Polisi Gerebek Produsen Jamu Kuat Merek "Tarzan X" di Banyuwangi

Kompas.com - 29/05/2017, 21:25 WIB
|
EditorFarid Assifa

SURABAYA, KOMPAS.com - Tim Polrestabes Surabaya menggerebek produsen jamu kuat lelaki di Banyuwangi, Jawa Timur, Sabtu (27/5/2017) lalu.

Produk jamu kuat merek "Tarzan X" tersebut disita karena tidak memiliki legalitas izin edar dari instansi berwenang.

Baca juga: Bos Jamu Kuat Ditangkap Polisi

Dari peredarannya di Surabaya, polisi melakukan penelusuran hingga ke rumah produsen di Desa Bakungan, Kecamatan Glagah, Kabupaten Banyuwangi.

"Produsen kami amankan beserta barang bukti produk dan bahan bakunya," kaya Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Shinto Silitonga, Senin (29/5/2017).

Selain bermerek Tarzan X, jamu kuat juga dikemas dengan merek lain seperti Sendu dan Naga Mas, dan Akar Ginseng. Di pasaran, satu botol berkapasitas 120 mililiter dijual Rp 7.500.

"Jamu diracik dari beberapa komposisi bahan di antaranya cabai, gula merah, jahe, kumis kucing dan sentok, dicampur bahan kimia untuk kekuatan tubuh," jelasnya.

Baca juga: Polisi Bongkar Keberadaan Pabrik Jamu Palsu di Sidoarjo

Kepada polisi, Lilik Sunarti, produsen jamu mengaku mendapatkan keahlian meracik jamu kuat dari saudaranya yang saat ini mendekam di penjara dengan kasus yang sama.

Kata Shinto, produk jamu kuat tersebut tidak memiliki izin edar dan izin produksi.

"Jika bahan kimia itu dicampur tidak prosedur, dikhawatirkan bisa merusak kesehatan bagi yang mengonsumsinya," pungkas Shinto.

Kompas TV Ratusan produk jamu tradisional ilegal disita polisi dalam penggeledahan dua pabrik di Cilacap, Jawa Tengah. Jamu atau obat tanpa izin ini berbahaya karena mengandung zat kimia. Ratusan jamu tradisional yang disita di antaranya jamu kuat, jamu pegal linu, dan gatal-gatal. Barang bukti ini disita dalam penggerebekan dua pabrik di Cilacap. Kedua pabrik jamu telah melanggar peraturan pemerintah tentang kesehatan. Setiap bulan, omzet pabrik ini mencapai 100 juta rupiah. Jamu tradisional ilegal ini dipasarkan di luar pulau Jawa. Selain menyita barang bukti jamu, polisi juga menangkap tiga tersangka.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Selamat, Jatim Berhasil Kumpulkan Total 11 Opini WTP dari BPK

Selamat, Jatim Berhasil Kumpulkan Total 11 Opini WTP dari BPK

Regional
Buka Turnamen Basket Antar Klub Se-Kaltara, Gubernur Zainal: Ini Merupakan Sejarah

Buka Turnamen Basket Antar Klub Se-Kaltara, Gubernur Zainal: Ini Merupakan Sejarah

Regional
Ganjar Siapkan Dua Langkah Jitu untuk Tangani Banjir Rob di Tanjung Emas

Ganjar Siapkan Dua Langkah Jitu untuk Tangani Banjir Rob di Tanjung Emas

Regional
Dishub Jabar Sebut Mudik Lebaran 2022 Berjalan Lancar meski Macet

Dishub Jabar Sebut Mudik Lebaran 2022 Berjalan Lancar meski Macet

Regional
Bantu UMKM di Tempat Wisata, Pemprov Jabar Upayakan Standardisasi Harga

Bantu UMKM di Tempat Wisata, Pemprov Jabar Upayakan Standardisasi Harga

Regional
Kangen: Kisah Antara Aku, Kau dan Yogya

Kangen: Kisah Antara Aku, Kau dan Yogya

Regional
Khofifah Jadi Pembina K3 Terbaik, Jatim 4 Kali Berturut-turut Raih Penghargaan K3 Nasional

Khofifah Jadi Pembina K3 Terbaik, Jatim 4 Kali Berturut-turut Raih Penghargaan K3 Nasional

Regional
Dani Ramdan Dilantik sebagai Pj Bupati Bekasi, Wagub Uu Sampaikan Pesan Ini

Dani Ramdan Dilantik sebagai Pj Bupati Bekasi, Wagub Uu Sampaikan Pesan Ini

Regional
Kasus Covid-19 di Jabar Mereda, Warga Diminta Waspadai Penyakit Emerging dan Re-emerging

Kasus Covid-19 di Jabar Mereda, Warga Diminta Waspadai Penyakit Emerging dan Re-emerging

Regional
Di Italia, Ridwan Kamil Singgung Pemanasan Global hingga Kondisi Pascapandemi

Di Italia, Ridwan Kamil Singgung Pemanasan Global hingga Kondisi Pascapandemi

Regional
Bedegong Mountain Bike Digelar, Wagub Uu Sampaikan Dukungannya

Bedegong Mountain Bike Digelar, Wagub Uu Sampaikan Dukungannya

Regional
Semakin Terpesona dengan Energi Bersih Danau Toba

Semakin Terpesona dengan Energi Bersih Danau Toba

Regional
Plh Gubernur Jabar Segera Lantik Penjabat Bupati Bekasi

Plh Gubernur Jabar Segera Lantik Penjabat Bupati Bekasi

Regional
Lantik 21 PPIH Embarkasi Jakarta–Bekasi 2022, Wagub Jabar Berharap Petugas Berikan Pelayanan Prima

Lantik 21 PPIH Embarkasi Jakarta–Bekasi 2022, Wagub Jabar Berharap Petugas Berikan Pelayanan Prima

Regional
Menguak Keluh Kesah Warga Mentawir Kaltim akibat Air Sungai Tercemar Bekas Galian Tambang

Menguak Keluh Kesah Warga Mentawir Kaltim akibat Air Sungai Tercemar Bekas Galian Tambang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.