Terseret Ombak Pantai Kemiren, Seorang Bocah Ditemukan Tewas

Kompas.com - 06/05/2017, 10:51 WIB
Tim SAR gabungan berhasil menemukan jasad bocah yang tenggelam di pantai Kemiren, Kelurahan Mertasinga, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, Sabtu (6/5/2017) Pukul 09.00 wib. arsip basarnas jatengTim SAR gabungan berhasil menemukan jasad bocah yang tenggelam di pantai Kemiren, Kelurahan Mertasinga, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, Sabtu (6/5/2017) Pukul 09.00 wib.
|
EditorErlangga Djumena

SEMARANG, KOMPAS.com - Tim SAR gabungan Sabtu (6/5/2017) pukul 09.00 WIB,  akhirnya menemukan jasad bocah yang tenggelam di pantai Kemiren, Kelurahan Mertasinga, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah.

Sebelumnya upaya pencarian terhadap Rizal (11) warga Jalan Kidang, Kelurahan Mertasinga dilakukan mulai dua hari lalu sejak ia dinyatakan hilang.

Koordinator Basarnas Pos SAR Cilacap Mulwahyono mengatakan, korban ditemukan sekitar satu kilometer ke arah selatan dari lokasi awal dinyatakan hilang. Pada tubuh korban ditemukan luka di bagian kepala dan korban langsung di bawa ke RSUD Cilacap.

"Pertama kali korban ditemukan oleh nelayan yang sedang menjaring ikan. Korban sudah mengambang," ungkap Mulwahyono melalui siaran pers Basarnas Jawa Tengah, Sabtu siang.

Temuan tersebut lantas dilaporkan secara berjenjang dari kepala desa hingga ke Basarnas. Saat itu tim Basarnas tengah melakukan penyisiran lewat darat.

"Kemudian kita evakuasi menggunakan perahu milik SAR Nelayan Kemiren dan korban kita bawa ke rumah sakit," ujarnya.

Rizal dilaporkan hilang pada Kamis (4/5/2017) sekitar pukul 15.30. Saat itu korban sedang mandi di Pantai Kemiren bersama dua rekannya, Zaki (8) dan Fendi (11). Saat tengah asyik bermain air, tiba-tiba datang gelombang tinggi yang menyeret ketiga bocah tersebut.

Dua rekan korban dapat menyelamatkan diri, sementara Rizal terseret hingga ke tengah dan hilang ditelan ombak. Peristiwa itu kemudian dilaporkan ke nelayan sekitar.

"Setelah menerima laporan tersebut, kami segera memberangkatkan satu regu Basarnas menuju lokasi kejadian untuk menggelar operasi SAR. Personel kami dilengkapi dengan peralatan pertolongan di air," ucapnya.

Operasi pencarian terhadap korba dilakukan oleh gabungan Tim SAR yang terdiri dari Basarnas, personel TNI/Polri, Radio Antar-Penduduk Indonesia (RAPI) Cilacap, Cilacap Rescue, Tim Pertolongan Kecelakaan Laut (TPKL) Cilacap, dan Relawan Kemiren.

Baca juga: Bermain Air, Turis Belanda Terseret Ombak Pantai Indrayanti



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kendarai Motor Saat Mabuk, 3 Remaja Kecelakaan di Tanjakan, 1 di Antaranya Tewas

Kendarai Motor Saat Mabuk, 3 Remaja Kecelakaan di Tanjakan, 1 di Antaranya Tewas

Regional
1.553 Petugas KPPS Lampung Reaktif Covid-19, Bukannya Langsung Swab Malah 'Rapid Test' Ulang

1.553 Petugas KPPS Lampung Reaktif Covid-19, Bukannya Langsung Swab Malah "Rapid Test" Ulang

Regional
Medan Dilanda Banjir, Banyak Kendaraan Mogok di Kampung Lalang

Medan Dilanda Banjir, Banyak Kendaraan Mogok di Kampung Lalang

Regional
Parahnya Banjir di Medan, 7 Kecamatan Terdampak, 6 Orang Hilang, 2 Ditemukan Tewas

Parahnya Banjir di Medan, 7 Kecamatan Terdampak, 6 Orang Hilang, 2 Ditemukan Tewas

Regional
Terkait Polemik Kapal Isap Produksi di Babel, Gubernur Erzaldi Dukung Putusan RDP

Terkait Polemik Kapal Isap Produksi di Babel, Gubernur Erzaldi Dukung Putusan RDP

Regional
Banjir Bandang di Medan, 3 Orang Tewas hingga Imbauan Gubernur Edy

Banjir Bandang di Medan, 3 Orang Tewas hingga Imbauan Gubernur Edy

Regional
Permintaan Risma ke Warga Surabaya: Tolong Tidak Usah ke Mana-mana Dulu...

Permintaan Risma ke Warga Surabaya: Tolong Tidak Usah ke Mana-mana Dulu...

Regional
Jadi Zona Merah, Kota Bandung Terapkan PSBB

Jadi Zona Merah, Kota Bandung Terapkan PSBB

Regional
Guru MAN 22 Palmerah Positif Covid-19 Usai ke Yogya, PHRI: Jangan Kambing Hitamkan Pariwisata DIY

Guru MAN 22 Palmerah Positif Covid-19 Usai ke Yogya, PHRI: Jangan Kambing Hitamkan Pariwisata DIY

Regional
Ketinggian Banjir di Tanjung Selamat Medan hingga 6 Meter, Tim SAR Sulit Evakuasi Korban

Ketinggian Banjir di Tanjung Selamat Medan hingga 6 Meter, Tim SAR Sulit Evakuasi Korban

Regional
Erupsi Gunung Ile Lewotolok Masih Terjadi, Total 7.991 Warga Lembata Mengungsi

Erupsi Gunung Ile Lewotolok Masih Terjadi, Total 7.991 Warga Lembata Mengungsi

Regional
Penyebab Banjir di Kota Medan yang Merendam Hampir 3.000 Rumah

Penyebab Banjir di Kota Medan yang Merendam Hampir 3.000 Rumah

Regional
Cegah Penularan Covid-19, Pemprov DIY Larang Pertunjukan pada Malam Tahun Baru

Cegah Penularan Covid-19, Pemprov DIY Larang Pertunjukan pada Malam Tahun Baru

Regional
Longsor Jalan Medan-Berastagi, Satu Sopir Truk Tewas, Lalu Lintas Lumpuh Total

Longsor Jalan Medan-Berastagi, Satu Sopir Truk Tewas, Lalu Lintas Lumpuh Total

Regional
11 Petugas KPPS Positif Covid-19, Ketahuan Berawal dari Hasil Rapid Test Massal

11 Petugas KPPS Positif Covid-19, Ketahuan Berawal dari Hasil Rapid Test Massal

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X