Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 08/05/2017, 16:02 WIB
|
EditorErlangga Djumena

MAKASSAR, KOMPAS.com - Seorang terpidana mati dan dua terpidana seumur hidup yang kabur dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas 1 Makassar terdeteksi sudah meninggalkan Kota Makassar.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Polrestabes Makassar, Komisaris Besar (Kombes) Endi Sutendi saat dikonfirmasi, Senin (8/5/2017).

"Saya tidak bisa menyebutkan lokasi pastinya. Tapi yang jelas, ketiga narapidana itu sudah tinggalkan Kota Makassar. Tapi masih di Sulsel lah," kata Endi.

Endi menyebutkan, puluhan personel gabungan dari Polrestabes Makassar dan Polda Sulsel masih melakukan pengejaran. Selain itu juga personel polres di jajaran Polda Sulsel ikut membantu melakukan pencarian.

"Mudah-mudahan lah cepat ditangkap. Anggota banyak lah yang mengejar," tambahnya.

Sebelumnya diberitakan, seorang terpidana mati dan dua orang terpidana seumur hidup berhasil kabur dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas 1 Makassar, Minggu (7/5/2017).

Ketiga narapidana tersebut diketahui bernama Rizal Budiman alias Ical (22) warga Jl Apo Bengkel dekat gudang Wijaya, Jaya Pura Utara Kota, Muh Tajrul Kilbareng Bin Kalbaren alias Arun (31) warga Jl RA Kartini (Bengkel Pani Motor), Kelurahan Rutrei Distrik Sorong Wijaya Distrik Jaya Pura Utara Kota, dan Iqbal alias Bala alias Color Ijo (34) warga Jl Dusun Kampung Baru, Desa Sido Agung, Kecamatan Kalanea, Kabupaten Luwu Timur.

Mereka tersangkut kasus pembunuhan. Ketiganya selama ditahan di Lapas Klas 1 Makassar, mereka satu ruangan di Blok A 1, kamar 10.

Baca juga: 1 Terpidana Mati dan 2 Terpidana Seumur Hidup di Lapas Makassar Kabur

Diperkirakan, ketiga narapidana tersebut kabur pada Minggu (7/5/2017) dinihari antara pukul 03.00 hingga pukul 04.00 Wita. Mereka kabur, setelah menggergaji terali besi penjara. Ketiga narapidana ini baru diketahui berhasil kabur dari penjara, saat dilakukan apel seluruh penghuni Lapas Klas 1 Makassar pada pukul 06.15 Wita.

Salah seorang narapidana yang kabur adalah Ikbal (30) alias Bala, pemerkosa 30 wanita dan sekaligus pembunuhan sadis di Luwu Timur yang dikenal dengan Kolor Ijo.

Baca juga:Satu Napi yang Kabur dari Lapas Makassar adalah Pemerkosa 30 Wanita

Kompas TV Divonis Mati, 3 Napi di Makassar Kabur Lewat Ventilasi

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BPKH bersama Dompet Dhuafa Bagikan 250 Kitchen Kit untuk Penyintas Gempa Cianjur

BPKH bersama Dompet Dhuafa Bagikan 250 Kitchen Kit untuk Penyintas Gempa Cianjur

Regional
Gubernur Sulsel Nilai Keberhasilan Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Karena Kepimimpinan Jokowi

Gubernur Sulsel Nilai Keberhasilan Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Karena Kepimimpinan Jokowi

Regional
Pemkot Semarang Luncurkan BUMP, Plt Walkot Ita Harap Kesejahteraan Petani Meningkat

Pemkot Semarang Luncurkan BUMP, Plt Walkot Ita Harap Kesejahteraan Petani Meningkat

Regional
Kisah Agus Falahudin, Penyintas Gempa Cianjur yang Gotong Royong Bangun Huntara

Kisah Agus Falahudin, Penyintas Gempa Cianjur yang Gotong Royong Bangun Huntara

Regional
Tanggapi Keluhan Masyarakat, Pemkot Semarang dan BBWS Tangani Timbunan Sampah di Kampung Nelayan Tambakrejo

Tanggapi Keluhan Masyarakat, Pemkot Semarang dan BBWS Tangani Timbunan Sampah di Kampung Nelayan Tambakrejo

Regional
Dompet Dhuafa Gandeng Beramaljariyah dan Evermos Salurkan Al-Qur'an dan Alat Salat

Dompet Dhuafa Gandeng Beramaljariyah dan Evermos Salurkan Al-Qur'an dan Alat Salat

Regional
LKPP Gandeng Telkom Gagas Platform Baru Pengadaan Barang/Jasa

LKPP Gandeng Telkom Gagas Platform Baru Pengadaan Barang/Jasa

Regional
Songsong Kemajuan Desa, BUMDes Wadas Studi Banding ke 4 Desa Sekaligus

Songsong Kemajuan Desa, BUMDes Wadas Studi Banding ke 4 Desa Sekaligus

Regional
BERITA FOTO: Banjir Terjang Aceh Utara, 11.000 Warga Mengungsi

BERITA FOTO: Banjir Terjang Aceh Utara, 11.000 Warga Mengungsi

Regional
Plt Walkot Semarang Optimistis Capai Target Nol Kasus Stunting pada 2023

Plt Walkot Semarang Optimistis Capai Target Nol Kasus Stunting pada 2023

Regional
Pelayanan Publik Jateng Diapresiasi Ombudsman RI, Ganjar: Saya Senang

Pelayanan Publik Jateng Diapresiasi Ombudsman RI, Ganjar: Saya Senang

Regional
Kisah Haru Nenek Berusia 90 Tahun Alami Kelumpuhan, Selamat Berkat Kartu Jateng Sejahtera

Kisah Haru Nenek Berusia 90 Tahun Alami Kelumpuhan, Selamat Berkat Kartu Jateng Sejahtera

Regional
Tahun 2023, Pemkot Balikpapan Fokus pada Pendidikan, Kesehatan, dan Infrastruktur

Tahun 2023, Pemkot Balikpapan Fokus pada Pendidikan, Kesehatan, dan Infrastruktur

Regional
Per September 2022, Angka Kemiskinan di Jateng Turun 0,27 Persen

Per September 2022, Angka Kemiskinan di Jateng Turun 0,27 Persen

Regional
Mewaspadai Generasi Shortcut dan Nirmoral

Mewaspadai Generasi Shortcut dan Nirmoral

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.