Cerita Perempuan Australia yang Jatuh Cinta pada Alat Musik Bundengan

Kompas.com - 17/03/2017, 13:35 WIB
Rossie Cook, warga Australia ikut memainkan alat musik unik Bundengan, di Wonosobo, Jawa Tengah, Kamis (16/3/2017) Dok Humas Pemkab WonosoboRossie Cook, warga Australia ikut memainkan alat musik unik Bundengan, di Wonosobo, Jawa Tengah, Kamis (16/3/2017)
|
EditorCaroline Damanik

WONOSOBO, KOMPAS.com - Kowangan atau bundengan adalah alat musik asli dataran tinggi Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah. Konon, alat musik petik yang terbuat dari bambu itu sudah ada sejak abad ke-12 silam.

Suara yang dihasilkan unik dan beragam, bisa menyerupai kendang, ketipung, bahkan bas bethot.

Keunikan Bundengan ini menarik perhatian seorang konservator asal Australia, Rossie Cook, yang beberapa tahun terakhir mempelajari alat musik ini. Rossie suka memainkan bundengan.

Rossie bercerita, kecintaannya kepada alat musik tradisional itu berawal ketika Universitas Monash Australia memintanya untuk memperbaiki dan merawat bundengan.

Benda itu dinilai aneh oleh Rossie sehingga dia mulai berburu informasi di internet dan referensi lainnya. Hingga suatu ketika ia menemukan video Bundengan di sosial media YouTube.

Dok Humas Pemkab Wonosobo Rossie Cook (kanan), warga Australia yang menyukai alat musik bundengan, di Wonosobo, Jawa Tengah, Kamis (16/3/2017)
Dalam video itu, seorang seniman asal Kalijajar Wonosobo bernama Munir memainkan bundengan dengan indah. Rossie langsung jatuh cinta dengan alat musik ini.

"Butuh waktu lama sampai akhirnya saya menemukan sebuah video Pak Munir sedang memainkan Bundengan. Dari situlah saya memahami bahwa benda yang sedang saya coba perbaiki di Universitas Monash Kowangan atau Bundengan ini,” ujar Rossie dalam kegiatan workshop bundengan di Pendopo Kabupaten Wonosobo, Kamis (16/3/2017).

Sejak itu, dia terus menggali informasi tentang bundengan sekaligus mempelajarinya. Pada Agustus 2016, Rossie terbang ke Wonosobo untuk bertemu langsung dengan seniman Munir dan Buchori di Desa Ngabean, Kecamatan Kalijajar, Kabupaten Wonosobo.

Bahkan, pada kunjungan pertamanya itu, dia berkesempatan juga bertemu dengan Mahrumi, seorang pembuat bundengan.

“Bundengan ini sangat unik. Karena ternyata biasa dipakai buat topi para penggembala itik di sawah. Tapi juga bisa dimainkan," ungkapnya.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Seorang Perempuan di Jambi Diduga Diculik, Disekap 2 Pria di Dalam Mobil

Seorang Perempuan di Jambi Diduga Diculik, Disekap 2 Pria di Dalam Mobil

Regional
Berpamitan, ke Mana Risma Setelah Tak Lagi Menjabat?

Berpamitan, ke Mana Risma Setelah Tak Lagi Menjabat?

Regional
Polsek di Kalsel Diserang OTK, Satu Polisi Tewas, Mobil Patroli Dibakar

Polsek di Kalsel Diserang OTK, Satu Polisi Tewas, Mobil Patroli Dibakar

Regional
Pamit ke Warga Surabaya, Risma Nostalgia Soal Banjir, Ini Pesannya

Pamit ke Warga Surabaya, Risma Nostalgia Soal Banjir, Ini Pesannya

Regional
Bayi Baru Lahir Dibunuh dan Dibuang ke Selokan oleh Ibunya, Ini Alasannya...

Bayi Baru Lahir Dibunuh dan Dibuang ke Selokan oleh Ibunya, Ini Alasannya...

Regional
Gadis Ini Bunuh dan Buang Bayi yang Baru Dilahirkan ke Selokan karena Ingin Menikahi Pria Lain

Gadis Ini Bunuh dan Buang Bayi yang Baru Dilahirkan ke Selokan karena Ingin Menikahi Pria Lain

Regional
Peti Mati yang Hanyut di Sungai Belo Ternyata Kosong

Peti Mati yang Hanyut di Sungai Belo Ternyata Kosong

Regional
Pasien Sembuh dari Covid-19 di Banyumas Terus Bertambah, PDP Naik

Pasien Sembuh dari Covid-19 di Banyumas Terus Bertambah, PDP Naik

Regional
Kabar Baik, Seluruh Pasien Positif Covid-19 di Bangka Barat Dinyatakan Sembuh

Kabar Baik, Seluruh Pasien Positif Covid-19 di Bangka Barat Dinyatakan Sembuh

Regional
Risma Pamit, Ini Pesannya untuk Warga Surabaya

Risma Pamit, Ini Pesannya untuk Warga Surabaya

Regional
Wali Kota Risma: Mungkin yang Merasakan bukan Kita, Tapi Anak Cucu Kelak

Wali Kota Risma: Mungkin yang Merasakan bukan Kita, Tapi Anak Cucu Kelak

Regional
Fakta Perawat Diancam Usai Periksa Pasien Covid-19, Korban Trauma hingga Ganjar Minta Pelakunya Diusut

Fakta Perawat Diancam Usai Periksa Pasien Covid-19, Korban Trauma hingga Ganjar Minta Pelakunya Diusut

Regional
Geger Peti Mati Hanyut di Sungai, Tim Reaksi Cepat sampai Turun Tangan

Geger Peti Mati Hanyut di Sungai, Tim Reaksi Cepat sampai Turun Tangan

Regional
Dicabuli Kakek dan Teman Kakaknya hingga Hamil, Gadis 13 Tahun Ini Ternyata Yatim Piatu

Dicabuli Kakek dan Teman Kakaknya hingga Hamil, Gadis 13 Tahun Ini Ternyata Yatim Piatu

Regional
Petugas Karantina Gagalkan Penyelundupan Ular Berbisa via Pesawat

Petugas Karantina Gagalkan Penyelundupan Ular Berbisa via Pesawat

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X