Kompas.com - 27/09/2016, 11:48 WIB
Satu unit truk yang memuat 135 sak pupuk bersubsidi ini diamankan aparat Polres Bima Kota, ketika hendak menyalurkan pupuk di luar wilayah yang ditentukan, Senin (26/9/2016) KOMPAS.com/SyarifudinSatu unit truk yang memuat 135 sak pupuk bersubsidi ini diamankan aparat Polres Bima Kota, ketika hendak menyalurkan pupuk di luar wilayah yang ditentukan, Senin (26/9/2016)
|
EditorFarid Assifa

BIMA, KOMPAS.com - Aparat Polres Bima Kota, Nusa Tenggara Barat, mengamankan truk bermuatan pupuk bersubsidi saat melintas di Kelurahan Kodo, Kecamatan Rasanae Timur. Pupuk tersebut rencananya dijual ke wilayah yang tidak ditentukan.

"Kami telah menggagalkan penyelundupan pupuk bersubsidi yang diangkut menggunakan mobil truk pada hari Senin (26/9/2016) kemarin. Di atas mobil itu, petugas mendapat 135 sak pupuk jenis urea dan NPK," ungkap Kepala Subbagian Humas Polres Bima Kota, Ipda Suratno kepada Kompas.com, Selasa (27/9/2016).

Sebanyak 135 zak pupuk bersubsidi ini terdiri dari 125 zak pupuk jenis urea dan 10 zak jenis NPK.

Menurut Surtano, terungkapnya penyelundupan pupuk bersubsidi ini berkat informasi dari masyarakat. Petugas melakukan penyelidikan dan pengejaran hingga mendapati 1 unit truk bermuatan pupuk subsidi di Kelurahan Dodu, Kecamatan Rasanae Timur, Kota Bima.

"Mobil truk yang mengangkut pupuk subsidi itu ditahan di Kelurahan Dodu, Kota Bima, ketika hendak menuju Desa Tente, Kecamatan Woha, Kabupaten Bima," kata Suratno.

Seharusnya, lanjut Suratnon, pupuk tersebut didistribusikan di Desa Kambilo, Kecamatan Lambitu, Kabupaten Bima. Namun, karena hendak disalurkan di wilayah terlarang, akhirnya pupuk yang diangkut truk hijau EA 8552 X ini diamankan Polres Bima Kota.

"Rencananya, pupuk itu mau dijual ke Desa Tente. Padahal, menyalurkan pupuk di luar dari wilayah yang ditentukan itu melanggar aturan," tuturnya.

Dalam kasus itu, polisi mengamankan IS (43), sopir truk.

"Selain barang bukti pupuk dan mobil truk, kami juga mengamankan sopir yang berinisial IS untuk dimintai keterangan," pungkasnya.

Hingga saat ini, polisi terus menyelidiki dan mengembangkan kasus tersebut untuk mengungkap siapa di balik penyelundupan pupuk bersubsidi ini.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Regional
Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Regional
Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Regional
H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X