Gelar Rapid Test Massal di Kawasan Zona Merah Surabaya, 153 Orang Reaktif

BIN Gelar Rapid Test Massal di Kawasan Zona Merah Surabaya, 153 Orang Reaktif

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X