Bupati Semarang Wajibkan Tempat Hiburan Tutup Total Selama Ramadhan

Kompas.com - 25/05/2017, 22:46 WIB
Peta Ungaran, Ibukota Kabupaten Semarang Google MapsPeta Ungaran, Ibukota Kabupaten Semarang
|
EditorAmir Sodikin

UNGARAN, KOMPAS.com - Bupati Semarang Mundjirin mewajibkan kepada semua pengelola usaha hiburan, baik karaoke, panti mandi uap, panti pijat, biliar, dan sejenisnya untuk menutup kegiatan usahanya selama bulan Ramadhan.

Kebijakan itu dikeluarkan oleh Mundjirin untuk menjaga bulan Ramadhan 2017 agar kondusif. "Kemarin (22/5/2017) Surat Edaran Bupati Semarang sudah kita kirimkan ke semua pengusaha atau pengelola karaoke, panti mandi uap, panti pijat dan biliar. Semuanya satu-satu kita antar," ungkap Kepala Dinas Pariwisata Kepala Disparta Kabupaten Semarang, Partono, Kamis (25/5/2017) malam.

Terkait surat edaran Bupati Semarang menyambut bulan suci Ramadhan 2017 ini pihaknya sudah berkoordinasi dengan PHRI, paguyuban pengusaha karaoke dan pengurus ormas keagamaan seperti Muhammadiyah dan NU, serta instansi terkait lainnya.

"Kami minta edaran Bupati ini dipatuhi, karena kami akan melakukan patroli," jelasnya. Menurut Partono, pengawasan secara formal akan dilakukan pada awal puasa, pertengahan puasa dan mendekati hari raya Idul Fitri dengan menggelar patroli bersama kepolisian dan Satpol PP.

Ia menyebutkan di Kabupaten Semarang terdapat 35 tempat karaoke, 20 tempat mandi uap, dan sejumlah arena biliar. "Jumlah itu yang terdaftar resmi," imbuhnya.

Selain kepada pengelola tempat hiburan, Surat Edaran Bupati Semarang ini juga ditujukan kepada pengelola atau pengusaha hotel, restoran, rumah makan, warung makan, dan sejenisnya agar menyesuaikan dalam kegiatanya untuk tidak memperdagangkan makanan atau minuman secara terbuka pada siang hari selama Ramadhan.

"Mudah-mudahan dipatuhi semuanya. Kita sudah jalan tiga tahun ini dan positif, bahkan ada pengusaha karaoke yang proaktif menanyakan surat edarannya kok belum dikirim," kata Partono.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Terpisah, Wakapolres Semarang Kompol Cahyo Widyatmoko mengatakan, jajaranya mendukung penuh kebijakan Pemkab Semarang yang melarang semua tempat hiburan tutup total selama Ramadhan.

 

Baca juga: Ada Tim Khusus untuk Tanggulangi Konflik Sosial di Kabupaten Semarang

Oleh sebab itu pihaknya mengimbau kepada seluruh ormas yang ada di Kabupaten Semarang agar tidak melakukan sweeping tempat-tempat hiburan. "Kalau menemukan pelanggaran, silahkan laporkan ke polisi terdekat," kata Cahyo

Ia mengungkapkan, bersama instansi terkait akan melakukan patroli bersama secara intensif dalam rangka pengawasan dan melaksakan tindakan persuasif untuk mencegah kegiatan perjudian, miras, prostitusi maupun narkoba.

"Terutama kepada Kapolsek Bandungan akan kami tekankan, karena Bandungan ini banyak tempat hiburan," pungkasnya.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Regional
Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Regional
Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Regional
Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Regional
Gerakkan Masyarakat untuk Tangani Pandemi, BNPB Gelar Pelatihan 1.000 Relawan Covid-19 di DIY

Gerakkan Masyarakat untuk Tangani Pandemi, BNPB Gelar Pelatihan 1.000 Relawan Covid-19 di DIY

Regional
Entaskan Pandemi di Samarinda, Satgas Covid-19 Gelar Pelatihan 1.000 Relawan

Entaskan Pandemi di Samarinda, Satgas Covid-19 Gelar Pelatihan 1.000 Relawan

Regional
Kendalikan Pandemi di Riau, Gubernur Syamsuar Harap Relawan Covid-19 Lakukan Ini

Kendalikan Pandemi di Riau, Gubernur Syamsuar Harap Relawan Covid-19 Lakukan Ini

Regional
Pemkab Dharmasraya Targetkan Vaksinasi Pelajar Selesai September, Jokowi Berikan Apresiasi

Pemkab Dharmasraya Targetkan Vaksinasi Pelajar Selesai September, Jokowi Berikan Apresiasi

Regional
Ekspor Pertanian Meningkat Rp 8,3 Triliun, Jateng Raih Penghargaan Abdi Bakti Tani

Ekspor Pertanian Meningkat Rp 8,3 Triliun, Jateng Raih Penghargaan Abdi Bakti Tani

Regional
TNI, Polri, dan IPDN Gelar Vaksinasi Massal Jelang PON XX 2021 di Papua

TNI, Polri, dan IPDN Gelar Vaksinasi Massal Jelang PON XX 2021 di Papua

Regional
Mendadak Jadi Penyiar Radio, Gubernur Ganjar Dapat Curhatan dari Pendengar

Mendadak Jadi Penyiar Radio, Gubernur Ganjar Dapat Curhatan dari Pendengar

Regional
Gelar Tes Rapid Antigen Gratis, Pemkot Madiun Targetkan PPKM Level 1

Gelar Tes Rapid Antigen Gratis, Pemkot Madiun Targetkan PPKM Level 1

Regional
Dapat Kejutan, Ganjar Pranowo Terima Baju Adat dari Masyarakat Tobelo

Dapat Kejutan, Ganjar Pranowo Terima Baju Adat dari Masyarakat Tobelo

Regional
Antusiasme Warga Pulau Parang Sambut Ganjar Pranowo

Antusiasme Warga Pulau Parang Sambut Ganjar Pranowo

Regional
Persiapan Matang, Kontingen Papua Optimistis Bisa Masuk 5 Besar PON XX

Persiapan Matang, Kontingen Papua Optimistis Bisa Masuk 5 Besar PON XX

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.