Dijerat UU ITE, Baiq Nuril Akan Tuntut Balik Mantan Atasannya

Kompas.com - 17/05/2017, 22:25 WIB
Nuril bersama pendamping dan kuasa hukum, saat berada di ruang sidang di Pengadilan Negeri Mataram, Rabu (17/5/2017). KOMPAS.com/ Karnia SeptiaNuril bersama pendamping dan kuasa hukum, saat berada di ruang sidang di Pengadilan Negeri Mataram, Rabu (17/5/2017).
|
EditorErlangga Djumena

MATARAM, KOMPAS.com - Tim kuasa hukum Baiq Nuril, mantan tenaga honorer SMAN 7 Mataram yang dijerat UU ITE karena diduga menyebarkan rekaman asusila atasannya, akan melakukan tuntutan balik terhadap HM, yang melaporkannya.

"Kalau melihat fakta persidangan ketika ini dibuka tadi, maka Insya Allah akan ada laporan balik," kata kuasa hukum Nuril, Fauzia Tiaida usai sidang di Pengadilan Negeri (PN) Mataram, Rabu (17/5/2017).

Fauzia mengatakan, pihaknya bersama tim penasihat hukum #SaveIbuNuril akan mendiskusikan terkait rencana tersebut.

"Kami dengan tim penasihat hukum sedang dalam rangka proses ke arah itu. Kami akan berkumpul untuk mendiskusikan," kata Fauzia.

Hari ini, sidang ketiga kasus UU ITE yang menjerat Nuril digelar di PN Mataram. Sidang dengan agenda pemeriksaan saksi dilakukan secara tertutup karena berkaitan dengan perkara kesusilaan.

Dalam sidang tersebut, majelis hakim memutar rekaman percakapan telepon antara Nuril dengan HM,  atasannya yang diduga mengandung unsur asusila. Rekaman inilah yang kemudian menyebar dan menyebabkan HM dihentikan dari jabatan Kepala Sekolah.

Atas tersebarnya rekaman ini, Nuril kemudian dilaporkan dan didakwa dengan Pasal 27 ayat (1) Jo Pasal 45 ayat (1) UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Sidang juga dihadiri puluhan pendukung #SaveIbuNuril yang setia menunggu di luar ruangan sidang. Mereka juga sempat membentangkan spanduk berisi tanda tangan petisi sebagai dukungan untuk Nuril.

Sementara itu saat hendak dikonfirmasi, saksi pelapor HM berlari menghindari kejaran wartawan. HM tampak terburu-buru, Ia lalu masuk ke dalam mobil yang terparkir di luar Kantor PN Mataram. 

Baca juga: #SaveIbuNuril, Dering Telepon Berujung Jeruji Besi



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[POPULER NUSANTARA] Rumah Mahfud MD di Madura Didemo Massa | Jejak Ali Kalora Pemimpin MIT di Sulteng

[POPULER NUSANTARA] Rumah Mahfud MD di Madura Didemo Massa | Jejak Ali Kalora Pemimpin MIT di Sulteng

Regional
Istri Dokter Sardjono Meninggal, Diduga Tertular Covid-19 dari Suaminya

Istri Dokter Sardjono Meninggal, Diduga Tertular Covid-19 dari Suaminya

Regional
Diskusi soal Penanganan Covid-19, AHY Malam-malam Sowan ke Ganjar

Diskusi soal Penanganan Covid-19, AHY Malam-malam Sowan ke Ganjar

Regional
Menyusul Suaminya, Istri Dokter Sardjono Meninggal akibat Covid-19

Menyusul Suaminya, Istri Dokter Sardjono Meninggal akibat Covid-19

Regional
Kasus Covid-19 Melonjak, Lampu Jalan Protokol di Kota Tegal Dimatikan

Kasus Covid-19 Melonjak, Lampu Jalan Protokol di Kota Tegal Dimatikan

Regional
Pengasuh dan Pengurus Pondok Positif Covid-19, Seorang Santri Terpapar Corona

Pengasuh dan Pengurus Pondok Positif Covid-19, Seorang Santri Terpapar Corona

Regional
Kunjungi Kader di Daerah, AHY Ingin Ulang Kenangan Manis di Jawa Tengah

Kunjungi Kader di Daerah, AHY Ingin Ulang Kenangan Manis di Jawa Tengah

Regional
Kembali Zona Merah, Wali Kota Batu Sebut karena Klaster Keluarga, Bukan Pariwisata

Kembali Zona Merah, Wali Kota Batu Sebut karena Klaster Keluarga, Bukan Pariwisata

Regional
Gubernur Gorontalo Jelaskan Penyebab Pulau Dudepo Belum Teraliri Listrik

Gubernur Gorontalo Jelaskan Penyebab Pulau Dudepo Belum Teraliri Listrik

Regional
Turnamen Sepak Bola Ditonton Ribuan Orang, Satgas: Sebenarnya Bisa Dibubarkan, Cuma...

Turnamen Sepak Bola Ditonton Ribuan Orang, Satgas: Sebenarnya Bisa Dibubarkan, Cuma...

Regional
Ratusan TPS di NTT Tak Miliki Listrik dan Jaringan Internet yang Memadai

Ratusan TPS di NTT Tak Miliki Listrik dan Jaringan Internet yang Memadai

Regional
Turnamen Sepak Bola Ditonton Ribuan Orang Saat PSBB, Kapolres Serang Bilang Tak Tahu

Turnamen Sepak Bola Ditonton Ribuan Orang Saat PSBB, Kapolres Serang Bilang Tak Tahu

Regional
Gegara Unggahan Bernada Sumbang soal Covid-19, Pria Ini Disidang Bupati Banyumas

Gegara Unggahan Bernada Sumbang soal Covid-19, Pria Ini Disidang Bupati Banyumas

Regional
Pohon Tumbang Timpa Mobil Berpenumpang Lima Orang di Madiun

Pohon Tumbang Timpa Mobil Berpenumpang Lima Orang di Madiun

Regional
Prajurit TNI di Perbatasan Amankan Kantong Plastik Isi 4 Bundel Amplop, Diduga untuk Serangan Fajar

Prajurit TNI di Perbatasan Amankan Kantong Plastik Isi 4 Bundel Amplop, Diduga untuk Serangan Fajar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X