Antisipasi Harga Tiket Pesawat Tidak Wajar, Dishub Papua Buka Pos Pengaduan

Kompas.com - 25/08/2016, 19:47 WIB
Tiket pesawat. SHUTTERSTOCKTiket pesawat.
|
EditorFarid Assifa

JAYAPURA, KOMPAS.com - Dinas Perhubungan Provinsi Papua berencana membuka pos pengaduan di Bandar Klas I Sentani, Kabupaten Jayapura pada akhir bulan ini.

Pembukaan pos ini bertujuan untuk menampung pengaduan dari warga Jayapura terkait tingginya harga tiket pesawat dari atau ke Jayapura selama beberapa bulan terakhir.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Papua Djuli Mambaya saat dihubungi dari Jayapura, Kamis (25/8/2016).

Djuli menuturkan, pihaknya telah bertemu dengan perwakilan lima maskapai penerbangan yang beroperasi di Papua, yakni Garuda Indonesia, Sriwijaya Air, Batik Air, Lion Air, dan Nam Air. Dalam pertemuan itu, lanjut Djuli, pihaknya membahas terkait antisipasi oknum-oknum yang sengaja menaikkan harga tiket yang sangat tinggi.

“Diduga masalah ini terjadi permainan sejumlah oknum yang tak bertanggung jawab. Karena itu, kami bersepakat untuk mendirikan pos pengaduan di Bandara Sentani dalam waktu dekat,” kata Djuli.

Baca juga: Harga Tiket Pesawat ke Jayapura Melambung, 5 Maskapai Akan Dipanggil

Ia pun menyatakan, dengan kehadiran pos pengaduan, maka pihaknya lebih mudah mengetahui oknum yang sengaja menaikkan harga tiket pesawat melampaui regulasi dari pemerintah.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Berdasarkan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 126 Tahun 2015 telah menetapkan batas atas untuk pesawat jenis jet dari Jakarta ke Jayapura dengan jarak 4.014 kilometer maksimal hanya Rp 6,3 juta. Sayangnya, banyak warga yang membeli tiket dengan rute itu hingga Rp 10 juta,” ungkap Djuli.

General Manajer Garuda Indonesia Wilayah Jayapura, Wahyudi Kresna menyatakan, pihaknya akan menindak tegas apabila ada agen yang menjual harga tiket pesawat maskapainya melebihi batas atas yang telah ditetapkan pemerintah.

“Selama ini kami belum mendapatkan keluhan dari langganan Garuda karena tingginya harga tiket pesawat. Kami tetap berpegang teguh pada peraturan dengan harga tertinggi mencapai sekitar Rp 6 juta. Sebanyak 50 agen Garuda di Papua juga menjual tiket sesuai regulasi tersebut,” kata Wahyudi.

Baca juga: Ini Penyebab Harga Tiket Pesawat ke Jayapura Mahal

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Regional
Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Regional
Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Regional
Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Regional
Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Regional
Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Regional
Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Regional
Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Regional
Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Regional
Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Regional
Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Regional
Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Regional
ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

Regional
Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Regional
Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.