Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 05/05/2017, 13:43 WIB
|
EditorErlangga Djumena

DENPASAR, KOMPAS.com - Robert Paul (54), warga negara Belanda, tewas di Bar and Restoran Hotel Puri Madawi, jalan Petitenget, Gg. Cendrawasih No. 68, Lingkungan Batubelig, Kelurahan Kerobokan Kelod, Kuta Utara, Badung pada Kamis (4/5/2017) malam.

Dari mulutnya keluar cairan berwarna coklat. Sementara dari alat vital keluar air seni. Tetapi tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan.

Kapolsek Kuta Utara Kompol Pius X. Febry mengatakan, berdasarkan dari laporan karyawan bar, Robert tiba-tiba jatuh dan menghembuskan nafas terakhir di tempat mereka.

"Pada pukul 22.00 Wita, salah seorang saksi mendatangi Mako Polsek Kuta utara dan menyampaikan bahwa telah meninggal dunia orang asing yang check in di Hotel Puri Madawi," kata Febry pada Jumat (5/5/2017).

Awalnya,  Robert mendatangi bar Hotel Puri Madawi bersama istrinya. Mereka dilayani oleh Ni Luh Yustiati. Ketika itu Robert memesan satu kaleng bir dan sebotol air mineral.

Setelah melayani keduanya Yustiasi menuju ke dapur untuk menyiapkan sajian yang juga dipasang Robert. Tak berselang lama tiba-tiba Yustiati mendengan teriakan istri Robert. Dia memanggil -manggil nama Robert. Ketika itu posisi tubuh Robert tergeletak di lantai.

"Istrinya meminta bantuan untuk segera dicarikan dokter," ujar Febry.

Teriakan tersebut juga didengar oleh Muhammad Yusuf, petugas jaga di front office. Melihat kondisi tersebut Yusuf langsung mencari pertolongan ke klinik terdekat. Dokter Indra selaku pemilik klinik langsung datang ke tempat kejadian dan berusaha memberikan pertolongan medis. Namun sayang nyawa Robert tidak tertolong.

"Nyawanya tidak tertolong, jasadnya lalu dibawa ke ruang jenazah RSUP Sanglah Denpasar menggunakan mobil Ambulance," kata Febry.

Baca juga: Terjerat Kasus Pedofilia, Warga Australia Ini Ditolak Masuk Bali

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bone Bolango Jadi Kabupaten Panutan, Hamim Pou: Kami di Sini Serba Efisien

Bone Bolango Jadi Kabupaten Panutan, Hamim Pou: Kami di Sini Serba Efisien

Regional
Rahasia Satu Abad NU

Rahasia Satu Abad NU

Regional
Menteri ATR/BPN Sebut Program PTSL Kota Semarang Terbaik di Indonesia, Walkot Ita Beberkan Rahasianya

Menteri ATR/BPN Sebut Program PTSL Kota Semarang Terbaik di Indonesia, Walkot Ita Beberkan Rahasianya

Regional
Gerakan Memasang Tanda Batas Dinilai Penting untuk Hindarkan Masyarakat dari Konflik Tanah

Gerakan Memasang Tanda Batas Dinilai Penting untuk Hindarkan Masyarakat dari Konflik Tanah

Regional
Ganjar Terlibat Langsung Susun RPD dan RKPD, Bappenas Berikan Apresiasi

Ganjar Terlibat Langsung Susun RPD dan RKPD, Bappenas Berikan Apresiasi

Regional
Pembangunan Stasiun Pemancar di Maluku Barat Daya Telah Capai 80 Titik Lokasi

Pembangunan Stasiun Pemancar di Maluku Barat Daya Telah Capai 80 Titik Lokasi

Regional
Fajar Sadboy dan Cermin Buram Masyarakat Indonesia

Fajar Sadboy dan Cermin Buram Masyarakat Indonesia

Regional
Dukung Pelestarian Tenun Bali di Jembrana, Jokowi: Ini Dorong Industri Kreatif Budaya Lokal

Dukung Pelestarian Tenun Bali di Jembrana, Jokowi: Ini Dorong Industri Kreatif Budaya Lokal

Regional
Pemkot Semarang dan KPK Ingatkan OPD untuk Kelola PAD secara Tepat dan Maksimal

Pemkot Semarang dan KPK Ingatkan OPD untuk Kelola PAD secara Tepat dan Maksimal

Regional
Respons Banjir Dinar Indah, Walkot Semarang Rencanakan Penghijauan dan Relokasi Permukiman

Respons Banjir Dinar Indah, Walkot Semarang Rencanakan Penghijauan dan Relokasi Permukiman

Regional
Sosialisasikan Prolegnas RUU Prioritas 2023 di Kalteng, Baleg DPR Terima Lebih dari 9 Masukan

Sosialisasikan Prolegnas RUU Prioritas 2023 di Kalteng, Baleg DPR Terima Lebih dari 9 Masukan

Regional
DMC Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir dan Longsor di Manado

DMC Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir dan Longsor di Manado

Regional
Hadiri Rapimnas Fornas, Bupati Zairullah Paparkan Rencana Pembangunan Istana Anak Yatim

Hadiri Rapimnas Fornas, Bupati Zairullah Paparkan Rencana Pembangunan Istana Anak Yatim

Regional
Lokasi Vaksin Booster Kedua di Rumah Sakit Jakarta

Lokasi Vaksin Booster Kedua di Rumah Sakit Jakarta

Regional
Terima Penyandang Disabilitas Klaten, Ganjar: Ini Kejutan Karena Mereka Bawa Motor Modifikasi Sendiri

Terima Penyandang Disabilitas Klaten, Ganjar: Ini Kejutan Karena Mereka Bawa Motor Modifikasi Sendiri

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.