Bupati Pekalongan Ancam Pecat Wanita PNS yang Unggah Foto Syur di Facebook

Kompas.com - 23/09/2016, 15:46 WIB
Bupati Pekalongan Asip Kholbihi saat berbincang dengan wartawan di rumah dinasnya, Jumat (23/9/2016) Kompas.com/Ari Himawan SaronoBupati Pekalongan Asip Kholbihi saat berbincang dengan wartawan di rumah dinasnya, Jumat (23/9/2016)
|
EditorFarid Assifa

PEKALONGAN, KOMPAS.com - Bupati Pekalongan Asip Kholbihi angkat bicara terkait beredarnya foto syur wanita oknum pegawai negeri sipil (PNS) asal daerahnya di jejaring sosial Facebook.

Asip mengancam pelaku, yakni WD dipecat dari status PNS.

"Kita akan usut tuntas, hukuman maksimal ya pemecatan," kata Asip di rumah dinasnya, Jumat (23/9/2016).

Asip mengimbau PNS di lingkungan Pemkab Pekalongan menjaga wibawa dengan tidak melakukan hal-hal yang melanggar norma sosial dan agama. Badan Kepegawaian Daerah (BKD) dan Inspektorat telah mengusut dan menyelidiki serta memeriksa WD.

"Kami juga sudah melakukan pembinaan yang dilakukan oleh camat Sragi, karena yang bersangkutan merupakan stafnya, jadi kita belum tahu WD merupakan korban atau memang benar mengunggah foto tidak senonohnya," tambahnya.

Baca juga: Unggah Foto Syur di Facebook, Wanita PNS Ini Dikenai Sanksi

Sementara itu, kuasa hukum WD, Ahmad Yusuf, menjelaskan bahwa kliennya merupakan korban dari lelaki yang ada di foto tersebut. Yusuf menyebut bahwa WD tidak pernah mengunggah foto atau membuat akun Facebook yang memuat hal-hal berbau pornografi.

"Kita sudah tahu pelakunya dan segera kita akan melaporkan ke pihak yang berwajib," jelas Yusuf.

Diberitakan sebelumnya, warga Pekalongan kaget dengan beredarnya foto setengah bugil wanita yang juga PNS di lingkungan Kecamatan Sragi. Foto tersebut diunggah oleh akun Facebook yang mengatasnamakan WD.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

'Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat'

"Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat"

Regional
Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Regional
Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Regional
Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Regional
Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Regional
Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Regional
Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah 'Siap, Pak'

Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah "Siap, Pak"

Regional
Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

Regional
Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Regional
Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Regional
Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Regional
Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Regional
Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Regional
Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X