Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Saat Ridwan Kamil Interogasi Terapis Panti Pijat...

Kompas.com - 24/09/2016, 07:41 WIB
Dendi Ramdhani

Penulis

"Mulai Rp 800 sampai Rp 1 juta," kata Siska.

"Itu berapa lama durasinya?" timpal Emil.

"Sembilan puluh," jawab Siska yang belum setahun bekerja di Illvision.

"Sembilan puluh detik? Memang ada yang segitu?" ucap Emil disambut tawa para terapis.

"Sembilan puluh menit atuh, Pak," ujar Siska.

Dialog ringan itu membuat suasana menjadi lebih santai. Para terapis tak sungkan berkeluh kesah mulai derasnya tuntutan hidup, hingga menyinggung status para terapis yang mayoritas janda.

Dalam sidak itu, Emil sempat memergoki seorang terapis tengah bertransaksi seksual dengan seorang pelanggan. Ia turut menemukan beberapa wanita tanpa busana.

Usai mendapat bukti kuat, Emil mengatakan, tetap menutup tempat tersebut dan akan meminta keterangan pemiliknya.

Tak berselang lama, petugas Satpol PP langsung melingkari bangunan itu dengan seutas pita yang menandakan bangunan itu ditutup.

Kepada wartawan, Emil mengatakan, operasi tangkat tangan (OTT) itu dilakukan agar tiap penindakan hukum berdasar bukti kuat tanpa harus berdebat.

"Karena untuk membuktikan terjadi asusila atau tidak kan susah. Kecuali ada OTT yang kira-kira memungkinkan menjadi barang bukti. Sudah tahu lah modusnya. Jadi di Bandung mah kita jangan kalah cara," jelasnya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com