Cagar Alam Panua Dirambah, Pohon Mangrove Ditebangi Dijadikan Tambak - Kompas.com

Cagar Alam Panua Dirambah, Pohon Mangrove Ditebangi Dijadikan Tambak

Kompas.com - 04/04/2017, 12:56 WIB
KOMPAS.COM/ROSYID AZHAR Petugas Balai Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) Gorontalo sedang memeriksa lokasi penebangan mangrove oleh orang tidak dikenal

GORONTALO, KOMPAS.com  -  Cagar Alam Panua dirambah orang tidak dikenal. Sejumlah pohon mangrove ditebang untuk dijadikan tambak ikan.

Kerusakan kawasan konservasi ini ditemukan oleh petugas yang sedang berpatroli. Kawasan yang mangrove yang ditebang merupakan bekas penebangan sebelumnya. Namun tidak diketahui siapa yang menebang.

“Petugas kami bersama aparat kepolisian masih di lokasi untuk mengukur seberapa luas mangrove yang ditebang,” kata Syamsuddin Hadju, Kepala Balai Konsevasi Sumber Daya Alam (KSDA) Gorontalo, Selasa (4/4/2017).

Di lokasi kejadian ditemukan gubuk yang sudah lama didirikan,  di dalamnya terdapat peralatan penebangan mangrove. Untuk menuju ke lokasi ini petugas harus menggunakan perahu mengitari hutan mangrove.

“Kami juga sedang mencari titik koordinat lokasinya, yang pasti sudah berada dalam kawasan Cagar Alam Panua, habitat burung maleo,” kata Syamsuddin Hadju.

Syamsuddin Hadju menambahkan, kawasan yang dirusak ini lokasinya berdekatan dengan peneluran burung maleo, endemik Sulawesi.

Baca juga: Demi Anoa, Babirusa, dan Maleo...


EditorErlangga Djumena
Komentar

Terkini Lainnya

Mobil Volcano Tour Merapi Terperosok Jurang, 1 Tewas, 4 Terluka

Mobil Volcano Tour Merapi Terperosok Jurang, 1 Tewas, 4 Terluka

Regional
Baru Lulus? Ikuti 3 Tips Ini agar Tidak Stres Mencari Kerja

Baru Lulus? Ikuti 3 Tips Ini agar Tidak Stres Mencari Kerja

Edukasi
Macron Tegur Remaja yang Tak Sopan Panggil Namanya

Macron Tegur Remaja yang Tak Sopan Panggil Namanya

Internasional
Sopir Angkutan Lebaran di Terminal Kalideres Rata-rata Terindikasi Darah Tinggi

Sopir Angkutan Lebaran di Terminal Kalideres Rata-rata Terindikasi Darah Tinggi

Megapolitan
Kebakaran Landa 10 Hektar Padang Rumput di Pulau Komodo

Kebakaran Landa 10 Hektar Padang Rumput di Pulau Komodo

Regional
Libur Lebaran, 27 Orang Tersengat Ubur-ubur di Pantai Selatan Gunungkidul

Libur Lebaran, 27 Orang Tersengat Ubur-ubur di Pantai Selatan Gunungkidul

Regional
Pegawai Honorer Dinas Kebersihan Jadi Maling Spesialis Rumah yang Ditinggal Mudik

Pegawai Honorer Dinas Kebersihan Jadi Maling Spesialis Rumah yang Ditinggal Mudik

Regional
Pakai Istilah 'China Taiwan', Dua Maskapai Jepang Dikecam

Pakai Istilah "China Taiwan", Dua Maskapai Jepang Dikecam

Internasional
Cegah Pelemparan Batu di Arus Balik, 21 Jembatan Tol di Bekasi Dijaga Ketat

Cegah Pelemparan Batu di Arus Balik, 21 Jembatan Tol di Bekasi Dijaga Ketat

Megapolitan
Komisioner Ombudsman Sebut Fasilitas Terminal Kalideres Tak Berubah Sejak 2 Tahun

Komisioner Ombudsman Sebut Fasilitas Terminal Kalideres Tak Berubah Sejak 2 Tahun

Megapolitan
Hoaks, Tempat Wisata dan Transjakarta Gratis Saat HUT DKI

Hoaks, Tempat Wisata dan Transjakarta Gratis Saat HUT DKI

Megapolitan
Olahraga di Kebun Raya Bogor, Presiden Jokowi Beri Jaketnya ke Pengunjung

Olahraga di Kebun Raya Bogor, Presiden Jokowi Beri Jaketnya ke Pengunjung

Nasional
Ini Jalur Alternatif Menuju Bekasi-Cikampek Saat Penerapan 'One Way'

Ini Jalur Alternatif Menuju Bekasi-Cikampek Saat Penerapan "One Way"

Megapolitan
Selasa Petang, Sejumlah Titik di Tol Jakarta-Cikampek Ramai Lancar

Selasa Petang, Sejumlah Titik di Tol Jakarta-Cikampek Ramai Lancar

Nasional
Inflasi DKI Diprediksi Naik karena Mahalnya Tiket Pesawat

Inflasi DKI Diprediksi Naik karena Mahalnya Tiket Pesawat

Megapolitan

Close Ads X