"Snorkeling", Susi Pudjiastuti Nikmati Keindahan Laut Pulau Pombo

Kompas.com - 02/04/2017, 16:36 WIB
Menteri KKP Susi Pudjiastuti Dok KKP / Didik HeriyantoMenteri KKP Susi Pudjiastuti
|
EditorBayu Galih

AMBON,KOMPAS.com – Usai memimpin penenggelaman 81 kapal ikan ilegal di perairan sekitar Desa Morela, Pulau Ambon, kemarin, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menyempatkan diri mengunjungi Pulau Pombo di Maluku Tengah, Minggu (2/4/2017).

Susi mengunjungi pulau tak berpenghuni itu bersama rombongan untuk snorkeling sambil menikmati keindahan bawah laut pulau kecil tersebut.

Keindahan taman bawah laut Pulau Pombo memang dikenal sangat indah, dengan banyaknya terumbu karang dan bermacam jenis ikan di laut tersebut.

Dalam kesempatan itu, Susi Pudjiastuti tidak lupa membawa kano dalam kunjungan tersebut. Dia sempat mendayung di sekitar pantai sebelum akhirnya menyelam.

Setelah itu, Menteri Susi lalu mengajak rombongan yang dibawanya untuk membersihkan sampah yang ada di pesisir pantai pulau tersebut.

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Maluku, Habiba Saimima mengatakan, kunjungan Susi Pudjiastuti ke Pulau Pombo diharapkan membawa dampak signifikan terhadap peningkatan kunjungan wisata ke pulau tersebut.

"Ini menandakan bahwa keindahan alam di Pulau Pombo sangat indah, dan tentu kedatangan Menteri Susi ke sana akan memicu kedatangan wisatawan ke pulau tersebut," kata Habiba saat dihubungi, Minggu (2/4/2017).

"Kunjungan Ibu Menteri ke Pulau Pombo itu juga telah mempromosikan keindahan alam di pulau tersebut," ujarnya.

Pulau Pombo adalah pulau kecil tak berpenghuni di Kabupaten Maluku Tengah yang hanya berjarak sekitar 15 mil dari Pulau Ambon.

Untuk menuju pulau ini, cukup dengan menempuh perjalanan dengan menggunakan speedboat sekitar 20 menit dari Desa Tulehu.

Baca tentang
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tangkap Bandar Narkoba di Mataram, Polisi Sita 3 Kilogram Sabu

Tangkap Bandar Narkoba di Mataram, Polisi Sita 3 Kilogram Sabu

Regional
UTBK-SBMPTN 2020 di Surabaya, Calon Mahasiswa Wajib Bawa Hasil Rapid Tes Nonreaktif

UTBK-SBMPTN 2020 di Surabaya, Calon Mahasiswa Wajib Bawa Hasil Rapid Tes Nonreaktif

Regional
Gubernur Kalbar Ancam Copot Kepala Dinas yang Diam-diam Dukung Paslon di Pilkada 2020

Gubernur Kalbar Ancam Copot Kepala Dinas yang Diam-diam Dukung Paslon di Pilkada 2020

Regional
Kronologi Gagalnya Penyekapan dan Penganiayaan di Tanjung Balai, Saat Mobil Pelaku Tabrak Ambulans, Patroli Polisi Lewat

Kronologi Gagalnya Penyekapan dan Penganiayaan di Tanjung Balai, Saat Mobil Pelaku Tabrak Ambulans, Patroli Polisi Lewat

Regional
Kasus Dugaan Salah Tembak 2 Petani di Poso Diambil Alih Mabes Polri

Kasus Dugaan Salah Tembak 2 Petani di Poso Diambil Alih Mabes Polri

Regional
Kepala Dinas Kesehatan Pegunungan Arfak Meninggal, Pemakaman Sesuai Protokol Covid-19

Kepala Dinas Kesehatan Pegunungan Arfak Meninggal, Pemakaman Sesuai Protokol Covid-19

Regional
Seorang Dokter Senior di Probolinggo Meninggal karena Covid-19

Seorang Dokter Senior di Probolinggo Meninggal karena Covid-19

Regional
Mulai 3 Juli, Tiga Ruas Jalan Protokol di Surabaya Kembali Ditutup

Mulai 3 Juli, Tiga Ruas Jalan Protokol di Surabaya Kembali Ditutup

Regional
Cerita Abdi Dalam Keraton Solo yang Menganggur Akibat Wabah, Hidup Bergantung Bantuan

Cerita Abdi Dalam Keraton Solo yang Menganggur Akibat Wabah, Hidup Bergantung Bantuan

Regional
Warga Sleman Terinfeksi Virus Corona Setelah Temani Ibunya di Rumah Sakit

Warga Sleman Terinfeksi Virus Corona Setelah Temani Ibunya di Rumah Sakit

Regional
Remaja Nekat Membegal, yang Dibegal Kakak Sendiri, Korban Ditusuk lalu Dibawa ke RS

Remaja Nekat Membegal, yang Dibegal Kakak Sendiri, Korban Ditusuk lalu Dibawa ke RS

Regional
Kota Sukabumi Bikin Sekolah Tatap Muka di Masa Pandemi, Jadi 'Pilot Project' se-Jabar

Kota Sukabumi Bikin Sekolah Tatap Muka di Masa Pandemi, Jadi "Pilot Project" se-Jabar

Regional
Surabaya Bisa Jadi Wuhan, Begini Kata Risma

Surabaya Bisa Jadi Wuhan, Begini Kata Risma

Regional
4 Pasien Baru Positif Corona di Grobogan, 2 di Antaranya Lansia

4 Pasien Baru Positif Corona di Grobogan, 2 di Antaranya Lansia

Regional
Alasan Bersujud dan Menangis, Risma: Saya Enggak Terima Staf Saya Disalahkan

Alasan Bersujud dan Menangis, Risma: Saya Enggak Terima Staf Saya Disalahkan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X