Kompas.com - 20/06/2017, 20:27 WIB
Truk hino ringsek setelah menabrak pejalan kaki dan empat kendaraan bermotor di Secang, Magelang, Selasa (20/6/2017). Empat orang meninggal dunia akibat kecelakaan itu. Kompas.com/Ika FitrianaTruk hino ringsek setelah menabrak pejalan kaki dan empat kendaraan bermotor di Secang, Magelang, Selasa (20/6/2017). Empat orang meninggal dunia akibat kecelakaan itu.
|
EditorErlangga Djumena

MAGELANG, KOMPAS.com - Kecelakaan beruntun terjadi di jalan Magelang-Semarang, tepatnya di depan Kantor Pos Secang, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Selasa (20/6/2017) sore.

Sebanyak empat orang meninggal dunia akibat kecelakaan tersebut.

Informasi dari Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Magelang AKP Didi Dewantara, kecelakaan berawal ketika truk hino bermuatan makanan ringan melaju dengan kecepatan sedang dari arah Semarang menuju Magelang/Yogyakarta.

Truk bernomor polisi BA 9937 JD itu tiba-tiba hilang kendali lalu menabrak seorang pejalan kaki di pertigaan Krincing, Kecamatan Secang. Pejalan kaki yang diketahui bernama Maryam (65) itu meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP).

Alih-alih berhenti, truk itu masih melaju hingga 200 meter dan menabrak sebuah angkutan umum jenis Carry dengan nopol AA 1108 AK, yang dikemudikan oleh Tafsir (39).

"Pengemudi angkutan umum meninggal dunia setelah sempat dilarikan ke RSUD Tidar Kota Magelang. Korban mengalami luka berat," ujar Didi.

Truk yang dikemudikan oleh Suprih (28), warga Desa Tulis, Kecamatan Kebok, Kabupaten Kudus, Jawa Timur itu belum berhenti juga malah menabrak sepeda motor Honda Supra AA 2606 YA dan Mobil Toyota Inova BB 1349 UKA yang sedang melaju di kanan jalan.

Truk masih melaju dan menyeret kendaraan-kendaraan yang ditabraknya hingga ratusan meter. Truk tersebut baru berhenti setelah menabrak sebuah gerobak angkringan milik warga.

"Dua penumpang sepeda motor menjadi korban, yakni pengemudi Musthofa (27) dan yang membonceng atas nama Lailatul Masroh (26). Korban Lailatul meninggal dalam perjalanan ke RSUD Tidar Kota Magelang," ucapnya.

Didi menyatakan, hingga saat ini pengemudi truk sudah diamankan di Mapolsek Secang untuk pemeriksaan lebih lanjut. Pihaknya juga sedang berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan setempat guna menyelidiki penyebab kecelakaan maut tersebut.

"Kalau diamati tadi, truk hilang kendali karena over muatan. Tapi, akan dilakukan uji teknis dulu oleh Dinas Perhubungan untuk mencari penyebab pasti," kata dia.

Baca juga: Jatuh Saat Menyusul, Seorang Pemudik Motor Tewas di Limbangan

Kompas TV Dua kecelakaan maut terjadi jalur mudik di Blora, Jawa Tengah dan Gilimanuk, Bali.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Regional
Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Regional
Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Regional
Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Regional
Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Regional
Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Regional
Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Regional
Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Regional
Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Regional
Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Regional
Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Regional
Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Regional
Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Regional
Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Regional
Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X