Banjir di Aceh Singkil, Suplai Listrik untuk 6.000 Pelanggan Terhenti

Kompas.com - 01/12/2016, 15:14 WIB
Satu jembatan di Desa Gosong Telaga Barat, Aceh Singkil roboh dihantam banjir, Rabu (30/11/2016) KOMPAS. COM/MASRIADISatu jembatan di Desa Gosong Telaga Barat, Aceh Singkil roboh dihantam banjir, Rabu (30/11/2016)
|
EditorCaroline Damanik

ACEH SINGKIL, KOMPAS.com - Memasuki hari kelima banjir di Kabupaten Aceh Singkil, Kamis (1/12/2016), suplai arus listrik masih terhenti untuk 6.000 pelanggan di Kecamatan Singkil dan Kecamatan Singkil Utara.

Manajer PLN Aceh Singkil Mardhika Khaisar, menyebutkan, pada hari pertama banjir, sebanyak 10 tiang listrik tumbang di kawasan Singkil Utara.

"Untuk 10 tiang itu udah kami perbaiki dan sudah kita suplai arus listrik untuk 2.500 pelanggan," ucapnya.

Namun, lanjut Mardhika, pada hari ketiga banjir, sebanyak empat tiang listrik tumbang di Desa Pancang Dua, Singkil Utara.

"Kami tidak bisa segera memperbaiki tiang yang tumbang karena akses jalan putus," tuturnya.

Dia menyebutkan saat ini PLN sedang berusaha mengangkut tiang ke lokasi banjir.

"Kami perkirakan, dua hari ke depan baru normal kembali suplai listrik ke pelanggan," terangnya.

Sebelumnya diberitakan, pada empat hari terakhir, banjir melanda sejumlah kecamatan di Aceh Singkil. Ratusan rumah terendam dan ratusan warga mengungsi ke dataran lebih tinggi dan sejumlah lokasi pengungsian di kabupaten itu.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi dan TNI Akan Dampingi dan Awasi 'New Normal' di Jabar Selama 14 Hari

Polisi dan TNI Akan Dampingi dan Awasi "New Normal" di Jabar Selama 14 Hari

Regional
2 Balita Tewas Terbakar di Dalam Mobil Tetangga, Pemilik Halalbihalal, Orangtua Bekerja

2 Balita Tewas Terbakar di Dalam Mobil Tetangga, Pemilik Halalbihalal, Orangtua Bekerja

Regional
UPDATE Corona Maluku 27 Mei: 188 Positif, 8 Meninggal, 34 Pasien Sembuh

UPDATE Corona Maluku 27 Mei: 188 Positif, 8 Meninggal, 34 Pasien Sembuh

Regional
Tepergok Istri Saat Perkosa Tetangga, Bapak 2 Anak Ditangkap Polisi

Tepergok Istri Saat Perkosa Tetangga, Bapak 2 Anak Ditangkap Polisi

Regional
UPDATE Corona Kalsel 27 Mei: 703 Pasien Positif, 71 Meninggal, 81 Sembuh

UPDATE Corona Kalsel 27 Mei: 703 Pasien Positif, 71 Meninggal, 81 Sembuh

Regional
Oknum TNI Adu Jotos dan Tembak Warga Sipil di Nunukan

Oknum TNI Adu Jotos dan Tembak Warga Sipil di Nunukan

Regional
'Genting Berjatuhan, Saya Mengangkat Lemari Kayu Demi Menyelamatkan Ayah'

"Genting Berjatuhan, Saya Mengangkat Lemari Kayu Demi Menyelamatkan Ayah"

Regional
14 Tahun Gempa Yogya, Gotong Royong Jadi Modal untuk Bangkit

14 Tahun Gempa Yogya, Gotong Royong Jadi Modal untuk Bangkit

Regional
Protes Pembagian BLT, Warga di Maluku Tengah Segel Kantor Desa

Protes Pembagian BLT, Warga di Maluku Tengah Segel Kantor Desa

Regional
Dilempar Bom Molotov, Rumah Pegawai Pengadilan Tinggi Tanjung Karang Terbakar

Dilempar Bom Molotov, Rumah Pegawai Pengadilan Tinggi Tanjung Karang Terbakar

Regional
Pembuat Petasan Tewas Kena Ledakan Mercon, Dua Anak Terluka

Pembuat Petasan Tewas Kena Ledakan Mercon, Dua Anak Terluka

Regional
Update Covid-19 Papua: Total 652 Kasus Positif, 800 Sampel Antre Diperiksa di Lab

Update Covid-19 Papua: Total 652 Kasus Positif, 800 Sampel Antre Diperiksa di Lab

Regional
Tersesat di Permukiman, Ambulans Pasien Covid-19 Diamuk Massa, Ini Kronologinya

Tersesat di Permukiman, Ambulans Pasien Covid-19 Diamuk Massa, Ini Kronologinya

Regional
Soal 'New Normal', Wali Kota Banjarmasin Tunggu Keputusan Pemerintah Pusat

Soal "New Normal", Wali Kota Banjarmasin Tunggu Keputusan Pemerintah Pusat

Regional
Juru Mudi Perahu yang Terbalik di Ogan Ilir Terancam Dipidana

Juru Mudi Perahu yang Terbalik di Ogan Ilir Terancam Dipidana

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X