4.736 Warga Eks Timor Timur di Jateng Dapat Kompensasi Rp 10 Juta

Kompas.com - 08/10/2016, 16:19 WIB
Warga eks Timor Timur mendapat kompensasi dari Pemerintah indonesia. Tiap kepala keluarga mendapat Rp 10 juta. Kontributor Semarang, Nazar NurdinWarga eks Timor Timur mendapat kompensasi dari Pemerintah indonesia. Tiap kepala keluarga mendapat Rp 10 juta.
|
EditorFarid Assifa

SEMARANG, KOMPAS.com - Kementerian Sosial menyalurkan kompensasi bagi warga eks Timor Timur yang menetap di Indonesia. Mereka diberi kompensasi berupa uang Rp 10 juta per kepala keluarga.

Direktur Jenderal Perlindungan Sosial Kemensos, Harry Hikmat mengatakan, ada 27.700 keluarga eks Timor Timur yang tinggal di Indonesia. Sebanyak 4.736 kepala keluarga di antaranya tinggal di Provinsi Jawa Tengah.

"Kompensasi diberikan secara nontunai, melalui bank," kata Harry saat penyerahan kompensasi di Balai Kota Semarang, Sabtu (8/10/2016).

Harry mengatakan, jumlah warga eks Timor Timur yang didata merupakan hasil verifikasi yang dilakukan Kementerian Dalam Negeri dan divalidasi oleh Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) serta Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK).

Sebanyak 4.736 kepala keluarga itu terdiri atas 618 kepala keluarga di kota Semarang, 146 kepala keluarga di Kabupaten Semarang dan 46 kepala keluarga di Kabupaten Kendal.

"Penyampaian kompensasi kepada WNI eks WNI Timor Timur ini ditindaklanjuti dengan peraturan menteri. Ini diberikan agar ada peningkatan kualitas sejak jajak pendapat 4 September 1999," ujar Harry.

Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa mengatakan, data jumlah WNI eks Timor Timur yang masuk masih berpeluang untuk bertambah. Kementerian masih akan membuka kemungkinan nama baru yang belum terverifikasi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Pesan saya, mohon dimanfaatkan sebaik mungkin, jika ada yang belum terverfikasi masih ada 5.000 slot yang disediakan. Kami berharap minggu akhir November 2016 bisa selesai semuanya," pesan Ketua Umum Muslimat Nahdatul Ulama ini.

Salah seorang penerima kompensasi Carlos Sarmento mengatakan bahwa uang yang diberikan merupakan haknya. Namun demikian, masih banyak warga lain yang belum diidentifikasi, termasuk mereka yang dulu berusia 17 tahun saat referendum Timor Timur digelar.

"Korban politik tak mengenal umur," imbuhnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Percepat Vaksinasi di Wonogiri, Bupati Jekek Siapkan Strategi Home Visit

Percepat Vaksinasi di Wonogiri, Bupati Jekek Siapkan Strategi Home Visit

Regional
Ada Guru Meninggal akibat Covid-19, Bupati Wonogiri Ingatkan Pandemi Belum Berakhir

Ada Guru Meninggal akibat Covid-19, Bupati Wonogiri Ingatkan Pandemi Belum Berakhir

Regional
Soal Penutupan Wisata pada Akhir Tahun, Pemkab Wonogiri Tunggu Kebijakan Pusat

Soal Penutupan Wisata pada Akhir Tahun, Pemkab Wonogiri Tunggu Kebijakan Pusat

Regional
Ganjar Kirim 50 Relawan untuk Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

Ganjar Kirim 50 Relawan untuk Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

Regional
Guru di Wonogiri Meninggal karena Covid-19, Bupati Jekek: Terpapar di Area Wisata, Bukan Sekolah

Guru di Wonogiri Meninggal karena Covid-19, Bupati Jekek: Terpapar di Area Wisata, Bukan Sekolah

Regional
Antisipasi Omicron Saat Nataru, Bupati Jekek Minta Perantau Tak Mudik

Antisipasi Omicron Saat Nataru, Bupati Jekek Minta Perantau Tak Mudik

Regional
Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Regional
Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Regional
Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Regional
Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Regional
Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Regional
Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Regional
Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Regional
Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Regional
Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.