Kuasa Dicabut, Pengacara Dimas Kanjeng Diusir dari Ruang Sidang

Kompas.com - 22/11/2016, 16:48 WIB
PN Surabaya tempat sidang praperadilan Dimas Kanjeng digelar, Selasa (22/11/2016). Kontributor Surabaya, Achmad FaizalPN Surabaya tempat sidang praperadilan Dimas Kanjeng digelar, Selasa (22/11/2016).
|
EditorFarid Assifa

SURABAYA, KOMPAS.com - Tim kuasa hukum Dimas Kanjeng Taat Pribadi diusir dari ruangan saat sidang perdana praperadilan di Pengadilan Negeri Surabaya, Selasa (22/11/2016).

Pengusiran itu karena hakim memiliki bukti bahwa tim tersebut dicabut kuasanya oleh Dimas Kanjeng.

Hakim tunggal Sutriyono mendapatkan bukti itu dari penyidik Polda Jatim yang menghadiri sidang sebagai termohon.

Dalam surat yang ditandatangani oleh Dimas Kanjeng itu ada beberapa nama kuasa hukum yang dicabut kuasanya oleh Dimas Kanjeng. 

Nama-nama kuasa hukum itu pun oleh hakim diminta keluar dari ruangan karena tidak memiliki legalitas.

Baca juga: Dimas Kanjeng Jadi Tersangka Pencucian Uang, Supermarket dan Bengkel Disita

Surat tersebut ditandatangani pada 31 Oktober, sementara pengajuan praperadilan Dimas Kanjeng pada 3 Desember.

"Kami mempertanyakan surat itu, karena kami bahkan tidak pernah bertemu dengan Dimas Kanjeng di Polda Jatim," kata Irwan Sya'ban, salah satu tim kuasa hukum yang diminta keluar dari ruang sidang.

Kendati sempat ada pengusiran kuasa hukum, sidang tetap dilanjutkan. Sebab, ada kuasa hukum yang namanya tidak dicabut kuasanya oleh Dimas Kanjeng, salah satunya adalah Ibnu Setiyono.

Setelah tim kuasa hukum tercoret keluar dari ruang sidang, sidang perdana praperadilan pun dilanjutkan dengan pembacaan materi permohonan praperadilan oleh pemohon. 

Pemohon menyebut penetapan tersangka Dimas Kanjeng maupun penahanan serta aksi penggeledahannya dianggap menyalahi prosedur.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bersiap Kedatangan Jokowi, Babel Akan Pamerkan Keberhasilan Bendungan

Bersiap Kedatangan Jokowi, Babel Akan Pamerkan Keberhasilan Bendungan

Regional
Ini Kontak yang Bisa Dihubungi Korban Fetish Kain Jarik, Kerahasiaan Dijamin

Ini Kontak yang Bisa Dihubungi Korban Fetish Kain Jarik, Kerahasiaan Dijamin

Regional
Terungkap, Gajah Sumatera Ditembak dengan Senjata Laras Panjang

Terungkap, Gajah Sumatera Ditembak dengan Senjata Laras Panjang

Regional
Dapat Dukungan dari Gerindra, Gibran Bakal Sowan ke Prabowo di Jakarta

Dapat Dukungan dari Gerindra, Gibran Bakal Sowan ke Prabowo di Jakarta

Regional
Tepergok Bawa Sabu Pesanan Suami Saat Besuk, Wanita Ini Nekat Lempar Barang Bukti

Tepergok Bawa Sabu Pesanan Suami Saat Besuk, Wanita Ini Nekat Lempar Barang Bukti

Regional
Usaha Karaoke Masih Ditutup, Wali Kota Ambon: Nyanyi Tidak Bisa Pakai Masker

Usaha Karaoke Masih Ditutup, Wali Kota Ambon: Nyanyi Tidak Bisa Pakai Masker

Regional
Kabupaten Pesisir Selatan Protes Disebut Zona Kuning Covid-19

Kabupaten Pesisir Selatan Protes Disebut Zona Kuning Covid-19

Regional
Pamit Cari Sagu, Dua Anak Perempuan Hilang di Dalam Hutan

Pamit Cari Sagu, Dua Anak Perempuan Hilang di Dalam Hutan

Regional
Pasangan Suami Istri Tewas Dibunuh Rekan Bisnis, Pelaku: Korban Menuduh Saya Maling

Pasangan Suami Istri Tewas Dibunuh Rekan Bisnis, Pelaku: Korban Menuduh Saya Maling

Regional
Guru SMP Meninggal Positif Covid-19, Sempat Datangi Sekolah dan Berinteraksi dengan Rekan Kerja

Guru SMP Meninggal Positif Covid-19, Sempat Datangi Sekolah dan Berinteraksi dengan Rekan Kerja

Regional
Dicopot oleh Bupati Ogan Ilir, Seorang ASN Mengadu ke Komisi ASN

Dicopot oleh Bupati Ogan Ilir, Seorang ASN Mengadu ke Komisi ASN

Regional
PSBB Transisi Diperpanjang di Ambon, Wali Kota: Kita Belum Zona Kuning

PSBB Transisi Diperpanjang di Ambon, Wali Kota: Kita Belum Zona Kuning

Regional
Keraton Yogyakarta Ragu dengan Jumlah Emas Diklaim Trah HB II Telah Dijarah Inggris

Keraton Yogyakarta Ragu dengan Jumlah Emas Diklaim Trah HB II Telah Dijarah Inggris

Regional
Soal Tes Massal Covid-19, Ganjar Ingatkan Kepala Daerah: Jangan Takut Soal Citra

Soal Tes Massal Covid-19, Ganjar Ingatkan Kepala Daerah: Jangan Takut Soal Citra

Regional
Cegah Covid-19, Wagub NTB Minta Kepala Daerah Lebih Masif Lakukan Tracing

Cegah Covid-19, Wagub NTB Minta Kepala Daerah Lebih Masif Lakukan Tracing

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X