Operasi Penyekatan Massa Jelang Pilkada DKI, Pembawa Uang Palsu Rp 100 Juta Ditangkap

Kompas.com - 19/04/2017, 14:21 WIB
Ilustrasi KOMPAS/BAHANA PATRIA GUPTAIlustrasi
EditorCaroline Damanik

BANDUNG, KOMPAS.com - Polisi menemukan uang diduga palsu sebanyak Rp 100 juta dari seorang pengendara mini bus dalam operasi penyekatan massa ke Jakarta di Gerbang Tol Cipati, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Selasa (18/4/2017) sore.

Kepala Bidang Humas Polda Jabar Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, dugaan uang palsu tersebut diketahui milik Jaja Sudarja (38), warga Kabupaten Majalengka.

"Laporan hasil razia penyekatan telah diamankannya saudara Jaja Sudarja karena kedapatan membawa uang palsu pecahan Rp 100.000 dengan total Rp 100 juta," katanya.

Yusri menuturkan, terungkapnya dugaan uang palsu tersebut ketika jajaran personel Polres Indramayu melakukan operasi penyekatan massa yang bergerak ke Jakarta menjelang pemilihan Gubernur DKI Jakarta.

Polisi menghentikan mobil Avanza nomor polisi F 1744 HH yang dikemudikan Jaja Sudarja di Gerbang Tol Cikedung, Kecamatan Trisi, Indramayu.

"Setelah diperiksa ditemukan uang palsu pecahan Rp 100.000," katanya.

(Baca juga: Antisipasi Mobilisasi Massa ke Jakarta, Polresta Bogor Lakukan Penyekatan)

Selain dugaan uang palsu, kata Yusri, anggota menemukan satu samurai dan satu kotak yang terbuat dari kayu berisikan berbagai macam minyak.

Selanjutnya Jaja berikut barang bukti yang dibawanya itu diamankan ke Markas Polres Indramayu untuk pemeriksaan hukum lebih lanjut.

"Jaja Sudarja berikut barang bukti dibawa ke Polres Indramayu guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut," kata Yusri.

 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber ANTARA
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cerita Eks Sandera Abu Sayyaf, Sering Dimarahi dan Dipukul dengan Senjata

Cerita Eks Sandera Abu Sayyaf, Sering Dimarahi dan Dipukul dengan Senjata

Regional
Begini Cara Pemprov Riau Cegah Masuknya Virus Corona

Begini Cara Pemprov Riau Cegah Masuknya Virus Corona

Regional
Saat Jokowi Tertawa Mendengar Sertifikat Tanah Ingin Digadai untuk Jual Es Degan

Saat Jokowi Tertawa Mendengar Sertifikat Tanah Ingin Digadai untuk Jual Es Degan

Regional
Pemkot Semarang Targetkan Seluruh Bidang Tanah Bersertifikat pada 2021

Pemkot Semarang Targetkan Seluruh Bidang Tanah Bersertifikat pada 2021

Regional
Balita Warga China di Ruang Isolasi RSUD NTB Bukan Suspect Virus Corona

Balita Warga China di Ruang Isolasi RSUD NTB Bukan Suspect Virus Corona

Regional
Hoaks, Pasien Terkena Virus Corona Dirawat di RSUD Moewardi Solo, Dokter: Kami Pantau Kena Bronkitis Akut

Hoaks, Pasien Terkena Virus Corona Dirawat di RSUD Moewardi Solo, Dokter: Kami Pantau Kena Bronkitis Akut

Regional
Sultan HB X Tak Bisa Larang Turis asal China Berwisata ke DIY

Sultan HB X Tak Bisa Larang Turis asal China Berwisata ke DIY

Regional
Mayat Perempuan Berseragam Pramuka di Tasikmalaya Pernah Dilaporkan Hilang

Mayat Perempuan Berseragam Pramuka di Tasikmalaya Pernah Dilaporkan Hilang

Regional
Diduga Terinfeksi Virus Corona, WN China di Cilacap Diobservasi

Diduga Terinfeksi Virus Corona, WN China di Cilacap Diobservasi

Regional
Terkait Virus Corona, 235 WN China Dipulangkan dari Batam

Terkait Virus Corona, 235 WN China Dipulangkan dari Batam

Regional
RSBP Batam Siagakan 7 Ruangan Isolasi untuk Pasien Virus Corona

RSBP Batam Siagakan 7 Ruangan Isolasi untuk Pasien Virus Corona

Regional
RSUD Dr Moewardi Solo Siapkan 2 Ruangan Isolasi Khusus Tangani Pasien Terindikasi Virus Corona

RSUD Dr Moewardi Solo Siapkan 2 Ruangan Isolasi Khusus Tangani Pasien Terindikasi Virus Corona

Regional
Gubernur Edy Rahmayadi Sebut Ada Warga Sumut Masih Berada di Wuhan China

Gubernur Edy Rahmayadi Sebut Ada Warga Sumut Masih Berada di Wuhan China

Regional
Antisipasi Virus Corona, RSMH Palembang Siagakan 2 Ruang Isolasi

Antisipasi Virus Corona, RSMH Palembang Siagakan 2 Ruang Isolasi

Regional
Cerita Ratu Keraton Agung Sejagat di Lapas, Dibully Sesama Penghuni hingga Ingin Ajarkan Make Up

Cerita Ratu Keraton Agung Sejagat di Lapas, Dibully Sesama Penghuni hingga Ingin Ajarkan Make Up

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X