Kedapatan Pungli, Dua Pegawai Kelurahan di Kota Batu Ditangkap Polisi

Kompas.com - 09/03/2017, 19:18 WIB
|
EditorFarid Assifa

MALANG, KOMPAS.com - Satuan Tugas (Satgas) Anti Pungli Polres Batu, Jawa Timur, berhasil mengamankan dua pegawai kontrak di Kelurahan Sisir, Kota Batu, yang kedapatan melakukan pungli pengurusan surat keterangan waris.

Keduanya adalah Lukman Hakim, warga Jalan Batok, 15A RT 4 RW 5, Kelurahan Sisir, Kota Batu dan Zulham Effendi, warga Jalan Diran, RT 6 RW 1, Kelurahan Sisir, Kota Batu.

Keduanya ditangkap dalam sebuah operasi tangkap tangan yang dilakukan Satgas Anti Pungli pada Senin (6/3/2017) sekitar pukul 12.30 WIB di kantor Kelurahan Sisir.

"Bahwa tim menerima informasi dari masyarakat bahwa di kantor Kelurahan Sisir sering terjadi pungli kepengurusan surat-surat tanah dan permohonan KTP," kata Kapolres Batu, AKBP Leonardus Simarmata, Kamis (9/3/2017).

Berawal dari informasi itu, tim lantas melakukan penyelidikan. Puncaknya, pada Hari Senin (6/3/2017), tim mendapati pelaku atas nama Lukman Hakim menarik uang dari seseorang yang sedang mengurus surat waris.

Tim lalu mengamankan pelaku dengan barang bukti berupa uang Rp 3 juta yang dimasukkan ke amplop warna putih. Selanjutnya, tim menggeledah ruang kerja pelaku Lukman Hakim.

Di sana tim penemukan uang tunai sebesar Rp 2,5 juta yang dibungkus kertas putih dan kwitansi bukti pembayaran pengurusan tanah senilai Rp 9 juta.

Tim lalu melakukan penggeledahan di tempat pegawai lain, yakni pelaku Zulham Effendi. Di sana, tim menemukan uang yang jumlah totalnya mencapai Rp 11,2 juta. Uang itu terpencar di dalam enam amplop yang semuanya tersimpan di dalam tas berwarna hitam.

"Tim juga melakukan penggeledahan di ruang kerja Lurah Sisir (Dian Fachroni Kurniawan) tapi tidak didapatkan barang bukti," katanya.

Kemudian tim Satgas Anti Pungli membawa kedua pelaku itu ke Mapolres Batu untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut.

Kedua pelaku dijerat Pasal 11 dan atau Pasal 12 Undang-undang RI nomor 20 tahun 2001 tentang tindak pidana korupsi dengan ancaman hukuman penjara minimal satu tahun dan maksimal lima tahun.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

3 Strategi Bupati Jekek untuk Cegah Endemi PMK di Wonogiri

3 Strategi Bupati Jekek untuk Cegah Endemi PMK di Wonogiri

Regional
Berdayakan Perempuan, PPLIPI Jabar Gelar Pelatihan Bisnis Berintegrasi

Berdayakan Perempuan, PPLIPI Jabar Gelar Pelatihan Bisnis Berintegrasi

Regional
Perkuat Kualitas Pola RKPD, Pemprov Jabar Gagas Inovasi Pendanaan Pembangunan Kompetitif

Perkuat Kualitas Pola RKPD, Pemprov Jabar Gagas Inovasi Pendanaan Pembangunan Kompetitif

Regional
Selamat, Jatim Berhasil Kumpulkan Total 11 Opini WTP dari BPK

Selamat, Jatim Berhasil Kumpulkan Total 11 Opini WTP dari BPK

Regional
Buka Turnamen Basket Antar Klub Se-Kaltara, Gubernur Zainal: Ini Merupakan Sejarah

Buka Turnamen Basket Antar Klub Se-Kaltara, Gubernur Zainal: Ini Merupakan Sejarah

Regional
Ganjar Siapkan Dua Langkah Jitu untuk Tangani Banjir Rob di Tanjung Emas

Ganjar Siapkan Dua Langkah Jitu untuk Tangani Banjir Rob di Tanjung Emas

Regional
Dishub Jabar Sebut Mudik Lebaran 2022 Berjalan Lancar meski Macet

Dishub Jabar Sebut Mudik Lebaran 2022 Berjalan Lancar meski Macet

Regional
Bantu UMKM di Tempat Wisata, Pemprov Jabar Upayakan Standardisasi Harga

Bantu UMKM di Tempat Wisata, Pemprov Jabar Upayakan Standardisasi Harga

Regional
Kangen: Kisah Antara Aku, Kau dan Yogya

Kangen: Kisah Antara Aku, Kau dan Yogya

Regional
Khofifah Jadi Pembina K3 Terbaik, Jatim 4 Kali Berturut-turut Raih Penghargaan K3 Nasional

Khofifah Jadi Pembina K3 Terbaik, Jatim 4 Kali Berturut-turut Raih Penghargaan K3 Nasional

Regional
Dani Ramdan Dilantik sebagai Pj Bupati Bekasi, Wagub Uu Sampaikan Pesan Ini

Dani Ramdan Dilantik sebagai Pj Bupati Bekasi, Wagub Uu Sampaikan Pesan Ini

Regional
Kasus Covid-19 di Jabar Mereda, Warga Diminta Waspadai Penyakit Emerging dan Re-emerging

Kasus Covid-19 di Jabar Mereda, Warga Diminta Waspadai Penyakit Emerging dan Re-emerging

Regional
Di Italia, Ridwan Kamil Singgung Pemanasan Global hingga Kondisi Pascapandemi

Di Italia, Ridwan Kamil Singgung Pemanasan Global hingga Kondisi Pascapandemi

Regional
Bedegong Mountain Bike Digelar, Wagub Uu Sampaikan Dukungannya

Bedegong Mountain Bike Digelar, Wagub Uu Sampaikan Dukungannya

Regional
Semakin Terpesona dengan Energi Bersih Danau Toba

Semakin Terpesona dengan Energi Bersih Danau Toba

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.