Tangkap Ikan dengan Kompresor di Perairan NTT, 6 Warga NTB Ditangkap

Kompas.com - 09/05/2017, 22:47 WIB
ILUSTRASI SHUTTERSTOCKILUSTRASI
|
EditorFarid Assifa

LEWOLEBA, KOMPAS.com - Sebanyak enam orang warga Desa Bajo Pulau, Kecamatan Sape, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), ditangkap polisi.

Mereka diamankan karena menangkap ikan dengan menggunakan kompresor di perairan laut Desa Jontona, Kecamatan Ileape Timur, Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Baca juga: Puluhan Nelayan Usir Kapal Penambang Pasir di Laut Galesong

Kepala Bidang Humas Polda NTT, AKBP Jules Abraham Abast mengatakan, enam orang pelaku itu yakni berinisial AD (27), AR (24), YP (22), AH (50), TUP (41) dan ARM (22).

"Mereka melanggar Pasal 85 Undang-undang Nomor 45 tahun 2009 tentang perubahan atas Undang-undang Nomor 31 tahun 2004 tentang perikanan junto Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP," kata Jules kepada Kompas.com, Selasa (9/5/2017) malam.

Kejadian itu, lanjut Jules, bermula ketika piket Reskrim Polres Lembata mendapat informasi dari pekerja bibit mutiara di Kecamatan Lebatukan, bahwa ada kapal motor yang berada di sekitar tambak mutiara, tepatnya di perairan Desa Jontona.

Informasi itu disampaikan ke polisi karena sebelumnya para pekerja mutiara membawa kapal motor tersebut ke pelabuhan tambak mutiara di Mardeka, dan pada saat di pelabuhan, mereka melihat ada kompresor di atas kapal milik warga NTB itu.

Setelah mendapat laporan, anggota Polres Lembata bergerak menuju tambak mutiara dan menyelidiki enam nelayan asal NTB itu.

Kepada polisi, mereka mengaku menangkap ikan di perairan Kabupaten Lembata dengan menggunakan alat bantu pernapasan atau kompresor.

Setelah itu, pihak kepolisian membawa sejumlah barang bukti yang ada kaitannya dengan penangkapan ikan menggunakan alat bantu pernapasan kompresor ke Polres Lembata bersama dengan para pelaku.

Baca juga: Tuntut Rekannya Dibebaskan, Nelayan Aceh Barat Sandera Mobil Tahanan

Barang bukti yang diamankan itu yakni satu unit mesin kompresor, tiga unit dakor, tiga pasang kaki katak, selang kompresor, satu unit kapal motor, tiga buah senter, satu dus kotak pendingin, tiga kaca mata selam, panah dan busur serta ikan hasil penangkapan.

"Saat ini para terlapor atau tersangka sedang dalam proses penyidikan. Terhadap para terlapor sudah dilakukan penangkapan dan penahanan di Polres Lembata," tutupnya.

Kompas TV Bersyukur Kepada Tuhan, Para Nelayan Ini Gelar Pesta Laut
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jan Ethes Raih Medali Emas Kejuaraan Taekwondo Piala Wali Kota Solo

Jan Ethes Raih Medali Emas Kejuaraan Taekwondo Piala Wali Kota Solo

Regional
Kuatkan Program Ketahanan Pangan, Dompet Dhuafa Hadirkan 'Sentra Padi Subang'

Kuatkan Program Ketahanan Pangan, Dompet Dhuafa Hadirkan "Sentra Padi Subang"

Regional
Peduli Warga Terdampak Pandemi di Salatiga, Partai Golkar Gelar Baksos dan Pengobatan Gratis

Peduli Warga Terdampak Pandemi di Salatiga, Partai Golkar Gelar Baksos dan Pengobatan Gratis

Regional
Turunkan Angka Kemiskinan di Jateng, Ganjar Targetkan Pembangunan 100.000 RSLH

Turunkan Angka Kemiskinan di Jateng, Ganjar Targetkan Pembangunan 100.000 RSLH

Regional
8 Peristiwa Viral karena Gunakan Google Maps, dari Sekeluarga Tersesat di Hutan hingga Truk Masuk Jurang

8 Peristiwa Viral karena Gunakan Google Maps, dari Sekeluarga Tersesat di Hutan hingga Truk Masuk Jurang

Regional
Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Regional
Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Regional
Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.