Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 21/12/2016, 07:43 WIB
|
EditorFarid Assifa

PIDIE JAYA, KOMPAS.com – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dalam waktu dekat ini segera membangun puluhan gedung sekolah yang rusak akibat gempa magnitudo 6,5 di Kabupaten Pidie, Pidie Jaya dan Kabupaten Bireuen pada 7 Desember 2016 lalu.

Hasil verifikasi tim terpadu hingga Selasa (20/12/2016) menyebutkan sekolah yang perlu segera direhab, yaitu untuk Kabupaten Pidie Jaya 13 unit gedung sekolah dasar estimasi kebutuhan anggaran Rp 3,6 miliar.

Lalu 13 gedung SMP estimasi anggaran Rp 2,6 miliar, lima gedung SMA estimasi anggaran Rp 2,6 miliar.

Sedangkan untuk Kabupaten Bireuen sebanyak enam gedung SMA estimasi anggaran Rp 2,5 miliar. Lalu untuk Kabupaten Pidie akan direhab dua gedung SMA estimasi anggaran Rp 2 miliar, dan dua gedung SMK estimasi anggaran Rp 1,6 miliar.

“Pembangunannya dengan pola swakelola, seluruh biaya pembangunan sekolah itu akan dibebankan pada anggaran BNPB,” terang staf Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) BPBA, Cut Diah.

Baca juga: Butuh Dana Rp 127 Miliar untuk Rehab Rumah Korban Gempa Aceh

Untuk sekolah lapangan berupa tenda, sambung Cut, hasil verifikasi menunjukan dibutuhkan 108 unit tenda. Dari jumlah itu, saat ini baru terpasang 48 tenda dan dibutuhkan 60 unit tenda lagi.

“Diperkirakan pembangunan tenda lapangan untuk sekolah ini selesai dalam pekan ini,” jelas Cut Diah.

Cut Diah menyebutkan tim terpadu yang melakukan verifikasis terdiri dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Kementerian Pendidikan Nasional, Dinas Pendidikan Pidie, Dinas Pendidikan Pidie Jaya, Dinas Pendidikan Bireuen dan Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) serta BNPB.

Kompas TV Pengungsi Gempa Aceh Tidur dengan Beralaskan Tanah

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca tentang
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bone Bolango Jadi Kabupaten Panutan, Hamim Pou: Kami di Sini Serba Efisien

Bone Bolango Jadi Kabupaten Panutan, Hamim Pou: Kami di Sini Serba Efisien

Regional
Rahasia Satu Abad NU

Rahasia Satu Abad NU

Regional
Menteri ATR/BPN Sebut Program PTSL Kota Semarang Terbaik di Indonesia, Walkot Ita Beberkan Rahasianya

Menteri ATR/BPN Sebut Program PTSL Kota Semarang Terbaik di Indonesia, Walkot Ita Beberkan Rahasianya

Regional
Gerakan Memasang Tanda Batas Dinilai Penting untuk Hindarkan Masyarakat dari Konflik Tanah

Gerakan Memasang Tanda Batas Dinilai Penting untuk Hindarkan Masyarakat dari Konflik Tanah

Regional
Ganjar Terlibat Langsung Susun RPD dan RKPD, Bappenas Berikan Apresiasi

Ganjar Terlibat Langsung Susun RPD dan RKPD, Bappenas Berikan Apresiasi

Regional
Pembangunan Stasiun Pemancar di Maluku Barat Daya Telah Capai 80 Titik Lokasi

Pembangunan Stasiun Pemancar di Maluku Barat Daya Telah Capai 80 Titik Lokasi

Regional
Fajar Sadboy dan Cermin Buram Masyarakat Indonesia

Fajar Sadboy dan Cermin Buram Masyarakat Indonesia

Regional
Dukung Pelestarian Tenun Bali di Jembrana, Jokowi: Ini Dorong Industri Kreatif Budaya Lokal

Dukung Pelestarian Tenun Bali di Jembrana, Jokowi: Ini Dorong Industri Kreatif Budaya Lokal

Regional
Pemkot Semarang dan KPK Ingatkan OPD untuk Kelola PAD secara Tepat dan Maksimal

Pemkot Semarang dan KPK Ingatkan OPD untuk Kelola PAD secara Tepat dan Maksimal

Regional
Respons Banjir Dinar Indah, Walkot Semarang Rencanakan Penghijauan dan Relokasi Permukiman

Respons Banjir Dinar Indah, Walkot Semarang Rencanakan Penghijauan dan Relokasi Permukiman

Regional
Sosialisasikan Prolegnas RUU Prioritas 2023 di Kalteng, Baleg DPR Terima Lebih dari 9 Masukan

Sosialisasikan Prolegnas RUU Prioritas 2023 di Kalteng, Baleg DPR Terima Lebih dari 9 Masukan

Regional
DMC Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir dan Longsor di Manado

DMC Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir dan Longsor di Manado

Regional
Hadiri Rapimnas Fornas, Bupati Zairullah Paparkan Rencana Pembangunan Istana Anak Yatim

Hadiri Rapimnas Fornas, Bupati Zairullah Paparkan Rencana Pembangunan Istana Anak Yatim

Regional
Lokasi Vaksin Booster Kedua di Rumah Sakit Jakarta

Lokasi Vaksin Booster Kedua di Rumah Sakit Jakarta

Regional
Terima Penyandang Disabilitas Klaten, Ganjar: Ini Kejutan Karena Mereka Bawa Motor Modifikasi Sendiri

Terima Penyandang Disabilitas Klaten, Ganjar: Ini Kejutan Karena Mereka Bawa Motor Modifikasi Sendiri

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.