Ditangkap Sebagai Kurir Sabu, ABK di Makasar Gagal Jadi Perwira

Kompas.com - 10/03/2017, 12:40 WIB
 Kasatreskoba Polres Nunukan Iptu M Hasan. KOMPAS.com/SUKOCO Kasatreskoba Polres Nunukan Iptu M Hasan.
|
EditorReni Susanti

NUNUKAN, KOMPAS.com – Suparman (25) ABK sebuah kapal swasta yang melayani rute Nunukan–Sulawesi gagal mengikuti wisuda di sebuah sekolah pelayaran. Ia ditangkap Satuan Reskoba Polres Nunukan Kalimantan Utara.

Suryana ditangkap menyusul terbongkarnya jaringan sabu dari Malaysia ke sejumlah daerah di Sulawesi.

"Padahal 2 hari lagi dia ini diwisuda menjadi perwira di salah satu sekolah pelayaran,” ujar Kasatreskoba Polres Nunukan Iptu Muhammad Hasan, Jumat (10/03/2017).

Keberadaan Suparman sebagai kurir narkoba terdeteksi anggota Polres Nunukan ketika membekuk dua rekannya yang akan mengantarkan sabu sabu seberat 500 gram ke Pelabuhan Pare Pare Sulawesi Selatan.

Suparman merupakan kurir yang menerima sabu sabu dari Malaysia untuk dikirimkan kepada pemilik barang yang bernama Ami, seorang narapidana di Lapas Makasar.

"Dari pengakuan, dia sudah dua kali melakukan pengiriman,” imbuh M Hasan.

Suparman mengaku mendapat upah hingga Rp 20 juta untuk menyelendupkan sabu-sabu dari Malaysia ke Indonesia. Bahkan ia mengatakan, biaya sekolah pelayaran yang ia ikuti dari hasil kurir sabu-sabu.

"Dari pengakuan, dia kuliah dari uang upah sabu itu. Kalau sekolah perwira kan hanya beberapa bulan saja,” ucap Hasan.

Anggota Polres Nunukan sempat kehilangan kontak dengan Suparman karena kabur begitu mengetahui polisi telah mengetahui identitasnya. Namun akhirnya Suparman dapat ditangkap di sebuah pegungungan di Kolaka tempat persembunyiannya.

"Untuk ke lokasi kita naik gunung sekitar 3 jam. Dia lari mengetahui identitasnya diketahui,” pungkasnya. 

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Deteksi Gejala Awal Terinfeksi Corona, RSUD di Semarang Sediakan Link Online

Deteksi Gejala Awal Terinfeksi Corona, RSUD di Semarang Sediakan Link Online

Regional
Warga Salatiga Dikabarkan Positif Corona, Wali Kota Masih Tunggu Hasil dari Kemenkes

Warga Salatiga Dikabarkan Positif Corona, Wali Kota Masih Tunggu Hasil dari Kemenkes

Regional
Rumah Sakit Rujukan Penuh, Bantul Siap Bangun RS Darurat

Rumah Sakit Rujukan Penuh, Bantul Siap Bangun RS Darurat

Regional
Wabah Corona, 90 PPK di Kabupaten Bima Dirumahkan, Pelantikan PPS Ditunda

Wabah Corona, 90 PPK di Kabupaten Bima Dirumahkan, Pelantikan PPS Ditunda

Regional
Bupati Bogor Batasi Warga yang Datang ke Puncak

Bupati Bogor Batasi Warga yang Datang ke Puncak

Regional
Dalam Lima Hari Tercatat 70 Ribu Orang Lebih Mudik ke DIY

Dalam Lima Hari Tercatat 70 Ribu Orang Lebih Mudik ke DIY

Regional
Pemkab Kulon Progo DIY Siapkan Rp 21 M Hadapi Covid-19

Pemkab Kulon Progo DIY Siapkan Rp 21 M Hadapi Covid-19

Regional
Pasien Positif Corona di Sumsel Bertambah Jadi 3 Orang

Pasien Positif Corona di Sumsel Bertambah Jadi 3 Orang

Regional
Gubernur Surati Kemenhub Minta Akses ke Bali Lewat Pelabuhan Dibatasi

Gubernur Surati Kemenhub Minta Akses ke Bali Lewat Pelabuhan Dibatasi

Regional
Dampak Corona, Jumlah Perjalanan Kereta Api yang Dibatalkan dari Semarang Bertambah

Dampak Corona, Jumlah Perjalanan Kereta Api yang Dibatalkan dari Semarang Bertambah

Regional
Ayah Tiri Tega Aniaya Anaknya Berusia 3 Tahun hingga Tewas, Ini Fakta Lengkapnya

Ayah Tiri Tega Aniaya Anaknya Berusia 3 Tahun hingga Tewas, Ini Fakta Lengkapnya

Regional
KKB Pimpinan Joni Botak Pelaku Penembakan 3 Karyawan Freeport di Mimika

KKB Pimpinan Joni Botak Pelaku Penembakan 3 Karyawan Freeport di Mimika

Regional
Selasa, Pemkot Surabaya Gelar Rapid Test Serentak di 63 Puskesmas

Selasa, Pemkot Surabaya Gelar Rapid Test Serentak di 63 Puskesmas

Regional
Cara Warga Biasa Lawan Corona, Saling Menguatkan hingga Bagi-bagi Vitamin C untuk Satpam dan ART

Cara Warga Biasa Lawan Corona, Saling Menguatkan hingga Bagi-bagi Vitamin C untuk Satpam dan ART

Regional
Ratusan Rumah ODP Covid-19 di Kutai Kertanegara Ditempel Stiker

Ratusan Rumah ODP Covid-19 di Kutai Kertanegara Ditempel Stiker

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X