Kasus Sabu, WN Malaysia Divonis 11 Tahun Penjara oleh PN Palu

Kompas.com - 18/04/2017, 11:19 WIB
EditorErlangga Djumena

PALU, KOMPAS.com - Seorang warga negara Malaysia Alimuddin bin Moh Ajay alias Abang, terdakwa kasus dugaan penyalahgunaan narkoba jenis sabu dan ekstasi, divonis 11 tahun penjara oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Kota Palu, Sulawesi Tengah, Senin (17/4/2017).

Terdakwa juga dihukum membayar denda Rp 1 miliar subsidair 3 bulan kurungan.

Majelis hakim yang diketuai Aisa Hi Mahmud dalam amar putusannya menerangkan terdakwa terbukti melakukan tindak pidana sebagaimana didakwakan dalam dakwaan subsidair melanggar Pasal 112 ayat 2 Jo Pasal 132 ayat 1 Undang-undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

Hukuman yang dijatuhkan majelis hakim itu lebih ringan dibanding tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) berupa penjara selama 12 tahun dan denda Rp 1,5 miliar subsidair 6 bulan kurungan.

Baca juga: Miliki Sabu, Warga Selandia Baru Divonis 2 Tahun 6 Bulan Penjara

Atas putusan itu, terdakwa mengaku tidak mengajukan banding dan menerima hukuman yang dijatuhkan.

Sementara itu JPU Made Sukerta menyatakan pikir-pikir apakah akan mengajukan banding atau menerima putusan hakim.

Selain Alimuddin, kasus itu juga menyeret dua terdakwa lainnya yakni Zaki dan Kausyar.

Dalam persidangan, kedua terdakwa yang diajukan dalam berkas terpisah itu juga dihukum bersalah oleh majelis hakim. Zaki divonis 12 tahun penjara dan denda Rp 1 miliar subsidair 3 bulan kurungan dan Kausyar dihukum 5 tahun penjara kemudian denda Rp 1 miliar subsidair 3 bulan kurungan.

WNA asal Malaysia itu ditangkap oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) Sulawesi Tengah pada September 2016 di Jalan Tanjung Manimbaya, Kota Palu, terkait kasus peredaran dan kepemilikan narkoba jenis sabu

Saat penangkapan, tidak ditemukan barang bukti namun petugas melakukan pengeledahan di hotel tempat terdakwa Alimuddin Bin Moh Ajay alias Abang menginap.

Dalam penggeledahan itu petugas menemukan barang bukti berupa dua plastik narkoba jenis sabu seberat 8,57 gram dan 24,12 gram. Selain itu, aparat juga menemukan 5 butir ekstasi, 4 butir havifes, paspor dan 2 telepon genggam.

Baca juga: Sebelum Membunuh Satu Keluarga, Andi Lala Isap Sabu

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber ANTARA
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Selamat, Jatim Berhasil Kumpulkan Total 11 Opini WTP dari BPK

Selamat, Jatim Berhasil Kumpulkan Total 11 Opini WTP dari BPK

Regional
Buka Turnamen Basket Antar Klub Se-Kaltara, Gubernur Zainal: Ini Merupakan Sejarah

Buka Turnamen Basket Antar Klub Se-Kaltara, Gubernur Zainal: Ini Merupakan Sejarah

Regional
Ganjar Siapkan Dua Langkah Jitu untuk Tangani Banjir Rob di Tanjung Emas

Ganjar Siapkan Dua Langkah Jitu untuk Tangani Banjir Rob di Tanjung Emas

Regional
Dishub Jabar Sebut Mudik Lebaran 2022 Berjalan Lancar meski Macet

Dishub Jabar Sebut Mudik Lebaran 2022 Berjalan Lancar meski Macet

Regional
Bantu UMKM di Tempat Wisata, Pemprov Jabar Upayakan Standardisasi Harga

Bantu UMKM di Tempat Wisata, Pemprov Jabar Upayakan Standardisasi Harga

Regional
Kangen: Kisah Antara Aku, Kau dan Yogya

Kangen: Kisah Antara Aku, Kau dan Yogya

Regional
Khofifah Jadi Pembina K3 Terbaik, Jatim 4 Kali Berturut-turut Raih Penghargaan K3 Nasional

Khofifah Jadi Pembina K3 Terbaik, Jatim 4 Kali Berturut-turut Raih Penghargaan K3 Nasional

Regional
Dani Ramdan Dilantik sebagai Pj Bupati Bekasi, Wagub Uu Sampaikan Pesan Ini

Dani Ramdan Dilantik sebagai Pj Bupati Bekasi, Wagub Uu Sampaikan Pesan Ini

Regional
Kasus Covid-19 di Jabar Mereda, Warga Diminta Waspadai Penyakit Emerging dan Re-emerging

Kasus Covid-19 di Jabar Mereda, Warga Diminta Waspadai Penyakit Emerging dan Re-emerging

Regional
Di Italia, Ridwan Kamil Singgung Pemanasan Global hingga Kondisi Pascapandemi

Di Italia, Ridwan Kamil Singgung Pemanasan Global hingga Kondisi Pascapandemi

Regional
Bedegong Mountain Bike Digelar, Wagub Uu Sampaikan Dukungannya

Bedegong Mountain Bike Digelar, Wagub Uu Sampaikan Dukungannya

Regional
Semakin Terpesona dengan Energi Bersih Danau Toba

Semakin Terpesona dengan Energi Bersih Danau Toba

Regional
Plh Gubernur Jabar Segera Lantik Penjabat Bupati Bekasi

Plh Gubernur Jabar Segera Lantik Penjabat Bupati Bekasi

Regional
Lantik 21 PPIH Embarkasi Jakarta–Bekasi 2022, Wagub Jabar Berharap Petugas Berikan Pelayanan Prima

Lantik 21 PPIH Embarkasi Jakarta–Bekasi 2022, Wagub Jabar Berharap Petugas Berikan Pelayanan Prima

Regional
Menguak Keluh Kesah Warga Mentawir Kaltim akibat Air Sungai Tercemar Bekas Galian Tambang

Menguak Keluh Kesah Warga Mentawir Kaltim akibat Air Sungai Tercemar Bekas Galian Tambang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.