Kompas.com - 03/03/2017, 21:31 WIB
EditorErlangga Djumena

JAMBI, KOMPAS.com - Setelah kerusuhan dan pembakaran fasilitas Lapas Klas II A Jambi yang dilakukan para narapidana atau napi pada Rabu (1/3/2017) malam, kemungkinan besar napi di lapan itu dipindah ke Palembang, Sumatera Selatan.

Kakanwil Kemenkumham Jambi, Bambang Palasara di Jambi kepada sejumlah wartawan, Jumat (3/3/2017) mengatakan, sesuai arahan dari dirjen maka dalam waktu dekat napi Lapas Jambi akan dipidahkan mengingat di lapas itu sudah sangat kelebihan penghuni.

"Untuk pemindahan itu maka alternatif pemindahannya ke provinsi tetangga yang lebih dekat, yakni Palembang, Sumatera Selatan, dan kegiatan itu akan segera kita lakukan," kata Bambang.

Pemindahan ini juga untuk kepentingan warga binaan di dalam Lapas Jambi sehingga lapas itu dianggap layak untuk dihuni narapidana.

Sementara itu, saat ini di lapas dilakukan upaya perbaikan sarana seperti pintu yang dijebol dan tembok yang rusak juga akan diperbaiki.

Kini narapidana yang berada di dalam Lapas Jambi melakukan gotong royong untuk membersihkan puing-puing bangunan yang terbakar dan rusak akibat aksi mereka.

Baca: Kericuhan di Lapas Jambi, Napi Bakar Ruangan Lapas

Bambang Palasara mengatakan, kegiatan bersih-bersih itu merupakan kemauan pihak narapidana sendiri dan mereka membersihkan puing-puing bangunan yang sempat rusak dibantu oleh anggota TNI.

"Kegiatan itu merupakan kesadaran mereka sendiri dan kita tidak memaksanya," kata Bambang.

Narapidana di dalam lapas juga berkeinginan untuk membangun kembali ruangan fasilitas yang rusak akibat terbakar.

Sementara itu pantauan di Lapas Klas II A Jambi ratusan personel gabungan Kepolisian dan Kodim 142/Batanghari masih melakukan pengamanan di sekitar lapas.

Perwira Pengendali AKP Waras Sundari mengatakan, meski situasi sudah kondusif namun pengamanan masih tetap dilakukan dan jadwal pengamanan masih akan berlangsung hingga Sabtu (4/3/2017).

Meski demikian jumlah personel yang dikerahkan sudah dikurangi dari jumlah awal dan sistem pengamanan dari pihak kepolisian dilakukan selama 24 jam dengan terbagi dalam dua tim. Satu tim berjumlah 93 anggota polisi yang bertugas jaga.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber ANTARA
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Optimalkan Pendidikan Anak, Pemkot Madiun Cegah Pernikahan Dini hingga Perangi Stunting

Optimalkan Pendidikan Anak, Pemkot Madiun Cegah Pernikahan Dini hingga Perangi Stunting

Regional
Dompet Dhuafa Kirimkan Tim QC ke NTT untuk Cek Kesehatan Hewan Kurban

Dompet Dhuafa Kirimkan Tim QC ke NTT untuk Cek Kesehatan Hewan Kurban

Regional
Bupati Jekek: Saya Yakin PPPK Guru di Wonogiri Mampu Jawab Tuntutan Zaman

Bupati Jekek: Saya Yakin PPPK Guru di Wonogiri Mampu Jawab Tuntutan Zaman

Regional
Dorong Pertumbuhan Industri, Pemprov Papua Akan Bangun PLTA Berkapasitas 100 MW di Jayawijaya

Dorong Pertumbuhan Industri, Pemprov Papua Akan Bangun PLTA Berkapasitas 100 MW di Jayawijaya

Regional
Kejar Target Perekaman E-KTP Wilayah Meepago, Pemprov Papua Buka Layanan di Paniai

Kejar Target Perekaman E-KTP Wilayah Meepago, Pemprov Papua Buka Layanan di Paniai

Regional
Gubenrur Jatim Berikan Bantuan Sambungan Listrik PLN untuk 1.951 Penyintas APG Semeru

Gubenrur Jatim Berikan Bantuan Sambungan Listrik PLN untuk 1.951 Penyintas APG Semeru

Regional
Lumpy Skin Disease Ancam Ketahanan Pangan

Lumpy Skin Disease Ancam Ketahanan Pangan

Regional
Sambut Panen, Gubernur Riau Hadiri Gebyar Makan Durian Bantan 2022

Sambut Panen, Gubernur Riau Hadiri Gebyar Makan Durian Bantan 2022

Regional
Ketua TP-PKK Riau Riau Kunjungi Dua Panti Asuhan di Bengkalis

Ketua TP-PKK Riau Riau Kunjungi Dua Panti Asuhan di Bengkalis

Regional
Gubernur Khofifah Optimistis Gelaran SPE 2022 Bisa Dorong Pertumbuhan Ekonomi di Jatim

Gubernur Khofifah Optimistis Gelaran SPE 2022 Bisa Dorong Pertumbuhan Ekonomi di Jatim

Regional
Bupati Jekek Minta Generasi Muda Beri Warna Baru untuk Dunia Pertanian

Bupati Jekek Minta Generasi Muda Beri Warna Baru untuk Dunia Pertanian

Regional
Ujaran Kebencian Jelang Pemilu 2024 Meningkat, Masyarakat Papua Diimbau Lakukan Hal Ini

Ujaran Kebencian Jelang Pemilu 2024 Meningkat, Masyarakat Papua Diimbau Lakukan Hal Ini

Regional
Cegah Penyebaran PMK, Bupati Wonogiri Perketat Pengawasan di Pasar Hewan

Cegah Penyebaran PMK, Bupati Wonogiri Perketat Pengawasan di Pasar Hewan

Regional
Patuh Sampaikan LHKPN, Gubernur Riau Syamsuar Dapat Apresiasi dari KPK

Patuh Sampaikan LHKPN, Gubernur Riau Syamsuar Dapat Apresiasi dari KPK

Regional
Mulai Juli 2022, Pemkab Wonogiri Cover Iuran BPJS Ketenagakerjaan Seluruh Perangkat RT dan RW

Mulai Juli 2022, Pemkab Wonogiri Cover Iuran BPJS Ketenagakerjaan Seluruh Perangkat RT dan RW

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.