Angkat 6.069 Penyuluh Pertanian Jadi CPNS, Menteri Amran Peringatkan Soal Pungli

Kompas.com - 11/04/2017, 18:33 WIB
Menteri Pertanian Amran Sulaiman berswafoto dengan sejumlah Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) yang telah diangkat menjadi CPNS di Alun-alun Bung Karno, Ungaran, Kabupaten Semarang, Selasa (11/4/2017) siang. kompas.com/ syahrul munirMenteri Pertanian Amran Sulaiman berswafoto dengan sejumlah Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) yang telah diangkat menjadi CPNS di Alun-alun Bung Karno, Ungaran, Kabupaten Semarang, Selasa (11/4/2017) siang.
|
EditorErlangga Djumena

UNGARAN, KOMPAS.com - Sebanyak 6.069 Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) se Indonesia yang sebelumnya berstatus Tenaga Harian Lepas dan Tenaga Bantu diangkat menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).

Secara simbolis SK CPNS Penyuluh Pertanian diserahkan oleh Menteri Pertanian Amran Sulaiman kepada 441 Bupati/Walikota di Alun-alun Bung Karno, Ungaran, Kabupaten Semarang, Selasa (11/4/2017) siang.

"Mereka ini telah bekerja selama 8 hingga 10 tahun. Kami bersyukur dari 7.684 formasi yang diajukan dari 441 Kabupaten/Kota ini yang diangkat sebanyak 6.069 menjadi CPNS," kata Mentan.

Amran menegaskan tidak akan menoleransi praktik pungli dalam pengangkatan CPNS PPL ini.

Ia mengaku informasi adanya pungli yang dilakukan oleh oknum di Kementan kepada para PPL ini memang sangat santer diterimanya.

Amran mengatakan, jika ditemukan ada oknum dari pihak Kementan maupun dari PPL yang terlibat dalam pungli, dirinya tidak segan menjatuhkan sanksi tegas. Yakni memecat oknum Kementan tersebut, maupun mencabut SK CPNS bagi PPL yang bersangkutan.

"Tolong jaga kehormatan PPL. Kalau saya peroleh informasi yang akurat akan saya pecat, saya tarik kembali SK mereka," ucapnya.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sikap tegas ini diambil sebagai salah satu tindakan dalam merevolusi dunia pertanian yang ada di Indonesia. Amran menyebutkan saat ini Indonesia menghadapi banyak tantangan di dalam dunia pertanian.

"Salah satunya adalah jumlah penyuluh pertanian yang masih belum ideal dan lahan pertanian yang semakin berkurang," jelasnya.

Salah satu PPL yang hadir dalam acara tersebut adalah Candra Gunawan (34) yang bertugas di Kecamatan Sewon, Kabupaten Bantul. Ia mengaku senang lantaran pengabdianya sebagai PPL sejak tahu 2008 berbuah manis.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Regional
Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Regional
Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Regional
25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Regional
Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Regional
Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Regional
Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Regional
Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Regional
Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Regional
Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Regional
Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Regional
Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Regional
Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Regional
Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X