Sebelum Tewas Tertabrak Truk, Korban Ganti Nama WA Jadi "Calon Mayat"

Kompas.com - 21/06/2017, 05:56 WIB
Truk hino ringsek setelah menabrak pejalan kaki dan empat kendaraan bermotor di Secang, Magelang, Selasa (20/6/2017). Empat orang meninggal dunia akibat kecelakaan itu. Kompas.com/Ika FitrianaTruk hino ringsek setelah menabrak pejalan kaki dan empat kendaraan bermotor di Secang, Magelang, Selasa (20/6/2017). Empat orang meninggal dunia akibat kecelakaan itu.
|
EditorReni Susanti

MAGELANG, KOMPAS.com - Duka mendalam dirasakan keluarga dan kerabat korban kecelakaan karambol yang terjadi di Jalan Magelang-Semarang, depan Kantor Pos Secang, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Selasa (20/6/2017) sore.

Dari empat korban yang meninggal dunia, dua di antaranya adalah pasangan suami istri atas nama Musthofa Shofiyuloh (27) dan Lailatul Masroh (26). Keduanya tinggal di Dusun Kauman, Desa Payaman, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang.

Pada saat kecelakaan terjadi, keduanya sedang berboncengan mengendarai sepeda motor Honda Supra nopol AA 2606 YA. Mereka tertabrak truk Hino yang hilang kendali saat melaju dari kawasan Krincing, Kecamatan Secang.

Awan Wiratno, salah satu kerabat Mustofa Shofiyuloh menuturkan, korban adalah guru di MI Arrosyidin Payaman. Dia memiliki kepribadian yang shaleh dan merupakan hafiz (penghafal) Al Quran 30 juz.


(Baca juga: Kecelakaan Karambol di Jalan Magelang-Semarang, Empat Orang Tewas)

 

Menurut Awan, korban juga memiliki garis keturunan dengan Romo Agung, salah satu ulama besar yang makamnya sering diziarahi banyak orang.

Awan mengaku terakhir bertemu korban beberapa hari lalu saat mengambil rapot anaknya di MI Arrosyidin. Tidak ada hal aneh pada diri korban. Hanya saja, nama profil WhatsApp milik korban telah berganti menjadi "Calon Mayat Sofi" sejak dua bulan lalu.

"Tadinya ku pikir hanya main-main tapi ternyata, subhanallah, sudah menjadi takdir. Dia menulis nama profil itu seolah tahu ajalnya sudah mendekat," tuturnya.

Jenazah Musthofa Shofiyuloh (27) dan sang istri telah dimakamkan di pemakaman keluarga di Dusun Kauman, Desa Payaman, pukul 23.00 WIB.

Seperti diberitakan, kecelakaan beruntun terjadi di Jalan Magelang-Semarang, Selasa (20/6/2017). Kecelakaan bermula ketika sebuah truk Hino sarat muatan hilang kendali hingga menabrak seorang pejalan kaki, Maryam (65) dari arah Semarang.

Maryam meninggal di lokasi kejadian. Truk bernomor polisi BA 9937 JD juga menghantam sepeda motor supra AA 2606 YA yang dikendarai oleh pasangan itu, kemudian menabrak mobil Inova BB 1349 UKA dan mobil angkutan umum.

(Baca juga: Khawatir Terjadi Kecelakaan, Warga Diimbau Tidak Takbir Keliling)

 

Truk baru berhenti setelah menghantam gerobak angkringan milik warga di tepi jalan.

"Pengemudi truk sudah kami amankan di Polsek Secang untuk penyidikan lebih lanjut. Kami juga masih berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan guna mengetahui penyebab pastinya," ucapnya. 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ini Identitas 8 Korban Tewas Kecelakaan Bus Pariwisata di Subang

Ini Identitas 8 Korban Tewas Kecelakaan Bus Pariwisata di Subang

Regional
Wakil Gubernur Jabar: Sunda Empire dan Kesultanan Selaco Sah-sah Saja

Wakil Gubernur Jabar: Sunda Empire dan Kesultanan Selaco Sah-sah Saja

Regional
Kronologi Kecelakaan Bus Pariwisata di Subang yang Tewaskan 8 Orang

Kronologi Kecelakaan Bus Pariwisata di Subang yang Tewaskan 8 Orang

Regional
Ladang Ganja Ditemukan di Gunung Guntur Garut

Ladang Ganja Ditemukan di Gunung Guntur Garut

Regional
Bus yang Terguling dan Tewaskan 8 Orang Angkut Wisatawan dari Tangkuban Parahu

Bus yang Terguling dan Tewaskan 8 Orang Angkut Wisatawan dari Tangkuban Parahu

Regional
Satu Kantor Desa di Tasikmalaya Diduga Dibakar Orang Tak Dikenal

Satu Kantor Desa di Tasikmalaya Diduga Dibakar Orang Tak Dikenal

Regional
Korban Tewas Kecelakaan Bus di Subang Bertambah Jadi 8 Orang

Korban Tewas Kecelakaan Bus di Subang Bertambah Jadi 8 Orang

Regional
Sultan Putra Kusumah VIII: Kesultanan Selaco Cagar Budaya dan Diakui UNESCO

Sultan Putra Kusumah VIII: Kesultanan Selaco Cagar Budaya dan Diakui UNESCO

Regional
Dibekap, Jasad Dibuang ke Jurang, Anak Hakim Medan Ingin Pelaku Dihukum Seumur Hidup

Dibekap, Jasad Dibuang ke Jurang, Anak Hakim Medan Ingin Pelaku Dihukum Seumur Hidup

Regional
Kapal Pengangkut 25 Drum Avtur Hilang Kontak di Laut Maluku Sejak Sepekan Lalu

Kapal Pengangkut 25 Drum Avtur Hilang Kontak di Laut Maluku Sejak Sepekan Lalu

Regional
Tepergok Mesum di Parkiran Mal, Pengemudi Honda Jazz Tabrak Satpam dan Palang Otomatis

Tepergok Mesum di Parkiran Mal, Pengemudi Honda Jazz Tabrak Satpam dan Palang Otomatis

Regional
Bus Pariwisata Alami Kecelakaan di Subang, 6 Orang Tewas

Bus Pariwisata Alami Kecelakaan di Subang, 6 Orang Tewas

Regional
Bolos Kerja 176 Hari, 3 Guru SD dan 1 Pegawai Administrasi SMP Terancam Dipecat

Bolos Kerja 176 Hari, 3 Guru SD dan 1 Pegawai Administrasi SMP Terancam Dipecat

Regional
Siswi SD Diperkosa 8 Pemuda, Korban Dibuat Mabuk dengan Lem Cap Kambing

Siswi SD Diperkosa 8 Pemuda, Korban Dibuat Mabuk dengan Lem Cap Kambing

Regional
Solusi Permanen Risma untuk Atasi Banjir di Surabaya

Solusi Permanen Risma untuk Atasi Banjir di Surabaya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X