Kompas.com - 13/04/2017, 18:25 WIB
|
EditorErlangga Djumena

DENPASAR, KOMPAS.com - Warga Selandia Baru Myra Lynne Williams (28) terdakwa penyalahgunaan narkotika jenis sabu divonis 2 tahun 6 bulan penjara oleh hakim di pengadilan negeri Denpasar pada Kamis (13/4/2017).

Majelis hakim yang dipimpin Ni Made Purnami dalam putusannya menyatakan terdakwa terbukti menyalahgunakan narkotika golongan I bagi diri sendiri.  Terdakwa dijerat Pasal 127 ayat 1 huruf a UU No 35 tahun 2009 tentang narkotika.

"Mengadili, menjatuhkan pidana kepada terdakwa Myra Lynne Williams dengan pidana penjara selama 2 tahun 6 bulan dikurangi selama terdakwa berada dalam tahanan," ucap Made Purnami saat membacakan putusan.

Hal yang memberatkan adalah perbuatan terdakwa meresahkan masyarakat. Sedangkan pertimbangan meringankan Myra Lynne adalah terdakwa sopan dan berterus terang dalam persidangan, merasa bersalah, dan menyesali perbuatannya serta belum pernah dihukum. 

Tim Asesmen Terpadu (TAT) Propvnsi Bali merekomendasi terhadap terdakwa dilakukan rehabilitasi medis rawat inap selama enam bulan. Juga rehabilitasi sosial rawat inap selama tiga bulan di rumah sakit jiwa Provinsi Bali, dilanjutkan pendampingan pasca rehabilitasi.

Putusan majelis hakim sendiri lebih ringan dibandingkan tuntutan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Pada sidang tuntutan, JPU menuntut Myra Lyne dengan ancaman penjara selama tiga tahun. Mengenai putusan yang telah dijatuhkan majelis hakim, JPU menyatakan pikir-pikir. Sedangkan pengacara Myta Lynne menyatakan menerima putusan tersebut.

Kasus ini berawal saat Mary Lynne tiba di terminal kedatangan internasional Bandara I Gusti Ngurah Rai dengan menumpang pesawat Air Asia dari Melbourne Australia Rabu (31/8/2016) silam.

Saat memasuki kawasan imigrasi, Mary Lynne seharusnya mengantre guna dilakukan pemeriksaan dokumen perjalanan. Namun, Mary Lynne keluar dari antrean. Dia lalu diamankan ke kantor imigrasi untuk diinterogasi. Saat interogasi Mary Lynne terlihat gelisah. Kemudian petugas imigrasi berkoordinasi dengan petugas bea cukai dan BNN yang ada di bandara.

Setelah petugas bea cukai tiba, Mary Lynne diminta berdiri dan dibawa untuk dilakukan pemeriksaan. Pada saat Mary Lynne berdiri dari tempat duduknya, petugas melihat ada satu buah plastik klip berisi kristal bening diduga metamfetamina dengan berat 0,43 gram terjatuh dari saku celana kiri yang dipakai Mary Lynne. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ridwan Kamil Temui Investor di Inggris, Jabar Jajaki Kerja Sama Pengembangan PLTB dan Ekraf

Ridwan Kamil Temui Investor di Inggris, Jabar Jajaki Kerja Sama Pengembangan PLTB dan Ekraf

Regional
Pastikan Calon Haji Terbang ke Tanah Suci, Dinkes Jabar Gulirkan Program “Jabar Nyaah ka Jamaah”

Pastikan Calon Haji Terbang ke Tanah Suci, Dinkes Jabar Gulirkan Program “Jabar Nyaah ka Jamaah”

Regional
3 Strategi Bupati Jekek untuk Cegah Endemi PMK di Wonogiri

3 Strategi Bupati Jekek untuk Cegah Endemi PMK di Wonogiri

Regional
Berdayakan Perempuan, PPLIPI Jabar Gelar Pelatihan Bisnis Berintegrasi

Berdayakan Perempuan, PPLIPI Jabar Gelar Pelatihan Bisnis Berintegrasi

Regional
Perkuat Kualitas Pola RKPD, Pemprov Jabar Gagas Inovasi Pendanaan Pembangunan Kompetitif

Perkuat Kualitas Pola RKPD, Pemprov Jabar Gagas Inovasi Pendanaan Pembangunan Kompetitif

Regional
Selamat, Jatim Berhasil Kumpulkan Total 11 Opini WTP dari BPK

Selamat, Jatim Berhasil Kumpulkan Total 11 Opini WTP dari BPK

Regional
Buka Turnamen Basket Antar Klub Se-Kaltara, Gubernur Zainal: Ini Merupakan Sejarah

Buka Turnamen Basket Antar Klub Se-Kaltara, Gubernur Zainal: Ini Merupakan Sejarah

Regional
Ganjar Siapkan Dua Langkah Jitu untuk Tangani Banjir Rob di Tanjung Emas

Ganjar Siapkan Dua Langkah Jitu untuk Tangani Banjir Rob di Tanjung Emas

Regional
Dishub Jabar Sebut Mudik Lebaran 2022 Berjalan Lancar meski Macet

Dishub Jabar Sebut Mudik Lebaran 2022 Berjalan Lancar meski Macet

Regional
Bantu UMKM di Tempat Wisata, Pemprov Jabar Upayakan Standardisasi Harga

Bantu UMKM di Tempat Wisata, Pemprov Jabar Upayakan Standardisasi Harga

Regional
Kangen: Kisah Antara Aku, Kau dan Yogya

Kangen: Kisah Antara Aku, Kau dan Yogya

Regional
Khofifah Jadi Pembina K3 Terbaik, Jatim 4 Kali Berturut-turut Raih Penghargaan K3 Nasional

Khofifah Jadi Pembina K3 Terbaik, Jatim 4 Kali Berturut-turut Raih Penghargaan K3 Nasional

Regional
Dani Ramdan Dilantik sebagai Pj Bupati Bekasi, Wagub Uu Sampaikan Pesan Ini

Dani Ramdan Dilantik sebagai Pj Bupati Bekasi, Wagub Uu Sampaikan Pesan Ini

Regional
Kasus Covid-19 di Jabar Mereda, Warga Diminta Waspadai Penyakit Emerging dan Re-emerging

Kasus Covid-19 di Jabar Mereda, Warga Diminta Waspadai Penyakit Emerging dan Re-emerging

Regional
Di Italia, Ridwan Kamil Singgung Pemanasan Global hingga Kondisi Pascapandemi

Di Italia, Ridwan Kamil Singgung Pemanasan Global hingga Kondisi Pascapandemi

Regional
komentar di artikel lainnya
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.