Pasutri Tewas Tertabrak Avanza Dalam Laka Lantas di Pematangsiantar

Kompas.com - 28/01/2017, 20:52 WIB
Ilustrasi kecelakaan lalu lintas ShutterstockIlustrasi kecelakaan lalu lintas
|
EditorAprillia Ika

SIMALUNGUN, KOMPAS.com - Sepasang suami istri, Fernando Sagala (43) dan Sondang Berliana boru Butar-butar (43), tewas setelah motornya ditabrak oleh mobil Toyota Avanza di jalan lintas umum Pematangsiantar-Parapat, Kecamatan Dolok Panribuan, Kabupaten Simalungun, Sabtu (28/1/2017).

Pasutri tersebut merupakan warga Jalan Melanthon Siregar, Pematangsiantar. Mereka mengendarai  sepeda motor Honda Vario BK 3080 ACI. Sementara mobil yang menabrak mereka bernomor polisi BK 1277 UZ.

Dalam peristiwa kecelakaan lalu lintas ( laka lantas) tersebut, putri pasutri itu, Hani boru Sagala (7) ikut menjadi korban dan mengalami kritis. Saat ini Hani mendapatkan perawatan di RS Vita Insani Pematangsiantar.

Awal mula kejadian tabrakan tersebut saat pasutri dan putri mereka berboncengan di sepeda motor dan bermaksud pergi menuju ke Parapat. Saat tiba di lokasi kejadian, motor yang dikemudikan Fernando ditabrak mobil yang datang dari arah berlawanan.

Selain menabrak motor, mobil tersebut juga menyeruduk satu unit mobil Toyota Rush dengan nomor polisi BK 1955 ZL. 

Saat itu posisi Toyota Rush berada di belakang motor Fernando. Akibat tabrakan itu, Fernando, istri dan putrinya terhempas ke aspal jalan.

Fernando dan istrinya tewas di lokasi, sedangkan putri mereka sempat diselamatkan ke Puskesmas Tiga Dolok, meski kemudian dirujuk ke RS Vita Insani Pematangsiantar.

Kepala Pos Lantas Balata, Aiptu S Oppusunggu bersama anak buahnya mengevakuasi para korban dan mengamankan tiga kendaraan yang terlibat tabrakan.

Jenazah pasutri dibawa ke RSUD dr Djasamen Saragih untuk dilakukan visum.

Salah seorang putri pasutri yang tiba di lokasi, Agnes boru Sagala, tak kuasa menahan tangis saat melihat jenazah kedua orangtuanya.

"Kami tak punya orangtua lagi," katanya berurai air mata.

Belum ada keterangan mengapa mobil Toyota Avanza tersebut menabrak Fernando dan istrinya. Identitas penabrak juga belum diketahui.

Kepala Unit Laka Polres Simalungun, Iptu J Silalahi saat dihubungi Kompas.com membenarkan kejadian tabrakan yang memakan korban tewas itu. Namun enggan berkomentar lebih banyak.

"Kami masih tangani peristiwa kecelakaan itu," katanya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Fakta Seputar Bayi Hiu Berwajah Mirip Manusia, Kelainan Genetik dan Sempat Buat Takut Nelayan

Fakta Seputar Bayi Hiu Berwajah Mirip Manusia, Kelainan Genetik dan Sempat Buat Takut Nelayan

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 28 Febuari 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 28 Febuari 2021

Regional
Menikmati Nasi Minyak, Makanan Khas Palembang yang Dulu Disantap Keluarga Sultan

Menikmati Nasi Minyak, Makanan Khas Palembang yang Dulu Disantap Keluarga Sultan

Regional
Tak Tertampung, Ratusan Pelajar SMP di Nunukan Bakal Belajar di SD

Tak Tertampung, Ratusan Pelajar SMP di Nunukan Bakal Belajar di SD

Regional
Masih Ingat Ibu di Cianjur yang Viral Hamil 1 Jam lalu Melahirkan, Ternyata Dihamili Mantan Suami

Masih Ingat Ibu di Cianjur yang Viral Hamil 1 Jam lalu Melahirkan, Ternyata Dihamili Mantan Suami

Regional
Respons PDI-P soal OTT Gubernur Sulsel: Orang Baik Tak Cukup, Kadang Lupa Diri

Respons PDI-P soal OTT Gubernur Sulsel: Orang Baik Tak Cukup, Kadang Lupa Diri

Regional
Perjuangan Driver Ojol di Semarang Terobos Banjir Demi Antar Makanan ke Pelanggan

Perjuangan Driver Ojol di Semarang Terobos Banjir Demi Antar Makanan ke Pelanggan

Regional
16.909 Guru dan Tenaga Kependidikan di DIY Bakal Divaksin Covid-19 Tahap 2

16.909 Guru dan Tenaga Kependidikan di DIY Bakal Divaksin Covid-19 Tahap 2

Regional
DPRD Sumbar Minta BPK Audit Dana Penanganan Covid-19 Rp 49 Miliar

DPRD Sumbar Minta BPK Audit Dana Penanganan Covid-19 Rp 49 Miliar

Regional
Relokasi Korban Longsor Nganjuk Harus Pertimbangkan Aspek Sosial-Budaya

Relokasi Korban Longsor Nganjuk Harus Pertimbangkan Aspek Sosial-Budaya

Regional
BCA Bantah Laporkan Ardi Soal Kasus Salah Transfer Rp 51 Juta: Itu Mantan Karyawan

BCA Bantah Laporkan Ardi Soal Kasus Salah Transfer Rp 51 Juta: Itu Mantan Karyawan

Regional
Asal-usul Tegal, dari Pelaut Portugis hingga Cerita Ki Gede Sebayu

Asal-usul Tegal, dari Pelaut Portugis hingga Cerita Ki Gede Sebayu

Regional
Tradisi Sarapan Para Raja di Keraton Yogyakarta, dari Teh, Susu Cokelat hingga Gudeg

Tradisi Sarapan Para Raja di Keraton Yogyakarta, dari Teh, Susu Cokelat hingga Gudeg

Regional
Hiperaktif, Bocah 9 Tahun Penyandang Disabilitas Diikat ke Pohon dan Dikurung Dalam Rumah

Hiperaktif, Bocah 9 Tahun Penyandang Disabilitas Diikat ke Pohon dan Dikurung Dalam Rumah

Regional
Asal-usul Kue Batang Buruk, Saksi Perjalanan Cinta Sang Putri Kerajaan Bintan

Asal-usul Kue Batang Buruk, Saksi Perjalanan Cinta Sang Putri Kerajaan Bintan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X