Kompas.com - 02/03/2017, 17:28 WIB
Ilustrasi: Tiga Sukhoi Su-30 TNI AU dari Skadron Udara 11 Lanud Hasanuddin Makassar dan dua F-16 dari Skadron Udara 16 Lanud Roesmin nurjadin Pekanbaru melakukan flypast di atas Istana Merdeka dan lapangan Monas dalam rangkaian upacara peringatan HUT ke-71 Republik Indonesia, Rabu (17/8/2016). KOMPAS.com / RESKA K NISTANTOIlustrasi: Tiga Sukhoi Su-30 TNI AU dari Skadron Udara 11 Lanud Hasanuddin Makassar dan dua F-16 dari Skadron Udara 16 Lanud Roesmin nurjadin Pekanbaru melakukan flypast di atas Istana Merdeka dan lapangan Monas dalam rangkaian upacara peringatan HUT ke-71 Republik Indonesia, Rabu (17/8/2016).
|
EditorFarid Assifa

KUPANG, KOMPAS.com - Atraksi dan pameran tiga unit pesawat tempur jenis Sukhoi di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), memukau warga di Lapangan Udara El Tari Kupang.

Warga Kota Kupang yang antusias datang bergerombol dan memadati lapangan udara milik TNI AU itu.

Salah seorang warga Kota Kupang, Yohanes mengaku membawa serta keluarganya (istri dan anak) untuk menyaksikan manuver pesawat buatan Rusia itu, karena baginya atraksi pesawat jarang digelar di Kupang, sehingga baginya sangat menarik untuk ditonton.

“Sudah tiga hari ini, pesawat tempur selalu terbang rendah di atas langit Kota Kupang, sehingga kami pun penasaran ada kegiatan apa sebenarnya. Setelah kami tanya, katanya hari ini akan ada kegiatan atraksi dan pameran sehingga saya pun ajak keluarga untuk datang nonton,” kata Yohanes kepada sejumlah wartawan, Kamis (2/3/2017).

Yohanes mengatakan, selain ia ada keluarganya, ada juga tetangga dan kenalan yang datang untuk mengikuti acara itu.

Sementara, warga lainnya, Erick menyambut gembira acara itu karena ia dan warga lainnya bisa diberikan kesempatan untuk mengenakan baju pilot Sukhoi 30 MK2 dan berpose di bawah pesawat tempur canggih itu.

Di tempat yang sama, Komandan Lanud El Tari Kupang, Kolonel Pnb Jorry S Koloay mengatakan, tiga pesawat tempur jenis Sukhoi terbang rendah di atas langit Kota Kupang dan sekitarnya, dalam rangka operasi pengamanan perbatasan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menurut Jorry, wilayah NTT berbatasan langsung dengan dua negara, yakni Timor Leste dan Australia, sehingga Komando Operasi Angkatan Udara II Makassar menggelar operasi pengamanan ini.

“Tiga pesawat ini terbang rendah di wilayah perairan NTT, khususnya wilayah utara. Wilayah patroli atau latihan bersama oleh tiga pesawat Sukhoi ini dilakukan hingga perbatasan laut Australia, kemudian ke wilayah Alor yang berbatasan dengan Timor Leste,” kata Jorry.

Ia pun berharap, kegiatan ini bisa mencegah niat dan upaya pelanggaran wilayah udara oleh negara asing. Kegiatan ini juga diharapkan bisa menegaskan kehadiran dan eksistensi negara dalam menjaga kedaulatan wilayah di daerah perbatasan, khususnya NTT.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Regional
AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

Regional
Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Regional
9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

Regional
Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Regional
Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Regional
Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Regional
Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Regional
Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Regional
Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Regional
Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Regional
PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

Regional
Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Regional
Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Regional
Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.