Kompas.com - 01/04/2017, 14:20 WIB
Ilustrasi SHUTTERSTOCKIlustrasi
|
EditorSabrina Asril

MALANG, KOMPAS.com - Jajaran Polres Malang Kota masih melakukan penyelidikan terhadap kasus dugaan pembunuhan bayi laki-laki yang baru saja dilahirkan oleh seorang mahasiswi di Kota Malang.

Hasil pemeriksaan sementara, ibu sekaligus pelaku dugaan pembunuhan bayi itu adalah korban pemerkosaan.

"Informasi awalnya dia (pelaku) diperkosa. Waktu dia pulang kuliah malam. Tapi belum ada laporan soal itu (pemerkosaan)," kata Kasatreskrim Polres Malang Kota, AKP Heru Dwi Purnomo, Sabtu (1/4/2017).

Namun demikian, Heru mengaku belum mendapatkan keterangan secara rinci terkait informasi pemerkosaan itu. Pasalnya, pelaku masih dalam penanganan dokter Rumah Sakit Islam Unisma untuk perawatan pasca melahirkan.

Tidak ada indikasi aborsi dalam kejadian itu. Nerdasarkan keterangan medis, usia kandungan pelaku sudah sembilan bulan dan bayi yang dikandungnya sudah waktunya untuk dilahirkan.

(Baca: Seorang Mahasiswi Bunuh Bayi yang Baru Dilahirkannya di Kamar Kos)

"(Kandungan) sudah sembilan bulan. Sudah waktunya melahirkan," kata Heru.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Bobot bayi yang dilahirkannya pun normal yaitu dengan panjang 49 sentimeter dan berat sekitar tiga kilogram.

Pada Jumat (31/3/2017) sore kemarin, warga seorang perempuan melahirkan bayi laki-laki di dalam kamar kos di Jalan Sumbersari gang 1A nomor 70 RT 10 RW 1 Kelurahan Sumbersari, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang.

Kejadian itu diketahui setelah pemilik kos mendengar suara bayi dari dalam kamar pelaku. Awalnya, pelaku membantah suara itu merupakan tangisan bayi.

Setelah dilakukan penggeledahan, pemilik kos yang dibantu warga menemukan bayi sudah dalam keadaan meninggal terbungkus tas.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Regional
Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar 'Jemput Bola' Vaksinasi Warga

Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar "Jemput Bola" Vaksinasi Warga

Regional
Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Regional
Lewat '1000 Baju Baru', Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Lewat "1000 Baju Baru", Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Regional
Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Regional
Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Regional
Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Regional
Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Regional
Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Regional
Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Regional
Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Regional
Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Regional
Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Regional
Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Regional
Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.