Nyepi, Penyeberangan Lombok-Bali Akan Ditutup

Kompas.com - 24/03/2017, 12:03 WIB
Truk pengangkut barang tengah antre masuk ke Pelabuhan Lembar, Lombok Barat, NTB, Kamis (16/3/2017). KOMPAS.com/ Karnia SeptiaTruk pengangkut barang tengah antre masuk ke Pelabuhan Lembar, Lombok Barat, NTB, Kamis (16/3/2017).
|
EditorErlangga Djumena

MATARAM, KOMPAS.com - Penyeberangan rute Pelabuhan Lembar, Lombok dan Pelabuhan Padangbai, Bali akan ditutup sementara selama perayaan nyepi berlangsung tanggal 28 Maret 2017.

Humas ASDP Pelabuhan Lembar, Dheny Nurdiana Putra saat dikonfirmasi mengatakan, kapal terakhir dari Pelabuhan Lembar akan diberangkatkan ke Bali, Senin (27/3/2017) pukul 20.00 Wita.

Sementara dari Pelabuhan Padangbai, Bali, kapal terakhir diberangkatkan ke Lombok, Selasa (28/3/2017) pukul 03.00 Wita.

"Penyeberangan akan ditutup sementara selama perayaan Nyepi," kata Dheny, Jumat (24/3/2017).

Menurut Dheny, karena perayaan Nyepi merupakan momen tahunan, para pengguna jasa angkutan laut yang akan menyeberang ke Bali sudah memahami kondisi dan situasi selama perayaan Nyepi.

Terkait rencana penutupan ini, pihaknya memperkirakan tidak ada penumpukan penumpang di Pelabuhan Lembar.

"Biasanya jarang ada penumpukan, kecuali memang sopir yang tidak tahu bahwa hari Nyepi atau sopir salah tafsir waktu sampai ke Padangbai. Kalau dari Lembar biasanya kosong, tapi yang dari Padangbai biasanya ada (penumpukan)," kata Dheny.

Penyeberangan baru akan dibuka setelah perayaan Nyepi selesai. Kapal dari Lembar menuju Bali akan berangkat pada Rabu (29/3/2017) pukul 03.00 Wita.

Sementara kapal pertama dari Pelabuhan Padangbai menuju Lombok akan berangkat pada hari yang sama pukul 08.00 Wita.

Baca juga: Majelis Utama Desa Pakraman Bali Imbau Turis Tidak Datang Saat Nyepi

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

'Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat'

"Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat"

Regional
Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Regional
Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Regional
Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Regional
Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Regional
Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Regional
Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah 'Siap, Pak'

Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah "Siap, Pak"

Regional
Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

Regional
Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Regional
Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Regional
Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Regional
Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Regional
Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Regional
Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X