Kepala Sekolah di Ketapang Cabuli Delapan Siswa dengan Ancaman Tidak Naik Kelas

Kompas.com - 02/10/2016, 18:16 WIB
Ilustrasi pelecehan seksual Ilustrasi pelecehan seksual

PONTIANAK, KOMPAS.com - Pelarian Achmad Safeei (29) berakhir. Ia ditangkap polisi karena diduga melakukan pencabulan terhadap delapan siswa laki-laki di salah satu sekolah dasar di Kecamatan Kendawangan, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat.

Kepala Polres Ketapang AKBP Sunario mengatakan Achmad ditangkap satuan reserse kriminal Polres Ketapang di Kecamatan Tambun Selatan Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Kamis (29/9/2016).

Tersangka yang berstatus bujangan itu selain sebagai kepala sekolah juga merangkap sebagai wali kelas IV.

"Dari 150 siswa di SD tersebut, baru delapan siswa yang melapor telah menjadi korban pencabulan yang dilakukan tersangka. Semua korban merupakan anak laki-laki yang duduk di kelas 4 dan 5," ujar Sunario, Minggu (2/10/2016).

Perbuatan tersangka terhadap anak didiknya itu mengakibatkan trauma psikologis yang besar bagi anak-anak yang menjadi korban pencabulan.

"Perbuatan tersangka dilakukan dengan modus belajar kelompok di rumah dinasnya," jelas Sunario.

Korban pun mendapat ancaman apabila menolak keinginan tersangka. Tersangka mengancam korban-korbannya tidak naik kelas jika menolak untuk dicabuli atau jika korban berani melaporkan perbuatan itu kepada orangtua mereka.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sunario menambahkan, tidak menutup kemungkinan adanya korban lain. Pihak Polres Ketapang saat ini bekerjasama dengan Dinas Sosial Ketapang untuk melakukan pemulihan psikologis anak-anak yang menjadi korban.

Polisi mengimbau bagi orang tua yang anaknya menjadi korban untuk melapor ke Kepolisian terdekat dan mengikutkan anaknya dalam program rehabilitasi.

"Para orang tua diharapkan bisa menjaga, membangun komunikasi yang baik dengan anak-anaknya, menanyakan bagaimana keseharian dan kendala kendala yang dihadapi anak di dalam pergaulannya, supaya kita dapat melakukan pencegahan dini agar anak-anak kita terhindar dari kekerasan fisik, seksual maupun kekerasan psikologis," ucapnya.

Atas perbuatan tersebut, tersangka dijerat dengan pasal 82 Jo pasal 76 D UU Nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU Nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak, dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara.

Kompas TV Oknum Guru di Kuningan Cabuli 9 Siswi
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pakar Kebencanaan UGM: Jateng Sangat Peduli terhadap Kebencanaan Indonesia

Pakar Kebencanaan UGM: Jateng Sangat Peduli terhadap Kebencanaan Indonesia

Regional
Bupati Wonogiri Berharap Pemerintah Pusat Tak Bebankan Gaji P3K ke APBD

Bupati Wonogiri Berharap Pemerintah Pusat Tak Bebankan Gaji P3K ke APBD

Regional
Capaian Vaksinasi Wonogiri di Atas 90 Persen, Jekek Minta Masyarakat Tetap Taat Prokes

Capaian Vaksinasi Wonogiri di Atas 90 Persen, Jekek Minta Masyarakat Tetap Taat Prokes

Regional
Percepat Vaksinasi di Wonogiri, Bupati Jekek Siapkan Strategi Home Visit

Percepat Vaksinasi di Wonogiri, Bupati Jekek Siapkan Strategi Home Visit

Regional
Ada Guru Meninggal akibat Covid-19, Bupati Wonogiri Ingatkan Pandemi Belum Berakhir

Ada Guru Meninggal akibat Covid-19, Bupati Wonogiri Ingatkan Pandemi Belum Berakhir

Regional
Soal Penutupan Wisata pada Akhir Tahun, Pemkab Wonogiri Tunggu Kebijakan Pusat

Soal Penutupan Wisata pada Akhir Tahun, Pemkab Wonogiri Tunggu Kebijakan Pusat

Regional
Ganjar Kirim 50 Relawan untuk Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

Ganjar Kirim 50 Relawan untuk Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

Regional
Guru di Wonogiri Meninggal karena Covid-19, Bupati Jekek: Terpapar di Area Wisata, Bukan Sekolah

Guru di Wonogiri Meninggal karena Covid-19, Bupati Jekek: Terpapar di Area Wisata, Bukan Sekolah

Regional
Antisipasi Omicron Saat Nataru, Bupati Jekek Minta Perantau Tak Mudik

Antisipasi Omicron Saat Nataru, Bupati Jekek Minta Perantau Tak Mudik

Regional
Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Regional
Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Regional
Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Regional
Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Regional
Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Regional
Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.