Mensos Minta Masyarakat Berpartisipasi dalam Mengasuh Anak Terlantar

Kompas.com - 30/10/2016, 05:23 WIB
Menteri Sosial, Khofifah Indar Parawansa dalam Rapat Kerja Wilayah I Forum Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak Provinsi Jawa Timur di Surabaya, Sabtu (29/10/2016) malam. Dimas Jarot BayuMenteri Sosial, Khofifah Indar Parawansa dalam Rapat Kerja Wilayah I Forum Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak Provinsi Jawa Timur di Surabaya, Sabtu (29/10/2016) malam.
|
EditorAprillia Ika

SURABAYA, KOMPAS.com - Menteri Sosial, Khofifah Indar Parawansa mengatakan ada 4.1 juta anak terlantar yang ada di Indonesia saat ini.

Hal itu disampaikan Khofifah dalam Rapat Kerja Wilayah I Forum Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak Provinsi Jawa Timur di Surabaya, Sabtu (29/10/2016) malam.

Khofifah mengatakan, anak-anak terlantar tersebut membutuhkan pengasuhan agar hidupnya menjadi lebih layak.

Menurut Khofifah, jika anak-anak terlantar dibiarkan, maka mereka akan mengalami masalah sosial dalam menjalankan hidupnya.

"Anak terlantar kalau tidak diasuh tidak tahu bagaimana tatanan sosial yang tertib, tidak dapat asupan gizi yang baik, tidak dapat pendidikan yang baik," ujar Khofifah.

Kendati demikian, kata Khofifah, pemerintah memiliki keterbatasan dalam memberikan pengasuhan terhadap anak terlantar. Sebab, saat ini Kemensos sudah tidak memiliki hak mengelola panti asuhan.

Panti asuhan, lanjut Khofifah, saat ini pengelolaannya sudah dialihkan kepada pemerintah daerah.

"Tapi daerah juga punya keterbatasan untuk menyiapkan infrastruktur maupun pengasuhannya," kata Khofifah.

Untuk itu, Khofifah meminta masyarakat berpartisipasi dalam pengasuhan anak terlantar. Sebab, upaya tersebut dapat membantu pemerintah dalam meningkatkan taraf hidup anak terlantar.

"Sebanyak 4,1 juta anak terlantar kalau tidak dibantu pengasuhan oleh masyarakat, tentu pemerintah sangat kewalahan," ucap Khofifah.

(Baca: Mensos: Daerah Masih Sepelekan Urusan Sosial)

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kepala BNPB Ingin Hulu Sungai Jadi Daerah Konservasi

Kepala BNPB Ingin Hulu Sungai Jadi Daerah Konservasi

Regional
Tak Pernah Kalah Saat Mencalonkan Diri, Ini Saran Gubernur Sutarmidji untuk Para Petarung Pilkada

Tak Pernah Kalah Saat Mencalonkan Diri, Ini Saran Gubernur Sutarmidji untuk Para Petarung Pilkada

Regional
Ayahnya Meninggal Saat Jasad Ibunya Dimandikan, Begini Nasib 6 Anak yang Ditinggalkan

Ayahnya Meninggal Saat Jasad Ibunya Dimandikan, Begini Nasib 6 Anak yang Ditinggalkan

Regional
Delapan Kecamatan di Subang Terendam Banjir, 2.819 Jiwa Mengungsi

Delapan Kecamatan di Subang Terendam Banjir, 2.819 Jiwa Mengungsi

Regional
Daftar dari Independen, Eks Staf Ahli Ahok Rian Ernest Ajak Warga Kawal Proses Demokrasi

Daftar dari Independen, Eks Staf Ahli Ahok Rian Ernest Ajak Warga Kawal Proses Demokrasi

Regional
Fakta di Balik Video Viral Kakek Ditandu 6 Kilometer untuk Berobat

Fakta di Balik Video Viral Kakek Ditandu 6 Kilometer untuk Berobat

Regional
Kisah Nenek Miha di Bengkulu, Idap Penyakit Komplikasi hingga Tak Bisa Berobat karena Buruknya Akses Jalan

Kisah Nenek Miha di Bengkulu, Idap Penyakit Komplikasi hingga Tak Bisa Berobat karena Buruknya Akses Jalan

Regional
Berdiri Sejak 1980, Restoran Rindu Alam di Puncak Bogor Resmi Ditutup

Berdiri Sejak 1980, Restoran Rindu Alam di Puncak Bogor Resmi Ditutup

Regional
Pria Nekat Hadang Bus Salah Jalan di Gresik, Polisi Berikan Apresiasi

Pria Nekat Hadang Bus Salah Jalan di Gresik, Polisi Berikan Apresiasi

Regional
Sosok-sosok Heroik di Balik Tragedi Susur Sungai, Mbah Diro hingga Kodir Pertaruhkan Nyawa

Sosok-sosok Heroik di Balik Tragedi Susur Sungai, Mbah Diro hingga Kodir Pertaruhkan Nyawa

Regional
Dampak Banjir Jakarta, Kereta Terlambat Datang hingga 13 Jam di Madiun

Dampak Banjir Jakarta, Kereta Terlambat Datang hingga 13 Jam di Madiun

Regional
Kemunculan Ribuan Ulat Bulu yang Bikin Resah Warga di Kediri

Kemunculan Ribuan Ulat Bulu yang Bikin Resah Warga di Kediri

Regional
Gubernur Viktor: Harus Ada Terobosan yang Radikal untuk Bangun NTT

Gubernur Viktor: Harus Ada Terobosan yang Radikal untuk Bangun NTT

Regional
Masuk Daerah Rawan Politik Saat Pilkada 2020, Ini Langkah Bawaslu Makassar

Masuk Daerah Rawan Politik Saat Pilkada 2020, Ini Langkah Bawaslu Makassar

Regional
Ditemukan Dugaan Investasi Bodong di Papua Berkedok Modal Sapi Perah

Ditemukan Dugaan Investasi Bodong di Papua Berkedok Modal Sapi Perah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X