Tidak Bawa Dokumen Resmi, Aparat Pol Air Jayapura Amankan 4 Warga Papua Niugini

Kompas.com - 30/09/2016, 12:34 WIB
 Empat warga Papua Nugini yang diamankan aparat Satpolair Polres Kota Jayapura Fabio Maria Lopes Costa Empat warga Papua Nugini yang diamankan aparat Satpolair Polres Kota Jayapura
|
EditorFarid Assifa

JAYAPURA, KOMPAS.com - Aparat Satuan Polisi Perairan Polres Jayapura mengamankan empat warga Papua Niugini yang masuk ke Jayapura tanpa menggunakan dokumen resmi pada Kamis (29/9/2016) kemarin.

Identitas empat warga Papua Niugini (PNG) yang diamankan aparat adalah Po (29), FT (19), LA (38), TH (38). Mereka berasal dari Kampung Warapu, Provinsi Sandaun, PNG.

Data dari Satuan Polisi Perairan Polres Kota Jayapura, empat warga PNG diamankan langsung Kanit Penegakan Hukum Aiptu Basri dan Kanit Patroli Aiptu Muhammad Yusuf sekitar pukul 14.00 WIT di Perairan Muara Tami.

Barang bukti yang diamankan aparat adalah 11 jeriken kosong dan 15 karung berisi buah pinang. Diperkirakan berat seluruh karung berisi pinang itu sekitar Rp 300 kilogram.

Kepala Satuan Polisi Perairan Polres Kota Jayapura AKP Simon Tiert saat ditemui di Jayapura, Jumat (30/9/2016), mengatakan, empat warga PNG itu melanggar tiga regulasi dari berdasarkan kerja sama antara Indonesia dengan Papua Niugini.

“Mereka tidak memiliki identitas diri seperti dokumen pelintas batas, tidak memasang bendera Indonesia di kapal ketika memasuki wilayah Jayapura, dan tak ada nomor registrasi pada kapal,” kata Simon.

Ia menambahkan, empat warga PNG diamankan di Markas Satuan Polisi Perairan sejak Kamis kemarin.

“Selama ditahan, kami memperlakukan empat warga PNG itu dengan baik. Saat ini kami telah menyerahkan mereka ke pihak Imigrasi setempat,” tutur Simon.

Mandani Waroi, selaku petugas Imigrasi di Pos Lintas Batas mengatakan, empat warga PNG itu mengaku hanya membawa pinang untuk dipasarkan di Jayapura.

“Mereka sama tidak memiliki dokumen resmi untuk memasuki wilayah Jayapura. Rencananya kami langsung mendeportasi mereka ke PNG pada hari ini,” kata Mandani.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sedang Ratakan Sawah, Petani di Aceh Utara Temukan Bom Sepanjang 40 Cm

Sedang Ratakan Sawah, Petani di Aceh Utara Temukan Bom Sepanjang 40 Cm

Regional
1 Pasien Positif Covid-19 di Padang Meninggal Diduga Terjangkit Saat Gelar Pernikahan Anak

1 Pasien Positif Covid-19 di Padang Meninggal Diduga Terjangkit Saat Gelar Pernikahan Anak

Regional
Viral, Seorang Kakek Sebut Daun Leben Obat Corona Setelah 3 Kali Bermimpi

Viral, Seorang Kakek Sebut Daun Leben Obat Corona Setelah 3 Kali Bermimpi

Regional
UPDATE Corona di Padang: 18 Kasus Positif, 2 Meninggal

UPDATE Corona di Padang: 18 Kasus Positif, 2 Meninggal

Regional
Mayat Pria dan Wanita Tanpa Busana Ditemukan di Kontrakan, Keluar Cairan Coklat dari Mulut

Mayat Pria dan Wanita Tanpa Busana Ditemukan di Kontrakan, Keluar Cairan Coklat dari Mulut

Regional
Kasus Ketiga Positif Corona di Jombang Berasal dari Klaster Asrama Haji Surabaya

Kasus Ketiga Positif Corona di Jombang Berasal dari Klaster Asrama Haji Surabaya

Regional
ASN Ini Dinyatakan Positif Covid-19 Sebelum Lanjutkan Beasiswa S3 ke Amerika

ASN Ini Dinyatakan Positif Covid-19 Sebelum Lanjutkan Beasiswa S3 ke Amerika

Regional
Sejak Akhir Maret, 7.662 Pemudik Pulang Kampung ke Gunungkidul

Sejak Akhir Maret, 7.662 Pemudik Pulang Kampung ke Gunungkidul

Regional
Duduk Perkara Pemakaman Perawat di Semarang Ditolak Warga, PPNI Turun Tangan hingga Ketua RT Minta Maaf

Duduk Perkara Pemakaman Perawat di Semarang Ditolak Warga, PPNI Turun Tangan hingga Ketua RT Minta Maaf

Regional
Pasien 02 Positif Covid-19 di Ciamis Tertular dari Pasien Positif Klaster Bogor

Pasien 02 Positif Covid-19 di Ciamis Tertular dari Pasien Positif Klaster Bogor

Regional
Hasil Tes Swab Pertama Bupati Karawang dan Tiga Pejabatnya Negatif

Hasil Tes Swab Pertama Bupati Karawang dan Tiga Pejabatnya Negatif

Regional
Pemkab Kuningan Siapkan Tempat Istirahat Tenaga Medis, Salah Satunya Hotel Milik Bupati

Pemkab Kuningan Siapkan Tempat Istirahat Tenaga Medis, Salah Satunya Hotel Milik Bupati

Regional
Akses Jalan Agam-Padang Pariaman Tertimbun Longsor, Hanya Bisa Dilintasi Kendaraan Roda Dua

Akses Jalan Agam-Padang Pariaman Tertimbun Longsor, Hanya Bisa Dilintasi Kendaraan Roda Dua

Regional
Penjelasan Dinkes Soal Angka Kematian Covid-19 di Jateng Lebih Tinggi dari Skala Nasional

Penjelasan Dinkes Soal Angka Kematian Covid-19 di Jateng Lebih Tinggi dari Skala Nasional

Regional
Cerita Pasien Positif Corona Pertama di NTT, Hanya Rasakan Meriang

Cerita Pasien Positif Corona Pertama di NTT, Hanya Rasakan Meriang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X